SuaraKalbar.id - Ketua KONI Kabupaten Bengkayang Mardiansyah Herman mengaku siap mengirimkan 267 orang pada Porprov XIII Kalbar tahun ini.
“Kesiapan KONI yaitu telah koordinasi dengan Pemda melalui Dispora selaku pembina KONI sudah melakukan dua kali Rakor dengan Cabor,” ujarnya, melansir dari SuaraKalbar.co.id--Jaringan Suara.com, Sabtu (13/8/2022).
Ia menjelaskan, KONI melaksanakan rapat pertama pada 2 Februari 2022 lalu, kemudian bersama dengan cabang olahraga (Cabor) untuk mempersiapkan atlet Kontingen Bengkayang.
“Setelah itu melanjutkan rapat pada Bulan Juli 2022 dimana pada pembahasan tersebut, bersama Bupati dan Pengurus Cabor untuk penentuan jumlah kontingen baik atlet,” jelasnya.
Menurutya pelatih as, official dan panitia, satgas, setelah itu dilakukan seleksi atlet untuk persiapan Porprov. Dilanjutkan menginput data dan cabor menyampaikan data atlet ke Tim IT KONI Kabupaten Bengkayang secara online ke Panitia Porprov Provinsi Kalbar.
Adapun jumlah cabor yang ada sebanyak 36 di Kabupaten Bengkayang. Namun ada 2 cabor pada 2022 ini tak di urus yaitu cabor tarung derajat dan cabor Percasi sebab belum melakukan Muskab Cabor dan pembaharuan SK ke tingkat Pengprov.
“Dari 36 cabor verifikasi jumlah cabor dan atlet, yang mana dipimpin Ketua Bidang Pembinaan Prestasi dan Organisasi KONI Kabupaten Bengkayang bersama pengurus Inti KONI, kita mendapatkan 26 cabor yang siap untuk mengikut Porprov XIII Kalbar,” bebernya.
Ia mengatakan tentunya pada Porprov nanti beberapa Cabor kita harapkan untuk menjadi unggulan, jika mengacu pada Porprov Tahun 2018 lalu.
“Kita mengandalkan 10 cabor berpotensi untuk meraih medali seperti cabor Atletik, Aeromodeling, Biliar, Wushu, Selam, Tinju, Grasstrack, Badminton, Silat dan Panjat Tebing,” katanya.
Baca Juga: Mantan Ketua KONI Jadi Tersangka Dugaan Korupsi Dana Hibah
Tetapi tetap dari 26 cabor semua yang siap berlaga yg kita berangkatkan di Porprov XIII kita harapkan semua cabor bisa meraih medali untuk Kontingen Kabupaten Bengkayang nantinya.
“Karena melihat dari kesiapan dan pembinaan dari Tahun 2019 di lanjutkan 2021 dan 2022, perkembangan pembinaan cabor sangat meningkat dan banyak atlet kita yang berprestasi baik tingkat provinsi maupun nasional,” lugasnya.
Ia menjelaskan, cabor yang saat ini sangat berkembang dan berpotensi banyak meraih medali untuk Kontingen Kabupaten Bengkayang nanti seperti karate.
Kick Boxing, Wushu, Basket, Futsal, Sepak Bola, Voli, E-Sport, Hockey, Renang, Sepak Takraw, Gulat, Binaraga, Angkat Berat, Arung Jeram, Sport Sepeda, Triatlon, Tenis Meja.
Kemudian kata Herman, dari 26 Cabor yang akan dikirim pada Porprov, jumlah atlet 207 orang, pelatih asisten official 40 orang, dan panitia 20 orang, jadi totalnya 267 orang.
“Terkait anggaran memang ini yang selalu menjadi perhatian utama, pada Tahun 2022 ini kita mendapat hibah dari Pemkab Bengkayang melalui Dinas Pemuda Olahraga dan Pariwisata sebesar Rp 1 miliar, dari anggaran yang ada ini, KONI akan pergunakan sebaik mungkin dengan maksimal serta siap bertanding,” tuturnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Janji Ringankan Kasus, Oknum Jaksa di Banten Ancam Korban Bayar Rp2 Miliar atau Dihukum Berat
- 5 HP Murah Terbaru Lolos Sertifikasi di Indonesia, Usung Baterai Jumbo hingga 7.800 mAh
- 6 Bedak Tabur Tahan Air, Makeup Tetap Mulus Meski Keringatan Seharian
- 69 Kode Redeem FF Max Terbaru 14 April 2026: Ada Skin Chromasonic dan Paket Bawah Laut
- Misteri Lenyapnya Bocah 4 Tahun di Tulung Madiun: Hanya Sekedip Mata Saat Ibu Mencuci
Pilihan
-
Jateng Belum Ikut-ikut Kebijakan KDM, Bayar Pajak Kendaraan Masih Pakai KTP Pemilik Lama
-
Ketua Ombudsman RI Hery Susanto Jadi Tersangka Kejagung, Tangan Diborgol
-
Bukan Hanya soal BBM, Kebijakan WFH Mengancam Napas Bisnis Kecil di Magelang
-
Solidaritas Tanpa Batas: Donasi WNI untuk Rakyat Iran Tembus Rp9 Miliar
-
CFD Ampera Bikin Macet, Akademisi: Ada yang Salah dari Cara Kota Diatur
Terkini
-
Studi: Ikatan Sosial Redam Konflik Perusahaan Sawit dan Masyarakat di Sambas
-
Putus Cinta Berujung Tragis, Kakak Beradik di Pontianak Aniaya Mantan Pacar
-
Bukan Gula atau Tepung, Plastik Justru Jadi Biang Pedagang Kue Pontianak Terjepit
-
7 Oleh-Oleh Khas Kalimantan Barat yang Laris di Marketplace, Nomor 3 Paling Diburu
-
Mandau Kalimantan, Dari Senjata Perang hingga Pusaka Suku Dayak yang Sarat Makna dan Nilai Keramat