SuaraKalbar.id - Sekretaris Daerah (Sekda) Ketapang, Alexander Wilyo mengungkapkan terdapat tujuh hasil audensi pada aksi tuntutan sulitnya mendapatkan solar bersubsidi di Ketapang pada Rabu kemarin.
Menurutnya hasil audensi itu ditandatangi olehnya bersama pihak Kepolisian, Pertamina, Hiswana Migas dan perwakilan peserta aksi.
"Saya sudah bacakan tujuh hasil audensi yang ditandatangani berbagai pihak menyikapi aksi tuntutan sulitnua mendapatkan solar subsidi di Ketapang kemaren," ucap Sekda di ruang kerjanya, Kamis.
Tujuh hasil audensi yang dimaksud Sekda tersebut yakni, pertama merevisi Surat Edaran Wakil Bupati yang tidak relevan dengan peraturan yang berlaku. Kedua mengkaji Surat Keputusan Bupati tentang pembentukan Tim Koordinasi pengawasan dan pengendalian distribusi BBM.
Ketiga, membuat surat kepada Pertamina dan Hiswana Migas dan Kepala Desa terkait dengan pengaturan rekomendasi. Keempat, melakukan pengaturan pengisian BBM dengan menggunakan drum pada jam tertentu.
Kelima, akan diadakan rapat koordinasi dengan Hiswana Migas, Pertamina Rrayon IV untuk merumuskan pengaturan dan pengeluaran rekomendasi berdasarkan zonasi.
Selanjutnya, keenam, terkait dugaan penyelewengan penyaluran BBM agar dilaporkan kepada pihak yang berwajib. Ketujuh, Pertamina Rayon IV dan Hiswana Migas menjalankan pengawasan secara ketat dan memberikan sanksi kepada SPBU yang terbukti melakukan pelanggaran atau penyelewengan.
"Memang terkait BBM ini seperti pendistribusiannya bukan kewenangan Pemerintah Daerah. Namun karena ada persoalan di daerah maka Pemerintah Daerah tidak tinggal diam dalam permasalahan ini," ujarnya. (Antara)
Baca Juga: Sekda Bogor Ungkap Ade Yasin Tak Berikan Permintaan Khusus Soal WTP, tapi..
Berita Terkait
-
Sekda Bogor Ungkap Ade Yasin Tak Berikan Permintaan Khusus Soal WTP, tapi..
-
Isi Solar, Petugas SPBU Malak Pengemudi Truk Rp 15 Ribu
-
Jembatan di Jalan Pelang Sungai Melayu Rayak Ketapang Direndam Banjir Sebabkan Motor Mogok
-
Solar Bersubsidi Susah Dicari, Ratusan Sopir Truk Geruduk Kantor Bupati Ketapang
-
Ketapang Banjir Akibat Hujan Deras, Motor Mogok Hingga Mobil Hanyut Terseret Arus
Terpopuler
- Di Tangan Suahasil, MBG Jadi Prioritas Subsidi Energi Dipangkas
- Luky Alfirman Jadi Wamenkeu usai Dicopot Purbaya, Pengamat Soroti Arah Kebijakan Suahasil
- Sehari Dijabat Suyudi Ario Seto, Polri Langsung Rombak 19 Kapolda: Ini Daftar Lengkapnya!
- 7 Sepatu Jalan Paling Awet yang Solnya Empuk untuk Perjalanan Jauh
- Tan Cheng Hoe Gerah Lihat Pemain Malaysia Larut dalam Kekecewaan: Stop Nangis
Pilihan
-
Kalapas Cibinong Dipecat dari ASN, Buntut Klaster Mewah dalam Penjara
-
Resmi, Syahganda Nainggolan Jadi Kepala Bakom RI Gantikan Muhammad Qodari
-
Hadir di Istana, Pratikno Buka Suara Soal Isu Jadi Ketua Wantimpres Era Prabowo
-
Disorot Gegara Gaya Hidup Mewah, Timothy Ivan Mundur dari Deputi II Bakom RI: Ingin Introspeksi Diri
-
KBRI di Singapura Tak Punya Dokumen Soal Jenjang Pendidikan Gibran di Orchid Park dan MDIS
Terkini
-
Lewat PELOPOR 2026, BRI Perluas Agen Perubahan Budaya Antikorupsi
-
Leonardo DiCaprio Soroti Karhutla, 800 Ribu Hektar Hutan Terbakar: Ke Mana Orangutan Pergi?
-
Karhutla Belum Usai, Warga Kubu Raya Andalkan Hujan hingga Beli Air untuk Minum
-
Bawa Sport Tourism Indonesia Mendunia, BRI Dukung Pertamina Grand Prix of Indonesia 2026
-
DPO Kasus Pemalsuan Sertifikat Pamar Lubis Ditangkap Buser Polda Metro Jaya