SuaraKalbar.id - Baru-baru ini beredar video sebuah persiapan pesta atau hajatan pernikahan yang dibangun diatas makam umum.
Lewat video yang dibagikan oleh akun sosial media Instagram @kabarnegri, terlihat seorang yang merekam suasana pesta pernikahan yang diduga telah usai tersebut yang bahkan lengkap dengan panggung dangdutan sebagai pemeriah acara.
Dalam video tersebut, para warga tampak santai berada di lokasi makam dan dengan santai menginjak beberapa makam yang telah rata dengan tanah dan hanya menyisakan batu nisan yang sedikit menonjol keatas.
Selain itu, terlihat pula beberapa pedagang yang mengemasi barang jualan mereka yang turut hadir di lokasi tersebut.
Didapati pula beberapa bocah-bocah yang tampak dengan bebasnya berlalu lalang seperti berada pada tanah lapang menghiraukan beberapa makam besar dan disekitar kawasan tersebut.
"Menyelenggarakan hajatan seperti pernikahan adalah hal yang awam dilakukan. Biasanya agenda seperti ini dilakukan di dalam gedung, atau dengan menyulap sebuah tanah lapang dengan tenda dan dekorasi yang menarik mata. Namun apa jadinya jika sebuah hajatan digelar di area pemakaman?" Tulis akun @kabarnegri pada video yang ia unggah tersebut.
Video itu kemudian dibanjiri komentar netizen yang tampak tak setuju dengan hajatan yang dilakukan diatas makam tersebut dan mengakui cukup miris dengan sikap yang dilakukan oleh pihak penyelenggara acara.
"Ya Allah gak ad tempat lagikah? Kasian itu makam yang rata dengan tanah keinjak-injak," ketik netizen sedih.
"Miskin etika," ujar netizen.
Baca Juga: Hajatan Pernikahan di Atas Pemakaman: Emang Gak Bisa Sewa Gedung ya?
"Apa gak ada tempat lain? Kepada yang telah meninggal pun kita juga harus punya adab," tulis netizen.
"Emang gak bisa sewa gedung apa itu yang mau hajatan.. hajatan kayak orang kaya fasilitasnya di makam, orang gila kualat nanti," tambah yang lainnya.
Kontributor: Maria
Tag
Berita Terkait
-
Hajatan Pernikahan di Atas Pemakaman: Emang Gak Bisa Sewa Gedung ya?
-
Viral, Tawuran di Pabuaran Bojonggede Pakai Senjata Tajam Pecah Saat Subuh, Pelakunya Teriak 'Ayo Balikin'
-
Acara Pernikahan Paling Ekstrem di Dunia, Publik: Kasihan Yang Sedang Tidur Nanti Bangun
-
Dulu Cegat Moge, Kini Warga Jogja Ini Hadang Bus Wisata yang Dikawal Patwal
-
Miris, Orangutan Kebingungan Sendirian di Tengah Proyek: Susah Mencari Makan
Terpopuler
- Malaysia Tegur Keras Menkeu Purbaya: Selat Malaka Bukan Hanya Milik Indonesia!
- Lipstik Merek Apa yang Tahan Lama? 5 Produk Lokal Ini Anti Luntur Seharian
- 5 Pilihan Jam Tangan Casio Anti Air Mulai Rp100 Ribuan, Stylish dan Awet
- Warga 'Serbu' Lokasi Pembangunan Stadion Sudiang Makassar, Ancam Blokir Akses Pekerja
- 5 HP Infinix Rp3 Jutaan Spek Dewa untuk Gaming Lancar
Pilihan
-
Kopral Rico Pramudia Gugur, Menambah Daftar Prajurit TNI Korban Serangan Israel di Lebanon
-
Ingkar Janji Taubat 2021, Syekh Ahmad Al Misry Resmi Tersangka Kasus Pelecehan Santri
-
Sebagai Ayah, Saya Takut Biaya Siluman Terus Menghantui Pendidikan Anak di Masa Depan
-
Rugikan Negara Rp285 T, Eks Dirut Pertamina Patra Niaga Alfian Nasution Dituntut 14 Tahun Bui
-
Terungkap Jalur Gelap 10 Ton Pupuk Subsidi di Sumsel, Dijual ke Pihak Tak Berhak
Terkini
-
Proyek Harita Group Dikebut, Kayong Utara Bersiap Jadi Pusat Industri Alumina dan Aluminium
-
Harga Tabung Gas 12 Kilogram di Ketapang Tembus Rp260 Ribu, Warga Mulai Pangkas Belanja Dapur
-
5 Pondok Pesantren Favorit di Kalimantan Barat untuk PPDB 2026, Lengkap Estimasi Biaya dan Fasilitas
-
1.800 Warga Lokal Terserap Industri Bauksit Pulau Penebang
-
Di Balik Megahnya Kawasan Industri Pulau Penebang Ada 2 Perempuan Tangguh Menaklukkan Risiko Tinggi