SuaraKalbar.id - Tim Jatanras Satuan Reskrim Polres Mempawah berhasil mengamankan 2 orang spesialis pencurian handphone (HP), Jumat (20/5/2022) pukul 22.50 WIB tadi malam. Kedua pelaku berinisial MD dengan usia 23 tahun, dan FZ 19 tahun. Mereka dibekuk di kediamannya yang berada di Desa Kuala Secapah, Kecamatan Mempawah Hilir.
Kapolres Mempawah, AKBP Fauzan Sukmawansyah, melalui Kasatreskrim Iptu Wendi Sulistiono menjelaskan, penangkapan para tersangka berawal dari laporan Afung, seorang pemancing ikan yang kehilangan tas hitam berisi HP dan dompet di sepeda motornya. Peristiwa pencurian itu terjadi di Pelabuhan Kuala, Kelurahan Pasir Wan Salim, Kecamatan Mempawah Timur, Kamis (30/3/2022) lalu.
Saat itu, Afung yang merupakan warga Desa Sungai Batang, Kecamatan Sungai Pinyuh ini, menyimpan sebuah tas berisi 2 unit HP dan dompet di sepeda motor yang letaknya tak jauh dari tempatnya memancing.
“Tak berapa lama memancing, korban melihat seorang pemuda yang membawa tas miliknya. Saat dikejar, pelaku sudah melarikan diri,” ujar Wendi, melansir dari SuaraKalbar.co.id--Jaringan Suara.com, Sabtu (21/5/2022).
Begitu Afung mengecek lebih dekat, ternyata tas yang disimpan di sepeda motornya telah hilang. Kejadian itu langsung dilaporkan ke Mapolres Mempawah dengan kerugian ditaksir Rp 8 juta.
Meski tindak pencurian ini sudah berlangsung 2 bulan lalu, Tim Jatanras Satreskrim Polres Mempawah tetap melakukan penyelidikan. Pada Jumat (20/5/2022) tadi malam, identitas pelaku pencurian terungkap.
Dari pengungkapan tersebut, ditemukan fakta bahwa aksi kejahatan itu tidak dilakukan 1 orang. Melainkan berdua.
“Dari penyelidikan lebih lanjut, kita memperoleh dua nama sebagai pelaku pencurian. Yakni MD dan FZ yang keduanya adalah warga Desa Kuala Secapah, Kecamatan Mempawah Hilir,” tegas Iptu Wendi lagi.
Tak tunggu lama, Tim Jatanras bergerak cepat mengamankan MD dan FZ. Dari tangan tersangka, ditemukan barang bukti salah satu unit HP Oppo A95 yang cocok dengan milik korban pencurian.
Baca Juga: Polisi Tangkap Komplotan Pencuri Motor Modus Korban Penganiayaan di Jakarta Barat
Saat diinterogasi polisi, kedua tersangka mengakui semua perbuatannya. Dari pengakuan mereka pula, terungkap bahwa aksi pencurian ini telah empat kali dilakukan dengan TKP yang berbeda.
“Boleh dibilang kedua tersangka ini spesialis pelaku pencurian HP, karena punya empat TKP yang berbeda. Kita akan terus mendalami tindak pencurian ini,” tutup Kasatreskrim Iptu Wendi Sulistiono.
Berita Terkait
Terpopuler
- 10 HP Murah Memori 128 GB dan Kamera Bening di Bawah Rp1,5 Juta untuk Multitasking
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 9 Rekomendasi Lipstik Tahan Lama yang Cocok untuk Kulit Sawo Matang
Pilihan
-
Hukum Tak Mampu Meyakinkan Publik, Main Hakim Sendiri Jadi Jalan Pintas
-
Rupiah Jebol ke Rp18.083 per Dolar AS, Terpuruk Paling Dalam di Asia usai Perry Warjiyo Mundur
-
Adik Kim Jong un ke Indonesia Cs: Hei Antek-antek Asing, Stop Jadi Corong Bayaran AS
-
Melania Trump Hendak Dibunuh saat Belanja Baju, Ada 'Orang Dalam' Berkhianat
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
Terkini
-
Viral Video Tak Senonoh Tayang di Videotron Pemkab Melawi, Begini Dugaan Penyebabnya
-
Mantri BRI Buka Akses Perbankan hingga Pegunungan Toraja
-
Ribuan Orang di Dunia Jadi Korban Phishing Kratos, Pengelola Dibekuk di Pontianak
-
Pasang Rating BBRI Jadi Overweight, Ini Alasan JPMorgan Berikan Sinyal Positif
-
BRI Perkuat UMKM Eks Pekerja Migran Indonesia Lewat KUR dan Pelatihan Purna Migran