SuaraKalbar.id - Gubernur Kalimantan Barat (Kalbar) Sutarmidji memberikan bantuan sosial (bansos) pangan untuk daerah Sambas hingga ke kawasan perbatasan Indonesia-Malaysia, yakni Temajuk.
Atas hal tersebut, Bupati Sambas Satono memberikan apresiasi kepada Gubernur.
"Alhamdulillah, kita semua patut bersyukur karena Bapak Gubernur Kalimantan Barat sudah ke sekian kalinya datang ke kampung kita membawa dan membagikan bantuan sembako," kata Satono di Sambas, Minggu (25/9/2022).
Dirinya mengungkapkan bahwa bansos pangan yang diserahkan gubernur Kalbar langkah cepat untuk mengendalikan dan memitigasi dampak inflasi yang diakibatkan kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) beberapa waktu lalu.
"Dalam kesempatan pembagian bansos, saya minta masyarakat Temajuk harus bersatu padu, membangun kampung halaman kita ini, jangan sampai ketinggalan kereta. Kita harus mampu menunjukkan bahwa masyarakat Temajuk itu bisa. Jangan bercerai berai apalagi saling berselisih," ungkapnya.
Sebelumnya, Satono juga mendampingi Gubernur Kalbar membagikan bantuan sembako di Kecamatan Sambas yang diberikan kepada masyarakat kurang mampu.
Sementara itu, Sutarmidji dalam kunjungannya ke Kabupaten Sambas melakukan berbagai kegiatan di antaranya pembagian paket sembako bahan pangan bagi penerima manfaat sebanyak 2.000 paket yang dilakukan di enam titik lokasi.
Lokasi tersebut yakni Desa Saing Rambi dan Lumbang dipusatkan di Rambi Resto Cafe, Desa Pasar Melayu dipusatkan di Yayasan Pemadam Kebakaran, Desa Temajuk, Paloh, Kantor Camat Galing, Desa Sepadu, Teluk Keramat dan terakhir di Pondok Pesantren M. Basiuni Imran.
Gubernur mengungkapkan bahwa dalam memitigasi inflasi pihaknya melakukan dua langkah utama yakni pemberian bansos pangan dan pasar murah.
Baca Juga: Polisi di Purwakarta Lakukan Hal Ini Cegah Kelangkaan BBM
"Bansos disebar di seluruh kabupaten atau kota di Kalbar total sekitar 15.000 paket. Kemudian pasar murah gencar dilakukan," kata dia.
Berita Terkait
-
Polisi di Purwakarta Lakukan Hal Ini Cegah Kelangkaan BBM
-
Truk Tangki BBM Tabrak Warung, Empat Orang Tewas
-
Tekan Inflasi, 1,5 Ton Cabai Didatangkan dari Magelang
-
Jalankan Bisnis Penampungan BBM Ilegal, Polisi Berpangkat Aipda Dijebloskan ke Ruang Khusus
-
Polisi Pangkat Aipda di Sumsel Pelaku Kasus Solar Ilegal: Gudang Terbakar, Ngaku Baru 5 Bulan
Terpopuler
- Kenapa Maudy Ayunda Disebut Tak Napak Tanah? Ini Kronologinya
- Menteri Keuangan Purbaya Diganti Hari Ini? Wakilnya Sudah ke Istana Pakai Jas
- Status Terbaru Anak Purbaya: Mafia Ancam Presiden Dibalik Pemecatan Bapak, Ada Foto Raja Juli
- Update Reshuffle Kabinet Hari Ini: Menlu Sugiono Dikabarkan Diganti
- Resmi! Menkeu Purbaya Dicopot, Diganti Suahasil Nazara
Pilihan
-
Dari Aceh hingga Nusa Tenggara, Membaca Peta Ancaman Megathrust Indonesia
-
Kabar Buruk dari Italia: Jay Idzes Cedera 30-35 Hari Absen Bela Timnas Indonesia
-
Purbaya Ogah Bicara Panjang Saat Sertijab Menkeu ke Suahasil: Terima Kasih Semua
-
Apa Salah Purbaya hingga Dipecat Lewat Panggilan Telepon?
-
Pejabat Kantor Pertanahan Terjaring OTT KPK di Jakarta dan Bogor
Terkini
-
PN Pontianak Tolak Praperadilan Pamar Lubis, Penyidikan Dugaan Penyerobotan Lahan Berlanjut
-
Belajar Rupiah dari Anak-Anak: Nilainya Berbeda, Bangganya Harus Sama
-
IPOSC 2026 Digelar Saat Karhutla Parah, Muncul Desakan agar Acara Sawit Dibatalkan
-
KM Virgo 8 Dikira Tenggelam, Menhub Ungkap Kondisi Terbaru Kapal Ternyata Terbalik
-
5 Tahun Holding Ultra Mikro Naikkelaskan Jutaan UMKM