SuaraKalbar.id - Baru-baru ini viral sebuah video seorang suami membuat konten perihal usia kehamilan yang sedang dikandung oleh istrinya (29/10/22).
Lewat video yang dibagikan oleh akun Instagram @lambe_turah, terlihat seorang suami tampak mengambil latar video yang merekam dirinya tengah berada di sebuah tempat pengecekan kehamilan.
Dalam video tersebut, sang suami menyebutkan dirinya baru pulang dari perantauan beberapa waktu lalu lalu tanpa sepengetahuan istri.
Namun meskipun sudah pulang, pria tersebut mengakui dirinya tak langsung melakukan hubungan suami istri karena mengetahui istrinya sedang haid.
"Singkat cerita aku pulang merantau tanpa sepengetahuan istri pas tiba dirumah istri juga masih dalam keadaan haid gak mungkin dong langsung berhubungan," tulis pria tersebut.
Selang satu bulan lebih setelah kepulangannya, ia mendapati sang istri terlihat tak sehat hingga akhirnya memutuskan untuk melakukan pengecekan.
"setelah sebulan lebih istri ngerasa gak enak badan, kemudian dia pun ngecek kehamilan," lanjut pria tersebut dalam videonya.
Sesuai perkiraan, ternyata sang istri benar tengah mengalami kehamilan namun bukannya merasa bahagia, pria tersebut menyebutkan dirinya juga merasa bimbang karena menurut bidan usia kehamilan istrinya telah menginjak usia dua bulan.
"Alhasil positif antara senang dan bimbang, ternyata sudah dua bulan setelah cek bidan," tambahnya.
Baca Juga: Suami sampai Guru Ngaji, Ini Peran dan Nasib 3 Tersangka Buntut Kasus Wanita Terobos Istana
Terlihat bingung dalam unggahannya, pria tersebut lantas bertanya-tanya mengapa usia kehamilan sang istri bisa menduduki dua bulan padahal dirinya baru sebulan lebih berada di rumah. Bahkan, dirinya juga tampak sempat membuat kecurigaan bahwa istrinya berselingkuh dan mengandung anak tetangga.
"Yang jadi pertanyaan aku dirumah baru sebulan setengah terus yang setengah bulannya punya siapa? Masa punya tetangga," pungkas pria tersebut sambil memberikan emoticon meledek.
Unggahan tersebut lantas menarik cukup banyak perhatian publik, namun bukannya mendapat pembelaan, pria tersebut malah menuai berbagai bullyan dari netizen karena seharusnya menanyakan hal tersebut ke bidan bukan menjadikannya konten.
"Harusnya langsung kau tanya sama bidannya pas pemeriksaan, biar tidak terlihat bodoh oleh semua orang," tulis @han**
"Bapaknya pintar bikin anak, nggak pintar itung-itungan usia ke hamilan. Jangan sampai jadi fitnah untuk istrimu pak. Tanyalah ke bidan atau dokter yang periksa," ketik @put**
"Hadehhh... Pentingnya Edukasi sebelum nikah," tambah @mia**
Berita Terkait
-
Suami sampai Guru Ngaji, Ini Peran dan Nasib 3 Tersangka Buntut Kasus Wanita Terobos Istana
-
Regi Datau Benar Selingkuh? Ayu Dewi Curhat ke Nagita Slavina: Berat ke Anak-Anak..
-
Biar Enggak Pegal, Pekerja Ini Punya Cara Unik Aduk Es Teh
-
Siapa Suami Siti Elina Penerobos Istana? Ternyata Pernah Ucap Janji Setia ke Organisasi NII
-
Kisah Mengharukan Mahasiswi UGM yang Diwisuda Ibunya Sendiri, Langsung Sungkem
Terpopuler
- Link Download Gratis Ebook PDF Buku Broken Strings, Memoar Pilu Karya Aurelie Moeremans
- Biodata dan Agama DJ Patricia Schuldtz yang Resmi Jadi Menantu Tommy Soeharto
- Kronologi Pernikahan Aurelie Moeremans dan Roby Tremonti Tak Direstui Orang Tua
- 5 Sepatu Jalan Lokal Terbaik Buat Si Kaki Lebar Usia 45 Tahun, Berjalan Nyaman Tanpa Nyeri
- DPUPKP Catat 47 Hektare Kawasan Kumuh di Kota Jogja, Mayoritas di Bantaran Sungai
Pilihan
-
Hari Ini Ngacir 8 Persen, Saham DIGI Telah Terbang 184 Persen
-
Mengapa Purbaya Tidak Pernah Kritik Program MBG?
-
Kuburan atau Tambang Emas? Menyingkap Fenomena Saham Gocap di Bursa Indonesia
-
Nama Orang Meninggal Dicatut, Warga Bongkar Kejanggalan Izin Tanah Uruk di Sambeng Magelang
-
Di Reshuffle Prabowo, Orang Terkaya Dunia Ini Justru Pinang Sri Mulyani untuk Jabatan Strategis
Terkini
-
3 Skincare Wardah dengan Niacinamide Terbaik untuk Kulit Cerah dan Sehat
-
Kejagung Telah Periksa Mantan Bupati Konawe Utara soal Izin Tambang
-
Dishub Pontianak Siapkan Transportasi Massal BTS, Dilengkapi Teknologi ITS dan ADAS
-
Korban Meninggal Akibat Bencana di Sumatera Mencapai 1.189 Orang
-
Bank Kalbar Targetkan Penyaluran KUR Rp1 Triliun pada 2026