SuaraKalbar.id - Wakil Wali Kota Pontianak Bahasan, mengatakan pihaknya akan melakukan penyelidikan, terkait sejumlah bangunan,yang terlihat baru berdiri di atas lahan yang terbaka di Pontianak, Kalimantan Barat (Kalbar).
Penyelidikan itu terkait, apakah pondasi bangunan dibuat setelah lahan terbakar atau memang telah dibangun sebelum terjadi kebakaran lahan.
“Kami akan melakukan penyelidikan, terkait sejumlah bangunan,yang terlihat baru berdiri di atas lahan yang terbakar. investigasi akan melibatkan berbagai pihak, serta mengarahkan camat dan lurah, untuk selalu mengawasi wilayahnya dalam mengantisipasi kebakaran lahan,” ungkap Bahasan, mengutip Suarakalbar.co,id, jaringan suara.com, Kamis (17/3/2022).
Adapun dijelaskan Bahasan, Kota Pontianak telah memiliki peraturan Wali Kota (Perwa) Pontianak nomor 55 tahun 2018, tentang larangan pembakaran lahan.
“Dimana lahan yang terbakar dalam arti tidak sengaja, tidak boleh ada aktifitas pemanfaatan selama 3 tahun, sejak awal terjadi kebakaran. Lalu seluruh kegiatan di lahan yang dengan sengaja dibakar, tidak diberikan izin, untuk semua bentuk perizinan selama 5 tahun sejak awal terjadi kebakaran,” tambahnya.
Menurutnya, Camat dan Lurah telah diberikan arahan, mereka diminta selalu memantau titik-titik yang rawan kebakaran lahan dan selalu memperhatikan kondisi wilayahnya.
Berita Terkait
-
Lupa Tak Padamkan Api Dupa, Toko Kerajinan Tembikar Hangus Dengan Kerugian Capai Rp 1 Miliar
-
Gudang Mainan di Tambora Kebakaran, Diduga Akibat Overload Listrik
-
Sebelum Kejadian Lagi, Kebakaran Hutan dan Lahan di Riau Sedang Diantisipasi
-
Pasar Sukadana Lampung Timur Kebakaran, 6 Toko Hangus Dilalap Si Jago Merah
-
Rumah Ini Tiba-tiba Terbakar Beberapa saat Setelah Gempa Sukabumi
Terpopuler
Pilihan
-
Balas Rhoma Irama, LMKN Jelaskan Akar Masalah Royalti Musik Dangdut Jadi Rp25 Juta
-
Buat Kaum dengan Upah Pas-pasan, Nabung dan Investasi Adalah Kemewahan
-
Resmi! Liliek Prisbawono Jadi Hakim MK Gantikan Anwar Usman
-
Apartemen Bassura Jadi Markas Vape Narkoba, Wanita Berinisial E Diciduk Bersama Ribuan Barang Bukti!
-
Mendadak Jakarta Blackout Massal: Sempat Dikira Peringatan Hari Bumi, MRT Terganggu
Terkini
-
Dari Polemik 'Cium Lutut', Kekayaan Krisantus vs Dedi Mulyadi Jadi Sorotan, Terpaut Rp9 Miliar
-
Bibir Pecah-Pecah karena Panas Pontianak? Cara Ini Diam-Diam Jadi Andalan Banyak Orang
-
Profil dan Kekayaan Krisantus Kurniawan, Wagub Kalbar yang Viral Tantang Dedi Mulyadi 'Cium Lutut'
-
Viral! Wagub Kalbar Tantang Dedi Mulyadi, Ucapannya Bikin Heboh: Kucium Lututnya
-
Harga TBS Kelapa Sawit Kalbar April 2026 Tembus Rp3.726 Per Kilogram, Ini Rinciannya