SuaraKalbar.id - Kecelakaan di jalan Arteri Supadio, Kabupaten Kubu Raya, Jumat (15/04/2022) megakibatkan Dua pekerja pencucian mobil meninggal dunia. Kejadian itu diakibatkan pengemudi Dump Truck bernomor polisi KB 9887 AS hilang kendali.
Kasatlantas Polres Kubu Raya, Iptu Apit Junaedi menjelaskan, sebuah Dump Truck, yang dikemudikan Sunandi datang dari arah Bundaran Menuju Bandara Supadio. Saat di Tempat Kejadian Perkara (TKP), Kendaraan bernomor polisi KB 9887 AS itu oleng hilang arah ke kiri hingga menabrak dua pencuci mobil dan mobil yang terparkir di pinggir jalan.
"Menurut keterangan Saksi, Pengemudi kendaraan Dump Truck atas nama Sunandi dari arah Bundaran Transmart Menuju bundaran Bandara. Sesampainya di TKP, Depan pencucian Mobil Kendaran yang dikendarai Sunandi tersebut hilang kendali ke Arah Kiri, kemudian Menabrak pencuci Mobil dan mobil yang sedang terparkir,"katanya saat dikonfirmasi suara.com, Sabtu(16/04/2022).
Hingga kini, sang supir Dum Truck tersebut masih menjalani pemeriksaan lebih lanjut beserta saksi-saksi yang ada di TKP.
"Untuk supir saat ini masih dalam pemeriksaan dan kasus ini masih pendalaman,"ungkap Iptu Apit
Dua pencuci mobil itu bernama Mujiono (39) dan Ahmad Irfan (23) meninggal dunia karena cidera berat. Bahkan ada dua mobil yang terparkir dengan nomor polisi KB 7 JUX dan KB 1761 MGO menjadi korban tabrakan beruntun saat terparkir di pinggir jalan di Tempat Kejadian Perkara.
"Karyawan pencucian mobil bernama Mujiono (39) dan Ahmad Irfan (23) meninggal dunia, ada dua mobil juga yang ditabrak beruntun,"jelasnya.
Polisi kekinian masih melakukan pemeriksaan terhadap supir dum truck tersebut. Belum diketahui apa penyebab dum truck itu oleng sehingga laju manabrak tempat pencucian mobil.
Kontributor: Diko Eno
Baca Juga: Kementan Turun Langsung ke Kalbar untuk Pastikan Harga dan Ketersediaan Bapok
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Gudang Balepress Rp16,4 Miliar Diamankan di Kalbar, Kenapa Pemiliknya Misterius?
-
Mahasiswi Stikes PHI Bekasi Asal Ketapang Meninggal Dunia, Keluarga Minta Kematian Diusut Tuntas
-
UMKM Kuliner Pontianak Manfaatkan Layanan Pengiriman untuk Jangkau Pasar Nasional
-
Uang Negara Rp1,4 Triliun Berhasil Diselamatkan, Kejati Pastikan Perbankan Tak Nikmati Dana Ilegal
-
Ratusan Mahasiswa Kalbar Gelar Aksi di Digulis, Bawa 16 Tuntutan untuk Pemerintah