SuaraKalbar.id - Timnas Indonesia akan menghadapi Nepal dalam kualifikasi grup A Piala Asia 2023 pada Rabu (14/6/2022) pukul 02:15 WIB.
Pertandingan tersebut akan berlangsung di Jaber Al-Ahmad International Stadium, Kuwait.
Bek kiri tim nasional Indonesia Pratama Arhan mengungkapkan bahwa dia dan rekan-rekannya harus tampil tajam saat berhadapan kontra Nepal.
“Kami mesti memperbaiki ‘finishing’ dan tampil lebih matang agar bisa mencetak gol,” ujar Arhan, dikutip dari kanal Youtube PSSI TV di Jakarta, Selasa.
Menurut Arhan, skuad “Garuda” belum bermain efektif pada dua laga Grup A, di mana mereka baru melesakkan dua gol pada dua pertandingan.
Situasi tersebut diharapkannya tak terulang saat bersua Nepal, karena Indonesia membutuhkan kemenangan demi lolos ke Piala Asia 2023.
Mengutip Antara, Timnas Indonesia saat ini berada di peringkat kedua klasemen sementara Grup A dengan koleksi tiga poin dari dua laga dengan selisih gol nol.
Di puncak klasemen ada Yordania dengan enam poin dari dua laga (selisih gol tiga), sementara Kuwait bertengger di peringkat ketiga karena kalah "head to head" dari Indonesia meski juga mempunyai tiga poin dari dua laga (selisih gol dua). Adapun Nepal berada di peringkat keempat atau juru kunci.
Dengan catatan menang atas Nepal, secara “head to head” Indonesia berpeluang ke Piala Asia 2023 sebagai juara grup andai Kuwait menang dengan skor 1-0 atas Yordania pada laga Selasa (14/6) malam.
Baca Juga: Sediakan Prostitusi Online di Kamar Indekos Pamekasan, Perempuan Muda Asal Kediri Ditangkap
Namun, Timnas Indonesia bisa gagal ke turnamen tersebut jika Kuwait menang dengan jarak satu gol dari Yordania yang juga melesakkan gol, misalnya dengan skor 2-1, 3-2 dan seterusnya.
Skenario lain, kalau Kuwait menundukkan Yordania dengan jarak dua gol, Indonesia mengisi posisi kedua Grup A dan akan bertarung untuk lima peringkat kedua terbaik yang berhak ke Piala Asia 2023.
Posisi kedua Grup A juga akan diraih Indonesia kalau mengalahkan Nepal dan Yordania menang atau seri kontra Kuwait.
Andai mengandaskan Nepal dan mengisi posisi kedua Grup A, Indonesia yang berpoin enam di grup otomatis akan mengambil alih posisi Filipina, yang sudah menuntaskan tiga laga di Grup B dan meraup empat poin dengan selisih gol minus 3 (-3), di peringkat kelima “runner up” terbaik sebagai slot terakhir untuk melaju ke Piala Asia 2023.
Jadwal Timnas Indonesia vs Nepal:
Timnas Indonesia vs Nepal: Rabu, 14 Juni 2022 Pukul 02:15 WIB
Tag
Berita Terkait
-
Sediakan Prostitusi Online di Kamar Indekos Pamekasan, Perempuan Muda Asal Kediri Ditangkap
-
Jelang Timnas Indonesia vs Nepal, Pratama Arhan Lempat Sinyal Berbahaya untuk Lawan
-
Polisi Pamekasan Ungkap Prostitusi Online yang Gunakan Michat
-
Pratama Arhan Fit, Siap Diturunkan Menghadapi Nepal
-
Respek Antar Pelatih, Teco Puji Widodo C Putro Jelang Bali United vs Bhayangkara FC
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 6 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Wajah dan Harganya
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- 7 HP Samsung Seri A yang Sudah Kamera OIS, Video Lebih Stabil
Pilihan
-
Rivera Park Tebo Terancam Lagi, Tambang Ilegal Kembali Beroperasi Saat Wisatawan Membludak
-
Bukan Merger, Willy Aditya Ungkap Rencana NasDem-Gerindra Bentuk 'Political Block'
-
Habis Kesabaran, Rossa Ancam Lapor Polisi Difitnah Korban Operasi Plastik Gagal
-
Konflik Geopolitik Tak Pernah Belanja di Warung, Tapi Pelaku UMKM Semarang Dipaksa Akrobat
-
Kenapa CFD di Kota Lain Lancar, Tapi Palembang Macet? Ini Penyebab yang Terungkap
Terkini
-
7 Oleh-Oleh Khas Kalimantan Barat yang Laris di Marketplace, Nomor 3 Paling Diburu
-
Mandau Kalimantan, Dari Senjata Perang hingga Pusaka Suku Dayak yang Sarat Makna dan Nilai Keramat
-
Empat Tahun Bintang 5, Bank Kalbar Disebut Kelas Nasional: Prestasi Nyata atau Sekadar Label?
-
Makna Sakral Tato Dayak: Mengapa Setiap Guratan di Tubuh Punya Cerita Hidup?
-
Viral 'Cium Lutut' ke Dedi Mulyadi, 5 Fakta Krisantus Kurniawan, Politisi PDIP dan Harta Kekayaannya