SuaraKalbar.id - Viral video yang menunjukan seorang perempuan dianiaya usai dirinya kedapatan melakukan aksi pencurian yang berlokasi di Dadap, Kabupaten Tangerang, Banten.
Lewat video yang turut dibagikan oleh akun Instagram @andreli_48, terlihat perempuan pelaku pencurian berjaket kuning tersebut tengah duduk disebuah sofa sambil ditahan oleh dua orang pria.
Berdasarkan keterangan pada postingan, perempuan tersebut diketahui kedapatan mencuri ponsel dan sejumlah uang tunai.
"Dapat info katanya TKP di Dadap, Kabupaten Tangerang. Maling HP dan uang," tulis keterangan @andreli_48.
Sadar dirinya divideokan oleh seorang warga lainnya, perempuan tersebut tampak berusaha menutupi wajahnya dengan ponsel yang tengah ia pegang namun terus ditahan oleh satu pria lainnya sambil menjambak rambut perempuan tersebut.
Terlihat cukup geram karena perempuan tersebut tetap berusaha menutupi mukanya, laki-laki yang menjambak rambut perempuan itu lantas menendang wajahnya hingga mengeluarkan suara hantaman yang cukup keras.
"Aduh," rintih perempuan tersebut usai menerima tendangan.
Suara pria yang merekam pun tampak semakin jelas terdengar memaksa perempuan tersebut untuk menunjukan wajahnya karena tertutup rambut usai menerima hantaman keras tersebut.
Sempat mencoba menahan diri untuk tetap menutup wajahnya, perempuan tersebut tiba-tiba lemas dan terjatuh berbaring ke lantai.
Sang perekam tampak menduga bahwa perempuan tersebut sedang berpura-pura pingsan dan memintanya untuk bangkit berdiri.
"Jangan pingsan, jangan pura-pura pingsan kau m*nyet," ujar sang perekam sambil terkekeh diakhir ucapannya.
Tak sampai disitu, saat perempuan tersebut tampak tak sadarkan diri di lantai, pria yang tadinya sempat memberikan tendangan kemudian malah semakin menjadi karena dengan santainya menginjak wajah perempuan tersebut dengan kakinya yang lengkap masih menggunakan sepatu.
Unggahan tersebut lantas viral dan menarik perhatian publik, banyak netizen yang mengecam aksi yang dilakukan oleh warga yang menangkap pelaku pencurian teraebut yang dinilai kelewatan apalagi melihat awalnya tak ada perlawanan yang diberikan oleh perempuan tersebut.
"Wah kalo gini juga bakal ketangkep yang hajar. Bukti udah jelas," tulis @ari**
"Orang udah gak melawan kenapa dipukulin lagi.. antar saja ke pilisi... memang dia salah tapi gak perlu hakim sendiri," tulis @joe**
Berita Terkait
-
Viral Wanita Ini Bandingkan Kenaikan Harga BBM Dikaitkan dengan Gaji di Indonesia dan Luar Negeri
-
Harga BBM Naik, Bapak ini Diduga Kabur Tak Bayar Usai Isi Bensin, Petugas SPBU Cuma Melongo
-
Geger Mahasiswi Diduga Hina Jokowi Saat Demo Kenaikan Harga BBM, Ada yang Sebut-sebut Nama Sambo
-
Resep Korean Strawberry Milk, Minuman Yang Pernah Viral Pada Masanya
-
Ekspresi Bocil Naik Wahana Bermain Bikin Salfok, Warganet: Kok Santuy Banget
Terpopuler
- Menteri Agama RI Nasaruddin Umar Disebut Mengundurkan Diri
- Partai Kaesang Tutup Pintu Rapat untuk Ketum Projo: Tempat Budi Arie Bukan di PSI
- Dilaporkan ke Bareskrim Polri, Gus Lilur Tantang 4 Tokoh NU Ngaji Kitab Kuning Saat Muktamar
- Desil Tak Akurat Bisa Bikin Warga Kehilangan Hak Bansos!
- AMPB Pulang Usai Audiensi DPR, Relawan Ojol Curiga Ada Kesepakatan Transaksional
Pilihan
-
Diseret dari Gang ke Jalan! Kronologi Pedagang Cermin Tewas Dikeroyok Saat Demo Ricuh
-
Senayan Kondusif: Tol Dalam Kota Normal dan Blokade Jalan Dibuka Pasca Bentrok 27 Agustus
-
Ada Isu Aksi Demo Lanjutan, BEI Minta Investor Tak Panik
-
Admin Medsos dan Pengkritik Jadi Target Penangkapan Jelang Demo Agustus
-
3 Pesawat Tempur F16 'Rally' di Langit Jakarta Jumat Pagi, Ini Klarifikasi TNI AU
Terkini
-
Antisipasi Dampak Kemarau, Kemenhut Evakuasi Tiga Orangutan dari Permukiman Ketapang
-
Hery Gunardi Raih Bakti Koperasi Pradana Nayaka, Tegaskan Komitmen BRI untuk Ekonomi Kerakyatan
-
Semarak Merah Putih di Sofifi, BRI Dorong UMKM dan Potensi Ekonomi Desa
-
Asap Karhutla Kalimantan Sampai ke Negara Tetangga, Ini Kata BMKG
-
Kejutan BRI di Taiwan, Yuni Akhirnya Bertemu Sang Ibu Setelah Hampir Satu Dekade