SuaraKalbar.id - Intensitas hujan yang tinggi sejak Selasa malam (13/9) hingga Rabu pagi menyebabkan akses jalan utama dari Kecamatan Belitang menuju Kecamatan Belitang Hulu, Kabupaten Sekadau, Kalimantan Barat terendam air banjir.
"Tingginya intensitas hujan membuat air Sungai Setalon meluap hingga ada beberapa titik di jalur dari Kecamatan Belitang menuju Belitang Hulu dan sebaliknya terendam air banjir dengan ketinggian bervariasi atau hingga lutut orang dewasa," kata Tokoh Pemuda Desa Maboh Permai, Robby Sugara saat dihubungi di Sekadau, Rabu (14/9/2022).
Menurut Robby, ada beberapa rumah warga dekat aliran Sungai Setalon yang terdampak atau terendam akibat luapan air sungai itu.
"Warga mengeluh, setiap hujan deras selalu banjir. Walaupun sudah dilakukan normalisasi pada sungai itu, tetapi tetap saja masih banjir apabila musim hujan," katanya.
Sementara itu, Kepala Desa Maboh Permai, Sebastianus mengimbau agar warga yang berada di sekitar aliran Sungai Setalon untuk tetap waspada.
"Warga yang melintas di jalur jalan yang terendam banjir agar berhati-hati agar tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan. Kami berharap dinas terkait secepatnya melakukan pembersihan Sungai Setalon, karena sudah dangkal di bagian hilir sungai itu," katanya.
Sementara itu, Camat Belitang Herman mengatakan, untuk sementara pihaknya sudah melaporkan kejadian banjir itu ke Pemkab Sekadau.
Warga agar lebih meningkatkan kewaspadaan agar tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan, ujarnya.
"Selain itu juga warga sebaiknya mengungsi sementara bagi yang rumahnya terendam air, serta mengamankan barang-barang berharganya. Hal ini untuk mengantisipasi jika curah hujan meningkat dalam beberapa hari ini," katanya. Antara
Baca Juga: Hoaks Mudah Viral di Medsos, BIN Imbau Masyarakat Kalbar Tak Mudah Terpengaruh
Berita Terkait
-
Hoaks Mudah Viral di Medsos, BIN Imbau Masyarakat Kalbar Tak Mudah Terpengaruh
-
Memasuki Musim Hujan, Ini Aturan Pakai Lampu Hazard yang Benar untuk Sepeda Motor
-
Aspri Wakil Bupati Kayong Utara Disinyalir Pengatur Proyek, Rani: Bukan Rahasia Umum Sudah Jadi Omongan di Warung Kopi
-
Sosok Kuat Ma'aruf Punya Istri dan Dua Anak di Bogor, Dikenal Punya Jiwa Sosial Tinggi
-
Samarinda Banjir, Kawasan Sentosa Airnya Seleher Pria Ini, Warganet: Tambang Ria-Tambang Ria
Terpopuler
- Kenapa Maudy Ayunda Disebut Tak Napak Tanah? Ini Kronologinya
- 3 Rekomendasi Helm Half Face Rp200 Ribuan yang Paling Dicari Bikers, Nyaman Buat Harian
- Defisit APBN 'Cuma' 0,91 Persen, Purbaya Khawatir Kementerian-Lembaga Minta Anggaran Tambahan
- Viral Karnaval Mirip Ritual Satanisme di Pekalongan, Ada Penyembelihan Hewan dan Okultisme
- Polisi Sebut Wanita di Video Viral Biksu Thailand Mendadak Kaya Sejak Bolak Balik Masuk Kuil
Pilihan
-
Dilantik Jadi Menkeu, Suahasil Akui Tak Berkomunikasi Dengan Purbaya
-
Purbaya Diganti, Nilai Tukar Rupiah Langsung Loyo ke Level Rp17.699
-
Resmi! Menkeu Purbaya Dicopot, Diganti Suahasil Nazara
-
Ada Pelantikan di Istana Sore Ini, Pratikno Ngaku Dapat Undangan Mendadak
-
Update Reshuffle Kabinet Hari Ini: Menlu Sugiono Dikabarkan Diganti
Terkini
-
Belajar Rupiah dari Anak-Anak: Nilainya Berbeda, Bangganya Harus Sama
-
IPOSC 2026 Digelar Saat Karhutla Parah, Muncul Desakan agar Acara Sawit Dibatalkan
-
KM Virgo 8 Dikira Tenggelam, Menhub Ungkap Kondisi Terbaru Kapal Ternyata Terbalik
-
5 Tahun Holding Ultra Mikro Naikkelaskan Jutaan UMKM
-
Dari PMI Jadi Pengusaha, Tati Purwanti Bawa Bubur Cirebon ke Jantung Kota Taipei