Karyanya bagi dunia pendidikan, etika moral, tata kenegaraan, dan tata hubungan serta kesusilaan antar sesama manusia, juga manusia dengan Tuhan Sang Pencipta, demikian besar pengaruhnya pada bangsa Asia pada umumnya.
Ajarannya disebut agama Ru (Ru-jiao) atau di Indonesia disebut sebagai agama Konghucu. Jika para nabi sebelumnya di dalam Ru Jiao pada umumnya seorang raja dan keturunan istana, maka Nabi Kong Zi saat dilahirkan sebagai bagian dari rakyat kebanyakan negeri Lu.
Nabi Besar Kong Zi, bernama Kong Qiu alias Zhong Ni adalah putera perwira Kong Shu Liang He dan ibunda Yan Zheng Zai bukan seorang bangsawan istana.
Kelebihan spiritual Nabi Kong Zi yang menyebabkan ia dihormati oleh seluruh umat Tuhan (Tian Min) di zaman Chun Qiu (bagian dari masa kekuasaan dinasti Zhou). Dari raja sampai rakyat jelata, utamanya kaum cendekiawan. Antara
Berita Terkait
-
Selidiki Penyebab Kebakaran di Kantor Balitbang Kalbar, Polisi Minta Masyarakat Tidak Berspekulasi Negatif
-
Prakiraan Cuaca di Wilayah Kalbar Hari Ini Kamis 22 September 2022
-
Wapres Ma'ruf Amin Menyerahkan Bantuan kepada Warga Pontianak di Pendopo Gubernur Kalbar
-
Seorang Warga Mempawah Ditemukan Tewas Bersimbah Darah Diduga Dibunuh Teman-Temannya
-
Wapres Minta Percepatan Reformasi Polri untuk Raih Kepercayaan Publik
Terpopuler
- Ogah Bayar Tarif Selat Hormuz ke Iran, Singapura: Ingat Selat Malaka Lebih Strategis!
- Harga Minyak Dunia Turun Drastis Usai Pengumuman Gencatan Senjata Perang Iran
- Proyek PSEL Makassar: Investor Akan Gugat Pemkot Makassar Rp2,4 Triliun
- 5 Rekomendasi Tablet Murah dengan Keyboard Bawaan, Jadi Lebih Praktis
- Sepeda Lipat Apa yang Murah dan Awet? Ini 5 Rekomendasi Terbaik untuk Gowes
Pilihan
-
Mendadak Jakarta Blackout Massal: Sempat Dikira Peringatan Hari Bumi, MRT Terganggu
-
Benjamin Netanyahu Resmi Diseret ke Pengadilan Duduk di Kursi Terdakwa
-
Biadab! Israel Bunuh Jurnalis Al Jazeera di Gaza pakai Serangan Drone
-
Iran Tuduh AS-Israel Langgar Kesepakatan, Gencatan Senjata Terancam Batal
-
Jambret Bersenjata di Halmahera Semarang: Residivis Kambuhan yang Tak Pernah Belajar
Terkini
-
Harga TBS Kelapa Sawit Kalbar April 2026 Tembus Rp3.726 Per Kilogram, Ini Rinciannya
-
Cara Menghilangkan Bekas Luka Gatal dengan Salep Herbal Lokal Khas Suku Dayak, Benarkah Ampuh?
-
Tips Memilih Helm yang Nyaman dan Tidak Bikin Pusing untuk Perjalanan Jauh Trans Kalimantan
-
Dana Hibah Rp15 Miliar Kampus di Singkawang Diusut, Mengapa Sempat Masuk Rekening Pribadi?
-
7 Hal yang Menentukan Harga AC di Pasaran