SuaraKalbar.id - Nama Dirjen Perdagangan Luar Negeri Kementerian Perdagangan (Dirjen Kemendag), Indrasari Wisnu Wardhana masuk menjadi salah satu trending topik Indonesia usai dirinya dinyatakan sebagai tersangka migor (minyak goreng) yang menyebabkan kelangkaan minyak goreng, hari ini (20/4).
Mengutip dari suara.com, disebutkan Jaksa Agung Sanitiar Burhanudin, jika Dirjen Kemendag diduga telah melawan hukum dengan menerbitkan persetujuan ekspor CPO dan produk turunannya kepada Permata Hijau Group, Wilmar Nabati Indonesia, PT Multimas Nabati Asahan, dan PT Musim Mas.
Perbuatan melawan hukum tersangka dibuktikan dengan adanya 2 alat bukti, yaitu adanya permufakatan antara pemohon dan pemberi izin untuk fasilitas persetujuan ekspor.
Kabar inipun tampak membuat netizen diberbagai media sosial tampak geram dengan tersangka dan menduga bahwa Dirjen Kemendag tak hanya bekerja sendiri dalam melakukan tindakan tersebut.
"Ga mungkin bermain sendiri...utk menyelamatkan kartel dicarilah tumbal yg masuk di akal publik wlpun itu tumbal jg psti ikut bermain..," tulis netizen.
"Ga mungkin selevel dirjend main sendirii,tanpa ada restu dari pejabat di atasnya....," ketik netizen lain.
"Emang dia bisa urus semua utk keluarin barang?? Sesakti apa klo cmn level dirjen bisa loloskan sampai luar negeri. Coeg," tambah netizen lain.
Indrasari Wisnu Wardhana ditetapkan sebagai tersangka oleh Jaksa Agung ST Burhanuddin di Kejagung, Jakarta Selatan, pada hari Selasa, 19 April 2022 lalu.
Masih dalam tahap penyelidikan, Direktur Penyidikan Jampidsus Kejaksaan Agung RI, Supardi menyatakan kepada wartawan bahwa tersangka diduga akan terjerat pasal 2 atau 3 Undang-Undang Tindak Pidana Korupsi dengan ancaman hukuman maksimal 20 tahun penjara.
Kontributor: Maria
Tag
Berita Terkait
-
Terkuak! Kebijakan Kemendag soal Minyak Goreng Mandul Gegara Dirjen Indrasari Wisnu Wardhana jadi Kaki Tangan Mafia
-
Profil Menteri Perdagangan Muhammad Lutfi, Disorot Karena Anak Buahnya Terlibat Mafia Minyak Goreng
-
Minta Usut Tuntas Kasus Mafia Minyak Goreng, Presiden Jokowi: Ada Permainan
-
Tegas! Jaksa Agung Siap Tindak Mendag Jika Terlibat Kasus Minyak Goreng
-
Anak Buahnya Jadi Tersangka Korupsi Minyak Goreng, Mendag Lutfi Didesak Mundur; Legislator PKB: Alasannya Apa?
Terpopuler
- 6 Motor Listrik Paling Kuat di Tanjakan 2026, Anti Ngeden dan Tetap Bertenaga
- Harga Minyak Dunia Turun Drastis Usai Pengumuman Gencatan Senjata Perang Iran
- Proyek PSEL Makassar: Investor Akan Gugat Pemkot Makassar Rp2,4 Triliun
- Therese Halasa, Perempuan Palestina yang Tembak Benjamin Netanyahu
- 5 Rekomendasi Tablet Murah dengan Keyboard Bawaan, Jadi Lebih Praktis
Pilihan
-
Biadab! Israel Bunuh Jurnalis Al Jazeera di Gaza pakai Serangan Drone
-
Iran Tuduh AS-Israel Langgar Kesepakatan, Gencatan Senjata Terancam Batal
-
Jambret Bersenjata di Halmahera Semarang: Residivis Kambuhan yang Tak Pernah Belajar
-
Regime Change! Kongres AS Usul Donald Trump dan Menteri Perang Dicopot Pekan Depan
-
Kebakaran di Gedung Satreskrim Polres Jakarta Barat, 13 Mobil Damkar Dikerahkan
Terkini
-
Cara Menghilangkan Bekas Luka Gatal dengan Salep Herbal Lokal Khas Suku Dayak, Benarkah Ampuh?
-
Tips Memilih Helm yang Nyaman dan Tidak Bikin Pusing untuk Perjalanan Jauh Trans Kalimantan
-
Dana Hibah Rp15 Miliar Kampus di Singkawang Diusut, Mengapa Sempat Masuk Rekening Pribadi?
-
7 Hal yang Menentukan Harga AC di Pasaran
-
BMKG: Kalbar Masuk Waspada 6-12 April, Hujan Turun Tapi Risiko Karhutla Meningkat