SuaraKalbar.id - Baru-baru sebuah TK menjadi perbincangan hangat di sosial media usai seorang ibu membagikan kisah anaknya yang di keluarkan atau di DO (Drop Out) oleh pihak TK.
Lewat unggahan pemilik akun TikTok @mamamiqgav yang merupakan ibu dari bocah tersebut, terlihat dirinya begitu kesal dengan sikap yang diberikan oleh pihak sekolah.
Ibu yang diketahui bernama Rebecca tersebut bercerita jika sebelumnya ia tak mendapatkan surat panggilan secara resmi melainkan hanya berupa pesan singkat melalui WhatsApp yang diberikan oleh pihak sekolah kepadanya untuk datang ke sekolah.
Tiba disekolah, pihak penanggungjawab sekolah malah memberhentikan anak Rebecca secara sepihak dengan alasan yang dinilai cukup tidak masuk akal.
"Yang pertama, katanya saya suka menjelek-jelekkan sekolah sesuai laporan dari orang tua yang lain, yang kedua katanya saya suka posting (komplain sekolah) di sosmed," ujar Rebbeca.
Ia menganggap hal tersebut tak masuk akal karena tak ada bukti dirinya menjelekan sekolah serta menganggap unggahannya di sosial media adalah kegelisahan orang tua kepada anak karena sekolah tersebut kerap kali mengganti tenaga pendidik yang membuat anak sulit beradaptasi dengan pengaar baru.
Selain itu pihak sekolah bahkan tak memberikan surat peringatan terlebih dahulu dan langsung memilih untuk mengeluarkan anaknya.
Semakin membuat kesal Rebecca, nominal biaya sekolah anaknya ternyata menyentuh angka Rp 16 juta rupiah yang telah ia bayar lunas hingga tahun depan namun akhirnya sia-sia.
Rebecca menilai tak masalah jika anaknya harus dikeluarkan, namun dirinya meminta pengembalian dana sekolah sebagai kompensasi dari pihak sekolah.
Baca Juga: Padahal Dekat Pagar Sekolah, Viral 2 Pelajar Malas Jalan Kaki Jajan Boncengan Naik Motor
"Tanggung jawab sekolah bagaimana? Masa dikeluarin begitu aja. Mau cariin? Mau biayain? Mau bayarin? Saya masuk Rp 16 juta lho disini," tambah Rebecca saat berbincang dengan pihak sekolah.
Lewat unggahan terbaru Rebecca hari ini (23/8), pihak sekolah akhirnya membuat keputusan untuk memberhentikan anak Rebecca tanpa surat resmi pengeluaran dan juga tidak akan mengembalikan uang yang telah ia bayar tersebut.
Unggahan tersebut lantas ramai dan menarik pehatian publik, banyak yang tampak menyayangkan sikap yang diberikan pihak sekolah apalagi menilai sekolah tersebut merupakan salah satu sekolah eli
"astagaaaaa kok bisa loh ada yang gitu," ujar @ver**
"wahhhhh sekejam itu ci," tambah @dar**
"Jaman sekarang nyari uang susah lohhh Miss. masa iya uang Rp 16jt gitu aja ilang, bukan masalah di DOnya tapi masalah pertanggung jawaban sekolah," ketik @'jam**
Berita Terkait
-
Padahal Dekat Pagar Sekolah, Viral 2 Pelajar Malas Jalan Kaki Jajan Boncengan Naik Motor
-
Viral Video Sepeda Motor Masuk Sawah, Warganet Malah Salfok Sama Emak Kejar Anaknya
-
Orang Ini Alami Pengalaman Menjijikan, Tetiba Hewan Tak Terduga Muncul: Pasti Gak Bakalan Lupa Bertahun-tahun
-
Video Maria Vania Joget di Pinggir Kolam Renang Kenakan Pakaian Ketat Bikin Netizen Heboh
-
Miris, Video Perempuan Berhijab Nongkrong Sambil Main Judi Online dan Hisap Rokok, Publik: Malaikat Pasti Heran
Terpopuler
- Kenapa Maudy Ayunda Disebut Tak Napak Tanah? Ini Kronologinya
- Menteri Keuangan Purbaya Diganti Hari Ini? Wakilnya Sudah ke Istana Pakai Jas
- Status Terbaru Anak Purbaya: Mafia Ancam Presiden Dibalik Pemecatan Bapak, Ada Foto Raja Juli
- Update Reshuffle Kabinet Hari Ini: Menlu Sugiono Dikabarkan Diganti
- Resmi! Menkeu Purbaya Dicopot, Diganti Suahasil Nazara
Pilihan
-
Dari Aceh hingga Nusa Tenggara, Membaca Peta Ancaman Megathrust Indonesia
-
Kabar Buruk dari Italia: Jay Idzes Cedera 30-35 Hari Absen Bela Timnas Indonesia
-
Purbaya Ogah Bicara Panjang Saat Sertijab Menkeu ke Suahasil: Terima Kasih Semua
-
Apa Salah Purbaya hingga Dipecat Lewat Panggilan Telepon?
-
Pejabat Kantor Pertanahan Terjaring OTT KPK di Jakarta dan Bogor
Terkini
-
Fasilitas Terbatas Tak Jadi Halangan, 3 Pelajar Kalbar Sabet 2 Emas 1 Perak
-
BRI Dukung Olahraga dan UMKM, Raih Penghargaan Sports Industry 2026
-
PN Pontianak Tolak Praperadilan Pamar Lubis, Penyidikan Dugaan Penyerobotan Lahan Berlanjut
-
Belajar Rupiah dari Anak-Anak: Nilainya Berbeda, Bangganya Harus Sama
-
IPOSC 2026 Digelar Saat Karhutla Parah, Muncul Desakan agar Acara Sawit Dibatalkan