Scroll untuk membaca artikel
Bella
Kamis, 09 Juni 2022 | 07:00 WIB
Petugas PPIH Embarkasi Surabaya menunjukkan barang-barang bawaan jamaah calon haji Kloter 5 yang disita karena dianggap membahayakan penerbangan internasional. ANTARA/HO-PPIH Embarkasi Surabaya.

Indikasinya, ungkap dia, sudah tidak ada yang membawa barang-barang mengandung cairan di atas 100 mililiter.

"Petugas tidak mengamankan cairan atau gel sama sekali. Hanya mengamankan benda tajam, seperti gunting, silet, paku dan palu. Selain juga tampar dan cobek," katanya.

Berdasarkan data dari Kemenag Jatim, untuk Embarkasi Surabaya tahun ini ada 16.967 orang calon haji yang dilayani dan terbagi dalam 38 kloter.

Rinciannya, dari Jawa Timur sebanyak 16.087 orang, Provinsi Bali 318 orang, Provinsi Nusa Tenggara Timur 291 orang, Palembang 119 orang serta petugas kloter sebanyak 152 orang. Antara

Baca Juga: Kaki Dua Calon Haji Indonesia Melepuh dan Dirawat di RS Arab Saudi, Seorang dari Embarkasi Padang

Load More