SuaraKalbar.id - Kantor Bupati Ketapang digeruduk ratusan Sopir Truk yang tergabung dalam Organisasi Angkutan Darat (Organda) Kabupaten Ketapang yang melakukan aksi damai terkait kelangkaan solar bersubsidi, Rabu (3/7/2022).
Selain para sopir truk, aksi ini juga diikuti kalangan nelayan yang mengeluhkan hal serupa.
Dalam aksi tersebut, para sopir juga menjejerkan ratusan kendaraan truk truk mereka di sepanjang Jalan Jenderal Sudirman.
Meski truk-truk tersebut tertata rapi, tak urung hampir seluruh jalan tersebut tertutup. Kondisi itu membuat polisi lalu lintas menutup jalan dan mengalihkan arus lalulintas ke arah Jalan MT Haryono.
Sekretaris Daerah Kabupaten Ketapang Alexander Wilyo saat menemui para peserta aksi menyampaikan, persoalan kelangkaan solar bersubsidi tak hanya terjadi di Kabupaten Ketapang, namun juga di seluruh pelosok Kalimantan Barat.
“Bahkan di seluruh Indonesia juga terjadi masalah seperti ini, tidak hanya masyakarat, bahkan Pemda sendiri pun terkena dampak, karena kewenangan energi termasuk minyak ini adanya di pemerintah pusat,” katanya melansir suarakalbar.co.id-jaringan suara.com-.
Menurut Alex, dalam masalah ini, pihaknya akan menampung, memfasilitasi dan membantu agar tuntutan warga dapat segera direspon pihak yang berkepentingan.
Setelah melakukan audiensi di Kantor Bupati Ketapang yang dihadiri pihak Pertamina Rayon IV, pihak kepolisan, Pemerintah Kabupaten dan perwakilan massa, terdapat tujuh poin kesepakatan.
Satu diantaranya, Pemerintah Kabupaten Ketapang bakal merevisi surat edaran wakil bupati yang dianggap tidak relevan dengan peraturan yang berlaku dan melakukan pengaturan pengisian BBM dengan menggunakan drum pada jam tertentu.
Baca Juga: Ketapang Banjir Akibat Hujan Deras, Motor Mogok Hingga Mobil Hanyut Terseret Arus
Berita Terkait
-
Purbaya Kesal Diserang Ekonom Terus Menerus: Mereka Gembar-gembor Ketakutan
-
Harga BBM Masih Stabil, Warganet Apresiasi Pemerintah
-
Primadona Lebaran 2026, Konsumsi BBM Pertamax Series Naik Signifikan
-
Mendagri Ungkap Penyebab Antrean BBM di Kalbar, Panic Buying Gegara Hal Ini
-
Siap-siap! Harga BBM di RI Bakal Melakukan Penyesuaian 1 April 2026
Terpopuler
- REDMI 15 Resmi Dijual di Indonesia, Baterai 7.000 mAh dan Fitur Cerdas untuk Gen Z
- Peta 30 Suara Mulai Terbaca, Munafri Unggul Sementara di Musda Golkar Sulsel
- Kehabisan Uang Usai Mudik di Jogja, Ratusan Perantau Berburu Program Balik Kerja Gratis
- 55 Kode Redeem FF Max Terbaru 23 Maret 2026: Klaim THR, Diamond, dan SG2 Tengkorak
- Mobil Alphard Termurah, 100 Jutaan Dapat Tahun Berapa?
Pilihan
-
Kabais Dicopot Buntut Aksi Penyiraman Air Keras Terhadap Andrie Yunus
-
Puncak Arus Balik! 50 Ribu Orang Padati Jakarta, KAI Daop 1 Tebar Diskon Tiket 20 Persen
-
Arus Balik, Penumpang Asal Jawa Tengah Hingga Sumatera Masih Padati Terminal Bus Kalideres
-
Ogah Terjebak Kemacetan di Pantura, Ratusan Pemudik Motor Pilih Tidur di Kapal Perang TNI AL
-
Sempat Dikira Tidur, Pria di Depan Gedung HNSI Juanda Ternyata Sudah Tak Bernyawa
Terkini
-
Kebakaran di Nanga Pinoh di Momen Lebaran 2026, Sejumlah Bangunan Hangus Terbakar
-
Waspada! Potensi Hujan Sedang di Kalbar Hingga Akhir Maret 2026
-
Jangan Langsung Dicuci! Ini Cara Merawat Baju Olahraga Agar Tetap Awet dan Tidak Bau
-
5 Tanda Anak Kekurangan Protein yang Sering Tidak Disadari, Orang Tua Harus Tahu!
-
Antrean BBM Panjang di Pontianak, Warga Sudah Resah: Benarkah Tidak Langka?