Jasad yang diduga merupakan Iwan Budi Paulus tersebut ditemukan tidak dalam kondisi lengkap anggota tubuhnya. Jasad tersebut ditemukan tanpa kepala, kedua tangan, serta kaki kanan.
Saat ini, polisi menunggu hasil pemeriksaan laboratorium forensik apakah jasad tersebut dimutilasi setelah atau sebelum terbakar dan/atau bagian tubuh jasad tersebut terbawa hewan liar.
"Penemuannya kan di tempat terbuka, kemungkinan bagian tubuh itu terbawa hewan liar bisa juga, atau memang sengaja dihilangkan," kata Irwan Anwar.
Jika memang bagian tubuh tersebut dipotong dengan menggunakan benda tajam atau pisau maka akan diketahui dalam proses pemeriksaan di laboratorium forensik tentang adanya bekas potongan.
Selain terkait kondisi tubuh yang tidak utuh, polisi juga menemukan fakta bahwa korban sudah dalam kondisi meninggal dunia sebelum dibakar.
Dengan demikian, polisi memiliki kesimpulan ada tindak kejahatan dalam penemuan jasad tersebut berkaitan dengan kondisi yang sudah meninggal dunia sebelum dibakar.
Berdasarkan kondisi tersebut, kepolisian tetap akan melakukan penyelidikan, terlepas jasad tersebut merupakan Iwan Budi Paulus, PNS Pemkot Semarang yang dilaporkan hilang sejak beberapa pekan lalu, atau bukan.
Hubungan dengan Kasus Korupsi
Hilangnya Iwan Budi Paulus disangkutpautkan dengan penyelidikan dugaan tindak pidana korupsi pengalihan aset di lingkungan Pemerintah Kota Semarang pada 2010.
Baca Juga: Mobil Goyang, Dua PNS Terciduk Mesum: Alasan Cari Sensasi, Setiap Adegan Direkam
Kasus tersebut saat ini sedang ditangani Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Jawa Tengah. Adapun Iwan Budi, diduga merupakan salah seorang saksi yang mengetahui dugaan tindak pidana korupsi tersebut.
Iwan kemudian dikabarkan hilang tepat sehari sebelum jadwal dimintai keterangan sebagai saksi.
Pemeriksaan yang dijadwalkan pada 25 Agustus 2022 tersebut, menurut Direktur Reserse Kriminal Khusus Polda Jawa Tengah Kombes Pol. Dwi Subagyo, merupakan panggilan resmi pertama terhadap Iwan.
Meski merupakan panggilan resmi yang pertama, polisi menyebut komunikasi dengan Iwan Budi tentang penyelidikan perkara itu sudah dilakukan beberapa kali sebelum akhirnya memutuskan untuk melayangkan surat resmi guna pemeriksaan.
Kini, meski Iwan Budi tak lagi bisa ditemui, kepolisian memastikan penyelidikan dugaan korupsi di lingkungan Pemerintah Kota Semarang itu tetap berjalan.
Menurut pihak kepolisian, Iwan bukanlah saksi kunci serta bukan satu-satunya saksi yang akan dimintai keterangan dalam pengungkapan perkara ini.
Tag
Berita Terkait
-
Mobil Goyang, Dua PNS Terciduk Mesum: Alasan Cari Sensasi, Setiap Adegan Direkam
-
Sosok Mantan Kapolres AKBP Dalizon Yang Mengaku Setor Uang Suap Proyek Muba Rp4,25 Miliar ke Pejabat Polda
-
Miris, Gibran dan Susi Ikut Komentari Video Oknum ASN Tendang Motor Wanita
-
PNS Kabupaten Sinjai Tendang Pengendara Motor, Bupati Andi Seto: Kita Tindak Tegas
-
Jasad Terbakar Tanpa Kepala Diduga Pegawai Bapenda, Saksi Kasus Dugaan Korupsi
Terpopuler
- 5 Moisturizer yang Cocok untuk Kulit Kering dan Kusam di Usia 40 Tahun ke Atas
- 4 HP Kamera 200 MP Under Rp5 Juta untuk Foto dan Video Kualitas Tinggi
- 5 Lipstik Wardah yang Tahan Lama Saat Hujan dan Tidak Mudah Luntur Saat Makan
- 3 Sepatu Lari Lokal untuk Full Marathon, Ini Spesifikasi dan Harganya
- Sering Dijual Lebih Murah, Apakah Sepatu di Sports Station Ori?
Pilihan
-
Resmi, MA Putuskan Suket Penyetaraan Ijazah Gibran Tidak Sah
-
Kembangkan AURA, Suara.com Raih AMSI Awards 2026 di Bidang Inovasi Produk dan Pemanfaatan AI
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
Terkini
-
BRI Raih 4 Penghargaan, Perkuat Komitmen Dukung Digitalisasi dan UMKM
-
BRI Konsisten Buyback Saham untuk Optimalkan Nilai Pemegang Saham
-
Sempat Mangkir, Pamar Lubis Kini Ditahan Polda Kalbar
-
BRI Buka Peluang Karier Bagi Talenta Muda Lewat Program Magang Nasional
-
BRI Rayakan Perjalanan 131 Tahun dengan Semangat Kolaborasi dan Kepedulian