SuaraKalbar.id - Para guru dan siswa Sekolah Dasar Negeri (SDN) 09 yang terletak di Jalan H Agus Salim Nomor 14 RT 10 RW 04, Kelurahan Beringin, Kecamatan Kapuas Kabupaten Sanggau, harus rela melompat pagar demi bisa menjalankan aktivitas belajar mengajar.
Hal tersebut terjadi karena gedung sekolah mereka disegel oleh ahli waris pemilik lahan pada Jumat (20/5/2022).
Pintu gerbang sekolah SDN 09 diketahui dirantai dan digembok. Sementara itu, di bagian depan terdapat tulisan ‘disegel’.
Kepala Sekolah SDN 09 Sanggau H. Yasan mengungkapkan dirinya tidak mengetahui pasti kapan penyegelan itu dilakukan.
“Saya dapat foto malahan dari orang tua yang ngantarkan anaknya ke sekolah,” ungkap H Yasan, Jumat (20/5/2022).
Kepala Sekolah menduga penyegelan tersebut terkait warisan.
Meski terjadi penyegelan tersebut, kegiatan belajar mengajar tetap seperti biasa walaupun para guru dan murid melompat pagar.
“Mungkin ahli waris merasa tidak puas dengan kebijakan Pemerintah daerah, makanya mereka segel. Kami juga sudah melaporkan kejadian ini kepada Pemerintah Daerah melalui dinas pendidikan dan kebudayaan, kami juga diminta melapor ke Polsek Kapuas,” terangnya.
Penyegelan tersebut membuat aktivitas mengajar terganggu karena para siswa kesulitan untuk masuk ke dalam sekolah.
Salah seorang wali murid yang tidak mau disebutkan namanya meminta pihak sekolah dan ahliwaris tanah segera menyelesaikan permasalahan tersebut.
Baca Juga: Puluhan Sekolah di Kabupaten Hulu Sungai Terancam Ditutup karena Siswanya Semakin Sedikit
“Ya, kita berharap semua dapat di selesaikan, karena adanya penyegelan ini beresiko bagi murid yang memanjat pagar takut ada yang terjatuh,” katanya melansir suarakalbar.co.id-jaringan suara.com-.
Berita Terkait
-
Puluhan Sekolah di Kabupaten Hulu Sungai Terancam Ditutup karena Siswanya Semakin Sedikit
-
Tega! Guru Hukum Satu Kelas Lari Keliling Lapangan, Satu Siswi Dilarikan ke UGD Karena Alami Syok Jantung
-
PPDB Dimulai, Dispendik Surabaya Optimalisasi Kesiapan Server Hingga Masifkan Sosialisasi
-
Soroti Nasib Kaum Minoritas, Inayah Wahid: Keberagaman Harus Diperkenalkan Sejak Dini
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Gudang Balepress Rp16,4 Miliar Diamankan di Kalbar, Kenapa Pemiliknya Misterius?
-
Mahasiswi Stikes PHI Bekasi Asal Ketapang Meninggal Dunia, Keluarga Minta Kematian Diusut Tuntas
-
UMKM Kuliner Pontianak Manfaatkan Layanan Pengiriman untuk Jangkau Pasar Nasional
-
Uang Negara Rp1,4 Triliun Berhasil Diselamatkan, Kejati Pastikan Perbankan Tak Nikmati Dana Ilegal
-
Ratusan Mahasiswa Kalbar Gelar Aksi di Digulis, Bawa 16 Tuntutan untuk Pemerintah