SuaraKalbar.id - Baru-baru ini Ustaz Ebit Lew mengunjungi tempat hiburan malam (club) yang ada di wilayah Jakarta.
Ustaz Ebit Lew yang merupakan jamaah tabligh asal Negeri Jiran Malaysia tersebut datang untuk bertemu dengan beberapa 'wanita malam' yang ada di sana.
Ustaz Ebit Lew sendiri diketahui sudah beberapa kali melakukan kunjungan dakwah ke beberapa kota besar di Indonesia. Bahkan beberapa videon dakwahnya di Indonesia viral di media sosial.
"Malam tadi pergi club malam berjumpa wanita menjadi wanita malam (prostitute)di Jakarta. Ada yang Islam dan bukan Islam." ujar ustaz Ebit Lew dikutip dari unggahan akun instagramnya.
Menurut sang Ustaz, para wanita tersebut mengenalnya karena sering melihat di media sosial.
Pada kesempatan tersebut, Ustaz Ebit Lew meminta waktu sebentar kepada para wanita tersebut untuk berbincang. Para wanita itu pun tak keberatan dengan permintaan sang Ustaz bahkan meminta foto bersama.
Menurut Ustaz Ebit, mereka berbincang tentang Islam dan hubungan dengan Allah.
"Banyak soalan tentang Islam dan hubungan dengan Allah serta rindukan ibubapa. Baik-baik semuanya mendengar dan bertanya." lanjutnya.
Dirinya mengungkapkan, aebagian wanita malam yang ditemuinya tersebut telah menjual diri semenjak umur 14 tahun.
Baca Juga: Pemprov DKI Anggarkan Rp 180 Miliar Bangun Ulang Sembilan Pasar
"Mulanya kerana keluarga susah dan terdesak ingin membantu keluarga." katanya.
Sementara itu, Ada juga sebagian ibu tanpa suami yang membesarkan anak seorang diri.
"Semua menangis je bila saya mula cakap. Allah sayang kita dia beri banyak nikmat. Teresak-esak menangis. Katanya tengok Pak Ustadz rindukan ibubapa. Rindu nak dekat pada Allah. Terkejut rasa bila tiba-tiba semua menangis walau mungkin tak faham semua perkataan saya. Allah Maha Penyayang. Sentiasa mengetuk hati hambanya. Kita semua sedang diuji. Atas jalan yang sama belum tahu nasib kita disana. Untuk dekat pada Allah selalu mengajak orang lain dekat pada Allah." ungkap sang Ustaz.
Menurutnya, dari wanita malam yang ditemuinya tersebut, ada yang sudah lama ingin berubah namun belum memiliki kekuatan. Ustaz pun memberikan motivasi dan menguatkan untuk beralih ke pekerjaan yang lain.
"Ingin cari rezeki yang halal walau mungkin susah. Saya 'capek' ustaz. Meluah rasa penat jadi begini. Rindu nak sujud pada Allah." tulis Ustaz Ebit menirukan perkataan wanita malam di klub itu.
Pada kesempatan tersebut, Ustaz Ebit Lew memberikan hadiah para wanita itu baju dan kerudung.
Berita Terkait
-
Pemprov DKI Anggarkan Rp 180 Miliar Bangun Ulang Sembilan Pasar
-
Buruh Long March dari Bogor ke Jakarta, Tuntut Jokowi Empat Hal Ini
-
Dipolisikan soal Konten, Alvin Lim Tuding Jaksa Anti Kritik: Siap Buktikan Itu Bukan Berita Bohong
-
Anies Baswedan Tunggu Undangan Partai Untuk Maju Pilpres 2024, PKS: Dukung Pak Gubernur
-
3 Klub BRI Liga 1 yang Cocok Diperkuat Elkan Baggott Jika Tinggalkan Ipswich Town
Terpopuler
- 6 Motor Listrik Paling Kuat di Tanjakan 2026, Anti Ngeden dan Tetap Bertenaga
- Therese Halasa, Perempuan Palestina yang Tembak Benjamin Netanyahu
- Harga Minyak Dunia Turun Drastis Usai Pengumuman Gencatan Senjata Perang Iran
- Proyek PSEL Makassar: Investor Akan Gugat Pemkot Makassar Rp2,4 Triliun
- Sepeda Lipat Apa yang Murah dan Awet? Ini 5 Rekomendasi Terbaik untuk Gowes
Pilihan
-
Jambret Bersenjata di Halmahera Semarang: Residivis Kambuhan yang Tak Pernah Belajar
-
Regime Change! Kongres AS Usul Donald Trump dan Menteri Perang Dicopot Pekan Depan
-
Kebakaran di Gedung Satreskrim Polres Jakarta Barat, 13 Mobil Damkar Dikerahkan
-
90 Menit yang Menentukan! Trump Tak Jadi Pakai Senjata Nuklir ke Iran karena Ditekan?
-
Donald Trump Umumkan Gencatan Senjata Perang Iran Selama Dua Pekan
Terkini
-
Cara Menghilangkan Bekas Luka Gatal dengan Salep Herbal Lokal Khas Suku Dayak, Benarkah Ampuh?
-
Tips Memilih Helm yang Nyaman dan Tidak Bikin Pusing untuk Perjalanan Jauh Trans Kalimantan
-
Dana Hibah Rp15 Miliar Kampus di Singkawang Diusut, Mengapa Sempat Masuk Rekening Pribadi?
-
7 Hal yang Menentukan Harga AC di Pasaran
-
BMKG: Kalbar Masuk Waspada 6-12 April, Hujan Turun Tapi Risiko Karhutla Meningkat