SuaraKalbar.id - Setelah beberapa waktu lalu viral persoalan pelecehan yang dialami seorang perempuan saat menaiki Kereta Api Argo Lawu dari Purwokerto menuju Stasiun Gambir, pihak PT KAI tampak tegas menanggani persoalan pelecehan.
Selain memberikan tindakan dengan memblacklist atau memasukan pelaku pelecehan seksual ke dalam daftar hitam, PT KAI ternyata turut gencar memberi kampanye dibeberapa stasiun mengenai tindak pelecehan.
Lewat akun sosial media Twitter @the_ma_wariiii, seorang penumpang kereta api tampak membagikan potret stiker yang ia terima sebagai salah satu bentuk kampanye PT KAI.
Dalam stiker yang dibagikan tersebut, terlihat sebuah kalimat yang berisikan peringatan kepada para pelaku mengenai tindak pelecehan yang terjadi di kereta api.
"Setelah ada tindakan ke pelaku pelecehan seksual, sekarang menguatkan awarenessnya buat ngingetin penumpang. Bener2 walk the talk. You're doing great job @CommuterLine @KAI121!" Tulis pemilik akun.
Bentuk kampanye yang dilakukan oleh PT KAI tersebut lantas menarik perhatian publik, banyak netizen memuji sikap tegas PT KAI dalam menanggani persoalan kekerasan seksual.
Meskipun demikian, ada pula beberapa netizan yang ternyata salfok dengan ilustrasi pada stiker tersebut yang dinilai diambil dari kisah nyata yang baru terjadi belakangan ini sehingga diharapkan dapat mempertimbangkan kembali desain demi mental korban.
"Ilustrasi nya based on the true story," ketik netizen.
"@KAI121 ini keren.. sebagai saran, alangkah baiknya ilustrasi di belakang tulisannya diganti. Atau setidaknya izin ke yang bersangkutan dulu. Karena bisa saja yang dijadikan ilustrasi tersebut (korban) selalu ingat hal buruk tiap liat gambar ini," saran netizen.
Baca Juga: Beredar Video Pria Tewas Diduga Tabrakkan Diri ke Kereta Api, Warga Histeris: Ya Allah
"itu yang ngalamin kejadian a.k.a sesuai gambar apa gak tambah trauma kalo liat gambar itu hadehhh kenapa harus jiplek
"udah bagus inovasinya tapi yaa kalo boleh saran yaa diganti ya," tambah yang lainnya.
Link: https://twitter.com/the_ma_wariiii/status/1542008720657620992?s=21&t=YoJiIru91sFtxJWHFX_pAw
Kontributor: Maria
Berita Terkait
-
Beredar Video Pria Tewas Diduga Tabrakkan Diri ke Kereta Api, Warga Histeris: Ya Allah
-
Tim BKBH Mataram Buat Laporan Ulang Soal Dugaan Pelecehan 10 Mahasiswi Unram
-
Cara PT Kereta Api Bandung Lawan Kekerasan dan Pelecehan Seksual
-
6 Fakta Kereta Luar Biasa yang Ditumpangi Jokowi ke Ukraina, Khusus Angkut Politisi
-
Aksi Dua Pendaki Gelantungan di Handgrip Kereta, Banjir Kecaman Warganet
Terpopuler
- Kenapa Maudy Ayunda Disebut Tak Napak Tanah? Ini Kronologinya
- Menteri Keuangan Purbaya Diganti Hari Ini? Wakilnya Sudah ke Istana Pakai Jas
- Status Terbaru Anak Purbaya: Mafia Ancam Presiden Dibalik Pemecatan Bapak, Ada Foto Raja Juli
- Update Reshuffle Kabinet Hari Ini: Menlu Sugiono Dikabarkan Diganti
- Resmi! Menkeu Purbaya Dicopot, Diganti Suahasil Nazara
Pilihan
-
Dari Aceh hingga Nusa Tenggara, Membaca Peta Ancaman Megathrust Indonesia
-
Kabar Buruk dari Italia: Jay Idzes Cedera 30-35 Hari Absen Bela Timnas Indonesia
-
Purbaya Ogah Bicara Panjang Saat Sertijab Menkeu ke Suahasil: Terima Kasih Semua
-
Apa Salah Purbaya hingga Dipecat Lewat Panggilan Telepon?
-
Pejabat Kantor Pertanahan Terjaring OTT KPK di Jakarta dan Bogor
Terkini
-
Fasilitas Terbatas Tak Jadi Halangan, 3 Pelajar Kalbar Sabet 2 Emas 1 Perak
-
BRI Dukung Olahraga dan UMKM, Raih Penghargaan Sports Industry 2026
-
PN Pontianak Tolak Praperadilan Pamar Lubis, Penyidikan Dugaan Penyerobotan Lahan Berlanjut
-
Belajar Rupiah dari Anak-Anak: Nilainya Berbeda, Bangganya Harus Sama
-
IPOSC 2026 Digelar Saat Karhutla Parah, Muncul Desakan agar Acara Sawit Dibatalkan