SuaraKalbar.id - Agen Pratama Arhan, Dusan Bogdanovic, mengungkapkan bahwa Arhan banyak dilirik klub luar negeri terutama pasca penampilannya di Piala AFF 2020 lalu.
Ia menyebut bahwa pihaknya menerima banyak tawaran dari klub luar negeri yang mengutarakan ketertarikannya terhadap Arhan sebelum akhirnya memutuskan bergabung bersama Tokyo Verdy.
Bogdanovic mengungkapkan, dirinya sudah lebih dulu merekomendasikan Arhan kepada Tokyo Verdy sebelum akhirnya klub J2 League itu berminat kepada pemainnya sejak Agustus 2021. Namun negosiasi tidak bisa dilanjutkan karena terkendala pandemi COVID-19.
“Iya betul banyak tawaran. Saya pertama kali merekomendasikan Arhan ke tim scouting Tokyo Verdy dan setelah mereka cek semua data, mereka mulai tertarik. Mereka juga sudah memantau dia sejak Piala Menpora,” ungkap Bogdanovic di Jakarta, Jumat.
Ia juga menuturkan bahwa sebenarnyha Arhan sempat mendapatkan tawaran dari Eropa.
“Setelah Piala AFF, Arhan mendapat tawaran dari Eropa, tetapi dia tetap berjanji dan dengan senang hati bergabung dengan Tokyo Verdy karena salah satu tim paling besar di Asia,” lanjutnya.
Sementara itu, Arhan mengungkapkan jika dirinya memang tidak ikut campur dalam pemilihan Tokyo Verdy sebagai klub untuk meniti kariernya di luar negeri.
“Soal tawaran itu kan urusan agen, saya hanya fokus bermain bola,” ucap bek berusia 20 tahun itu.
Meski demikian, Arhan mengatakan bahwa ia bangga bisa bergabung di Liga Jepang yang menurutnya salah satu liga terbaik di Asia. Dirinya akan bekerja keras agar bisa masuk tim inti Tokyo Verdy dan membawanya naik kasta ke J1 League.
“Saya ingin membawa Tokyo Verdy naik Liga 1. Saya juga ingin menjuarai piala-piala di Jepang, ingin jadi pemain inti, dan main di J1 League,” tuturnya lagi.
Perlu diketahui, Tokyo Verdy merupakan salah satu klub tersukses di Jepang dengan mengumpulkan dua gelar juara J1 League, lima status kampiun Piala Emperor, enam trofi juara Piala J League dan satu kali juara Liga Champions Asia.
Tokyo Verdy berdiri pada 1969 itu pertama kali terdegradasi ke J2 League pada tahun 2005 setelah menduduki posisi ke-17 dari 18 tim.
Akan tetapi, klub yang bermarkas di Kota Chofu itu sempat kembali ke J1 League pada tahun 2008 sebelum terlempar lagi ke J2 League hingga saat ini.
Berita Terkait
-
Ternyata Pratama Arhan Sering Minta Pendapat Shin Tae-yong Sebelum Bergabung dengan Tokyo Verdy, Coach Shin Beri Nasihat
-
Penampilan di Piala AFF 2020 Memukau, Pratama Arhan Banjir Tawaran Sebelum Gabung Tokyo Verdy
-
Menuju Piala AFF, Bima Sakti Ungkap Kriteria Pemain Timnas Indonesia U-16 Pilihannya
-
Viral, Netizen Beberkan Fakta Vanessa Angel Tak Hamil di Luar Nikah: Ada Tanggal 27 September 2019
-
Gabung Tokyo Verdy, Pratama Arhan Ragu Bela Timnas Indonesia U-23 di SEA Games
Terpopuler
- 5 Shio yang Menarik Keberuntungan 28 Juni 2026, Hari Penuh Hoki dan Kesempatan
- 4 Sepatu Kanky Terlaris di Shopee, Nyaman Dipakai Seharian Sesuai Review Pembeli
- HBL Mantiri Dikukuhkan jadi Ketua BPP PPAD Gantikan Try Sutrisno
- 5 Motor Teririt untuk Buruh dan Pelajar, Dompet Tetap Aman Meski Pakai Pertamax
- 10 Promo Sepatu Lari di Sports Station: Adidas, Reebok, dan New Balance Mulai Rp299 Ribuan
Pilihan
-
Takut PHK, Prabowo Putuskan Harga LNG untuk Industri USD 13/MMBTU
-
Sejarah! Timnas Voli Indonesia Kalahkan Korsel dan Juara AVC Mens Volleyball Cup 2026
-
Bumi Berguncang! Gempa 6,2 M Hantam Afghanistan, Getaran Terasa Hingga India
-
Perang Meletus Lagi! Iran Hantam Basis AS di Teluk, Gencatan Senjata Runtuh
-
Pelatih Timnas Iran Desak Infantino Tegas Terhadap AS: Perlakuan Mereka Buruk!
Terkini
-
Gudang Balepress Rp16,4 Miliar Diamankan di Kalbar, Kenapa Pemiliknya Misterius?
-
Mahasiswi Stikes PHI Bekasi Asal Ketapang Meninggal Dunia, Keluarga Minta Kematian Diusut Tuntas
-
UMKM Kuliner Pontianak Manfaatkan Layanan Pengiriman untuk Jangkau Pasar Nasional
-
Uang Negara Rp1,4 Triliun Berhasil Diselamatkan, Kejati Pastikan Perbankan Tak Nikmati Dana Ilegal
-
Ratusan Mahasiswa Kalbar Gelar Aksi di Digulis, Bawa 16 Tuntutan untuk Pemerintah