SuaraKalbar.id - Gadis di Kota Singkawang diminta tidak menikah sebelum memasuki usia 21 tahun. Pernyataan tersebut disampaikan Wali Kota Singkawang Tjhai Chui Mie.
Selain itu, gadis yang akan menikah harus sudah siap menjadi seorang ibu. Menurut Tjhai Chui, hal tersebut penting supaya ketika punya anak sudah memiliki pengetahuan bagaimana memberikan pola asuh yang baik dan sehat. Agar tak muncul bayi-bayi stunting.
“Kita mendorong agar anak muda di Singkawang tidak menikah muda di bawah 21 tahun,” kata Tjhai Chui Mie dalam acara sosialisasi strategi Rencana Aksi Nasional Percepatan Penurunan Stunting (RAN-PASTI) yang digagas Badan Kependudukan dan Kelurga Berencana (BKKBN) di Mercure Hotel Pontianak seperti dikutip Insidepontianak.com-jaringan Suara.com pada Senin (14/3/2022).
Ia mengemukakan, akan terus menyosialisasikan kepada generasi muda mengenalkan cara-cara pencegahan stunting pada anak, termasuk dengan menggandeng Generasi Berencana (Genre).
Selain itu, Pemkot Singkawang juga terus menggenjot perbaikan sanitasi, hingga mendorong ibu hamil melakukan pemeriksaan kesehatan kandungan secara berkala.
Untuk diketahui, angka stunting di Kalbar pada tahun 2021 tercatat sebesar 29,8 persen.
"Kita keroyokan bersama menurunkan angka stunting di Kalbar, kata Wakil Gubernur Kalimantan Barat (Kalbar) Ria Norsan.
Dikemukakannya, Pemprov Kalbar memiliki waktu dua tahun untuk mengejar penurunan angka stunting hingga 14 persen.
Berita Terkait
Terpopuler
- Tak Lagi Disamping Prabowo, Kursi Wapres Gibran Geser Sejajar Menteri di Sidang Kabinet
- Persib dan Persija Dikabarkan Tak Lolos IPO di Bursa Efek Indonesia
- 7 Statistik Miris Argentina Saat Dipecundangi Spanyol di Final Piala Dunia 2026
- John Herdman Coret 27 Pemain Jelang Timnas Indonesia vs Kamboja di Piala AFF 2026
- 7 Sepeda Terbaik untuk Pemula Mulai Rp1 Jutaan: dari Hybrid, Lipat hingga City Bike
Pilihan
-
Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
-
Menang Lima Gol, Timnas Putri Indonesia Back to Back Juara AFF Women's Cup 2026
-
Sudaryono Jabat Kepala BGN, Sudah Diworo-woro Istana Sejak Selasa Malam
-
Sudaryono, Mantan Ajudan Prabowo Akan Gantikan Nanik Jadi Kepala BGN
-
Nanik Mundur dari Kepala BGN, Ini Alasannya
Terkini
-
Pasang Rating BBRI Jadi Overweight, Ini Alasan JPMorgan Berikan Sinyal Positif
-
BRI Perkuat UMKM Eks Pekerja Migran Indonesia Lewat KUR dan Pelatihan Purna Migran
-
Ini Dedikasi Mantri BRI di Sumatera Utara: Menembus Batas Pelosok Demi UMKM Naik Kelas
-
Mari Rayakan HUT ke-70 Danamon di Pontianak dengan Hidangan Serba Rp70 Pakai QRIS D-Bank PRO
-
Kontribusi Pajak BRI Terbesar di Industri Keuangan, Perkuat Dukungan bagi Pembangunan Nasional