"Saya harapkan pemerintah juga mendukung apa yang menjadi kerjaan kami di sini, apalagi ini kerjaan di laut, setidaknya pemerintah dapat bantu bahan material untuk perbaikan motor air atau apa gitu, karena selama ini belum ada," keluhnya.
Sementara itu, salah satu penumpang, Nurasma mengaku terbantu dengan keberadaan motor air tambang di Kabupaten berjulukan Menanjak itu. Sebab motor air merupaka satu-satunya alat transportasi penghubung untuk bepergian dari 3 desa di pesisir sungai itu.
Jika menggunakan kendaraan di darat, hanya sebatas disimpan atau di parkirkan ditempat penitipan kendaraan saja.
"Untunglah masih ada motor air. Kalau pakai kendaraan darat tak bisa, kita harus parkir dulu di tempat penitipan, setelah itu nyebrang nya tetap makai motor air tambang,"tandasnya.
Kontributor: Diko Eno
Berita Terkait
-
Sebanyak 32 Wisman Singapura Turun dari Kapal Pesiar di Nongsapura, Siap Jelajahi Batam
-
Tenggelamnya KM Tiana, Pengacara Ayu Anjani Minta Polisi Usut Dugaan Kelalaian Kapten Kapal
-
Satu Awak Kapal KM Pasifik GT 28 yang Tenggelam di Bintan Belum Ditemukan
-
Bupati Kepulauan Seribu Bakal Tarik Retribusi Kapal dan Helikopter Buntut Ditemukannya Helipad Ilegal
-
Ingin Berlayar Dengan Kapal Pesiar Mewah ke Australia, Intip Yuk Fasilitasnya
Terpopuler
- Mengapa Pertalite Mau Dihapus?
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Apa Itu Sepatu Hybrid? Ini 5 Rekomendasi Buatan Lokal Terbaik dan Serbaguna
- Kaki Masih Pegal Setelah Lari? Ini 5 Sepatu Recovery Run Lokal dengan Review Terbaik
- Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
Pilihan
-
Aliansi Rakyat Memanggil Kritik Sederet Program Pemerintah, Tuntut Prabowo-Gibran Lengser
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
Terkini
-
Rakerwil ICDN Kalbar, Cendekiawan Dayak Didorong Jadi Aktor Utama Pembangunan
-
Meski Pasar Berfluktuasi, BRI Tetap Percaya Diri dengan Buyback Saham Rp500 Miliar
-
BRI Tegaskan Komitmen Jaga Kinerja dan Nilai Jangka Panjang Pemegang Saham
-
Jutaan Ikan Mati Mendadak di Mempawah, Kerugian Pembudidaya Diperkirakan Miliaran
-
Perbanas Menyatakan Siap Dukung Pertumbuhan Ekonomi Nasional