SuaraKalbar.id - Masyarakat Sambas, Kalimantan Barat, memiliki tradisi unik yang dinamakan ‘Malam Tujuh Likor’ dalam menyambut Idul Fitri.
Ketua Majelis Adat Budaya Melayu (MABM) Kabupaten Sambas, Misni Syafari, menjelaskan, bahwa tradisi Malam tujuh likor merupakan bentuk peringatan turunnya malam Lailatul Qadar yaitu malam-malam ganjil dari sepuluh malam terakhir.
"Kebiasaan masyarakat Sambas saat malam tujuh likur biasa membuat kue pasong yang nantinya dibawa ke mesjid dan dimakan bersama," terangnya.
Syafari menjelaskan, bahwa kue pasong memiliki filosofi tentang dibelenggu nya syaitan pada Bulan Suci Ramadhan.
"Saya tidak tahu asal mula tradisi ini tapi yang jelas tradisi ini telah dilakukan dari zaman dahulu, maka dari itu kita meminta kepada pegiat sejarah mari bersama-sama kita menggali khazanah sejarah adat istiadat budaya Melayu Sambas," katanya.
Safari menuturkan, kebiasaan masyarakat Sambas yang tidak memiliki tradisi menulis tetapi melalui mulut ke mulut (tradisi lisan), menjadi kendala saat menarik ulur asal usul sejarah tradisi di Sambas adalah
"Banyak sekali tradisi yang harus kita jaga dan lestarikan, seperti adat besaprah, pangkak gasing, tari-tarian, silat," tuturnya.
Sementara itu, untuk tradisi menyambut Bulan Idul Fitri di Sambas hampir sama dengan kebanyakan masyarakat Indonesia lainnya, seperti ziarah kubur, sila
Baca Juga: Jelang Idul Fitri 1443 H, TelkomGroup Pastikan Kualitas Infrastruktur dan Layanan Tetap Prima
Berita Terkait
-
Kisah Sukses Bang Sam, Usaha Agar-agar Gulung Khas Lebaran di Kalimantan Barat, Hasilkan Cuan Hingga Ratusan Juta Rupiah
-
Lezatnya Ngangenin, Ini 4 Kuliner Hits di Jalan Solo Dekat Artotel Suites Bianti Yogyakarta
-
Mencicipi Kuliner Tradisional khas Ramadhan di Arab Saudi
-
Legendaris! Ini 10 Tempat wisata Kuliner Jogja yang Wajib Dicoba
-
Pandemi Belum Usai, Satgas Covid-19 Minta Masyarakat Tetap Pakai Masker Saat Salat Ied
Terpopuler
- Masuk Red Notice Interpol, Erick Soedjasa Ditangkap Bareskrim di Bandara Juanda
- Arti Weton Bumi Kapetak Menurut Primbon Jawa: Karakter Tangguh dan Tahan Banting Menuju Sukses
- Skandal Biksu Thailand Viral: Dana Kuil Rp46 M Raib, Emas 16 Kg Disita hingga Rekaman Tak Senonoh
- Berapa Harga Oven Mini? Cek 9 Rekomendasi Merek Berkualitas dan Kisarannya
- 8 Cara Mudah Membersihkan Panci Gosong dan Berkerak agar Kembali Kinclong
Pilihan
-
Pakar UNS Soroti Pemangkasan Anggaran Kebencanaan: Negara Kita Suka Kejadian Dulu Baru Dikaji!
-
Catat! Jadwal Resmi Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026: Lawan Malaysia di SUGBK
-
Rp11 Triliun Disiapkan untuk Isi Rekening Massal, Seorang Dapat Berapa?
-
Harusnya Bisa Kenyang dan Sehat, 230 Siswa di Pati Malah Keracunan Usai Santap MBG
-
Drone Thermal Dikerahkan, SAR Perluas Pencarian 5 Jurnalis Hilang di Perairan Anak Krakatau
Terkini
-
5 Tahun Holding Ultra Mikro Naikkelaskan Jutaan UMKM
-
Dari PMI Jadi Pengusaha, Tati Purwanti Bawa Bubur Cirebon ke Jantung Kota Taipei
-
Bantu PMI Kelola Keuangan di Taiwan, Inovasi BRImo Raih Penghargaan IDX Channel 2026
-
DPLK BRI Raih Kehati ESG Award 2026, Konsisten Perkuat Investasi Berkelanjutan
-
Kemenhut Tangkap DPO Pemodal Illegal Logging di Kalteng Setelah 3 Bulan Buron