SuaraKalbar.id - Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia, Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo baru-baru ini melalui akun sosial media Twitter pribadinya memberi ucapan terima kasih kepada presiden Joko Widodo (22/5).
Dalam unggahannya, Listyo mengucapkan terima kasih kepada Jokowi karena kembali membuka kebijakan ekspor CPO/minyak kelapa sawit setelah beberapa bulan lalu menutup kebijakan tersebut karena kelangkaan minyak goreng.
Pada unggahan tersebut, Listyo juga menyertakan video singkat mengenai Jokowi yang berbicara mengenai stok minyak goreng dan juga kompilasi para petani kepala sawit yang mengucapkan terima kasih kepada Jokowi.
"Terima kasih Bapak Presiden Ir. Joko Widodo atas kebijakan dibukanya kembali ekspor CPO," tulis Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo dalam cuitannya.
Cuitan itu ternyata banyak menarik perhatian netizen, namun bukannya dukungan, netizen malah melayangkan berbagai protes karena menilai Listyo yang merupakan seorang Jenderal Polisi tidak layak turut mencampuri persoalan minyak goreng tersebut.
Bahkan beberapa netizen tampak penasaran pihak siapa yang diwakili oleh Listyo dalam memberikan ucapan terima kasih.
"Masih banyak pekerjaan Polisi yg harus diurusi pak daripada timbang bapak ngurusin minyak goreng.."
"Disatu sisi bapak berterimakasih sama presiden tapi disisi lain bapak diam aja di tengah banyaknya hinaan, hujatan dan cacian terhadap presiden. Bekerja lah pak jangan diam saja....," ucap netizen.
"Benar sekali. Maaf Pak @ListyoSigitP.."
Baca Juga: Diterima Jokowi di Istana Merdeka, Menlu Serbia Anggap Indonesia Sebagai Mitra yang Disegani
"Bapak seharusnya lebih banyak 'tampil' ketika ada pelanggaran-pelanggaran yang bisa mengancam keutuhan bangsa dan negara. Soal ekspor-impor, biar Mendag dan pihak yang berwenang yang 'tampil' Pak. Ayo hajar kaum intoleran perusak keutuhan NKRI Pak.!" Tambah netizen lain.
"Bapak mewakili Siapa?," tanya netizen.
"Jd sales minyak ya pak????" Tanya yang lainnya.
Kontributor: Maria
Berita Terkait
-
Diterima Jokowi di Istana Merdeka, Menlu Serbia Anggap Indonesia Sebagai Mitra yang Disegani
-
Mensesneg dan Panglima TNI Jadi Saksi Pernikahan Adik Presiden Jokowi dan Ketua MK
-
Jawab Isu Dukungan Jokowi untuk Maju Pilpres, Ganjar Pranowo: "Aja Kegeeran to"
-
Kode Jokowi Dukung Ganjar Capres 2024 di Rakernas Projo, Masinton PDIP: Keputusan Partai ada di Bu Ketum
-
Multitafsir, Masinton PDIP Sebut Pidato Jokowi di Rakernas Projo Bisa juga Diartikan 3 Periode
Terpopuler
- Bagaimana Cara Cek NIK Terindikasi Judol atau Tidak? Begini Langkah Mudahnya
- 25 Ribu Penerima Bansos di Sulsel Terindikasi Judol
- Status Terbaru Anak Purbaya: Mafia Ancam Presiden Dibalik Pemecatan Bapak, Ada Foto Raja Juli
- Khofifah dan Emil Hadiri Pameran Tunggal Lukisan SBY, Apresiasi Karya Presiden ke-6 RI
- Titik Terang Kabar Pernikahan Andre Taulany dan Amanda Rigby, KUA: Surat Rekomendasi Sudah Masuk
Pilihan
-
Usut Dugaan Korupsi KSO Pertamina EP, Kejagung Geledah Kantor Setda hingga Bapenda Kota Bekasi
-
Mekkah Diserang Houthi, Kemlu Minta WNI Hati-hati di Arab Saudi
-
Dari Aceh hingga Nusa Tenggara, Membaca Peta Ancaman Megathrust Indonesia
-
Kabar Buruk dari Italia: Jay Idzes Cedera 30-35 Hari Absen Bela Timnas Indonesia
-
Purbaya Ogah Bicara Panjang Saat Sertijab Menkeu ke Suahasil: Terima Kasih Semua
Terkini
-
Fasilitas Terbatas Tak Jadi Halangan, 3 Pelajar Kalbar Sabet 2 Emas 1 Perak
-
BRI Dukung Olahraga dan UMKM, Raih Penghargaan Sports Industry 2026
-
PN Pontianak Tolak Praperadilan Pamar Lubis, Penyidikan Dugaan Penyerobotan Lahan Berlanjut
-
Belajar Rupiah dari Anak-Anak: Nilainya Berbeda, Bangganya Harus Sama
-
IPOSC 2026 Digelar Saat Karhutla Parah, Muncul Desakan agar Acara Sawit Dibatalkan