SuaraKalbar.id - Viral video sejumlah siswa di Anjongan, Mempawah, Kalimantan Barat, tampak menumpangi sebuah mobil pickup terbuka demi dapat bersekolah.
Lewat video yang dibagikan oleh akun Instagram @tkp_pontianak2018, sejumlah siswa tampak rela bertumpuk sambil menahan diri dalam posisi berdiri mencoba bertahan pada mobil pickup yang melaju tersebut.
Dalam video tersebut, terlihat pula terdapat beberapa siswa yang duduk namun pada posisi atas pickup yang cukup tinggi.
Tak hanya itu, mobil pickup yang melebihi kapasitas itu terlihat sesak dipenuhi oleh siswa laki-laki maupun perempuan yang tampak sangat membahayakan keselamatan para siswa tersebut.
“dapat kita lihat anak-anak sekolah ini pada berdiri di kendaraan. Kasian sekali coba kalau terjadi apa-apa dijalanan, tentu nyawa menjadi taruhan,” ujar seorang warga yang merekam video tersebut.
Dalam video, terdengar warga tersebut turut menyinggung perihal anggaran mobil dinas senilai Rp 2 miliar yang muncul dalam materi APBD Mempawah Perubahan TA 2022.
Warga tersebut menyebutkan, harusnya pihak pemerintah dapat menyediakan angkutan kendaraan pelajar demi keselamatan siswa daripada untuk mobil dinas.
“Kepada pemerintah Kabupaten Mempawah dimana hati nurani anda, terutama Bupati mempawah? Coba lihat, daripada anggaran mobil dinas Rp 2 miliar dijadikan, lebih baik siapkan bus angkutan untuk pelajar,” pungkas warga tersebut.
Video tersebut lantas cukup viral dan banyak menarik perhatian publik, tak sedikit netizen yang tampak setuju dengan pernyataan yang disebutkan oleh warga dalam video itu.
Baca Juga: Steven Punya 3 Kasus Hukum, Jessica Iskandar Minta Polisi untuk Menjemput Paksa
“Harus gerak cepat Bupati. Sebelum kejadian naas kek di (Kabupaten) Landak terjadi,” tulis @afr***
“Jangan sampai ada tragedi lainnya lagi tolong Pemerintah berikan bus sekolah buat para pelajar,” ketik @wil***
“Boleh pak Gubernur tindaklanjuti agar bawahan peka sedikit untuk memfasilitasi untuk setiap daerah bisa sekolah yang layak agar anak-anak yang niat benar-benar mau sekolah bisa dengan aman menuntut ilmu, jangan anggaran untuk daerah yang hanya memprioritaskan kepuasan diri sendiri tapi warganya tidak merasakan manfaatnya sekian dan terima kasih,” tambah @mun*** sambil menandai akun milik Sutarmidji, Gubernur Kalimantan Barat.
Kontributor: Maria
Tag
Berita Terkait
-
Steven Punya 3 Kasus Hukum, Jessica Iskandar Minta Polisi untuk Menjemput Paksa
-
Rakor dengan TGIPF, APPI Minta Polisi Tak Bawa Mobil Rantis Lagi Saat Pertandingan Bola
-
GranMax Jadi Salah Satu Kontributor Penting, Ini Peraih Tiga Besar Penjualan Daihatsu Jabar
-
Pengacara Jesicca Iskandar Tiba-tiba Datangi Bareskrim Polri: Laporan Polisi Menjamin Kepastian Hukum?
-
Berikan Dukungan Acara Daihatsu dan Pemprov Jabar, Gubernur Ridwan Kamil Soroti Ekonomi Kreatif 120 Unit GranMax Moko
Terpopuler
- 4 HP dengan Baterai 7000 mAh Terbaik 2026, Anti Lowbat Seharian Cocok untuk Ojol
- Siapa Ginka Febriyanti yang Dituding Ikut Demo Bayaran dan Kini jadi Komisaris Pertamina Retail
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
- 4 Sepatu Lari Ardiles Terbaik Paling Laris di Shopee, Lengkap Review dan Harganya
- Sering Mati Listrik? Ini 4 Genset Mini 1000 Watt yang Irit dan Tidak Berisik
Pilihan
-
Lagi! Peserta Latsarmil Kopdes Merah Putih Meninggal, Rifki Renaldi Jadi Korban Ke-4
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Gudang Balepress Rp16,4 Miliar Diamankan di Kalbar, Kenapa Pemiliknya Misterius?
-
Mahasiswi Stikes PHI Bekasi Asal Ketapang Meninggal Dunia, Keluarga Minta Kematian Diusut Tuntas
-
UMKM Kuliner Pontianak Manfaatkan Layanan Pengiriman untuk Jangkau Pasar Nasional
-
Uang Negara Rp1,4 Triliun Berhasil Diselamatkan, Kejati Pastikan Perbankan Tak Nikmati Dana Ilegal
-
Ratusan Mahasiswa Kalbar Gelar Aksi di Digulis, Bawa 16 Tuntutan untuk Pemerintah