SuaraKalbar.id - Peristiwa hujan dan pasang air laut membuat jalan, perkantoran pemerintahan, dan komplek perumahan di Kayong Utara, Kecamatan Sukadana terendam air.
Hal itu disampaikan Plt Kepala Pelaksana Badan Penangulanggan Bencana Daerah (BPBD) Kayong Utara Dhoni Brema. Ia menjelaskan soal kondisi Kayong Utara terkini, menurutnya, wilayah tersebut masih aman.
“Saat ini masih katagori aman dan air sudah mulai surut,” ujarnya, melansir dari SuaraKalbar.co.id--Jaringan Suara.com, Sabtu (18/6/2022).
Ia mengatakan, untuk beberapa hari ini, BPBD Kayong Utara bersiaga. Tujuannya untuk memantau keadaan di lapangan.
Lalu, katanya, melihat prakiraan cuaca yang selalu hujan tiap harinya, membuat debit air laut juga meningkat. Hingga terjadi pasang.
"Kedua hal tersebut berpotensi mengakibatkan banjir rob (banjir air pasang) dan banjir dikarenakan genangan air hujan," jelasnya.
Ia mengimbau kepada seluruh masyarakat Kabupaten Kayong Utara, untuk selalu lebih waspada. Khususnya, terhadap banjir yang diakibatkan oleh curah hujan tinggi dan kenaikan air pasang laut.
“Untuk masyarakat Kayong Utara warga yang tinggal di dataran rendah saat ini agar selalu waspada dan apabila diperlukan segera melaporkan kejadian tersebut kepada aparat desa, TNI, Polri dan BPBD Kayong Utara,” tandasnya.
Baca Juga: Pohon Durian Tumbang ke Rumah Warga Akibat Angin Kencang
Berita Terkait
Terpopuler
- Kenapa Maudy Ayunda Disebut Tak Napak Tanah? Ini Kronologinya
- Menteri Keuangan Purbaya Diganti Hari Ini? Wakilnya Sudah ke Istana Pakai Jas
- Status Terbaru Anak Purbaya: Mafia Ancam Presiden Dibalik Pemecatan Bapak, Ada Foto Raja Juli
- Update Reshuffle Kabinet Hari Ini: Menlu Sugiono Dikabarkan Diganti
- Resmi! Menkeu Purbaya Dicopot, Diganti Suahasil Nazara
Pilihan
-
Purbaya Ogah Bicara Panjang Saat Sertijab Menkeu ke Suahasil: Terima Kasih Semua
-
Apa Salah Purbaya hingga Dipecat Lewat Panggilan Telepon?
-
Pejabat Kantor Pertanahan Terjaring OTT KPK di Jakarta dan Bogor
-
Dilantik Jadi Menkeu, Suahasil Akui Tak Berkomunikasi Dengan Purbaya
-
Purbaya Diganti, Nilai Tukar Rupiah Langsung Loyo ke Level Rp17.699
Terkini
-
PN Pontianak Tolak Praperadilan Pamar Lubis, Penyidikan Dugaan Penyerobotan Lahan Berlanjut
-
Belajar Rupiah dari Anak-Anak: Nilainya Berbeda, Bangganya Harus Sama
-
IPOSC 2026 Digelar Saat Karhutla Parah, Muncul Desakan agar Acara Sawit Dibatalkan
-
KM Virgo 8 Dikira Tenggelam, Menhub Ungkap Kondisi Terbaru Kapal Ternyata Terbalik
-
5 Tahun Holding Ultra Mikro Naikkelaskan Jutaan UMKM