SuaraKalbar.id - Nasib malang menimpa seorang lelaki berinisial AM usai diduga menjadi korban penipuan yang dilakukan oleh calon istrinya sendiri.
Kejadian bermula saat AM memiliki calon istri yang hendak dinikahi berisial SA.
MA mengenal SA dari media sosial Tinder sejak Minggu, 21 November 2021.
Suatu ketika, SA meminta uang sebesar Rp87 juta kepada MA.
MA beralasan, uang tersebut akan digunakan untuk keperluan menikah mereka meliputi mahar, biaya gedung, jasa penghulu hingga sewa apartemen.
AM pun tanpa ragu menuruti permintaan SA dan mentransfer uang yang diminta ke rekening SA.
Apalagi sebelumnya SA juga mengaku hamil. Saat mengaku hamil, SA juga sempat meminta uang Rp30 juta untuk melakukan aborsi.
Namun anehnya, saat itu SA tak mau ditemui. Bahkan saat AM yang bekerja sebagai konsultan pajak itu mau bertanggung jawab menikahinya, SA malah selalu menghindar dengan berbagai macam alasan
"Namun, ternyata SA meminta untuk tidak menemuinya dengan alasan supaya sepupunya tidak diketahui kehamilannya dan terlapor sebelum menikah ngotot harus menggugurkan kandungan," kata kuasa Hukum AM, Muhammad Khoiri mengutip Antara pada Kamis (22/12/2022).
Baca Juga: Beli Rumah Senilai Miliaran Rupiah, Adipati Dolken Jadi Korban Penipuan
Tk hanya sampai di situ, Khoiri mengungkapkan, SA bahkan berani melayangkan anacaman terhadap AM.
"SA mengancam AM mengaku memiliki paman seorang Kapolres yang tidak disebutkan bertugas di mana," ujarnya.
Atas kejadian tersebut, AM melalui tim kuasa hukumnya melaporkan calon istrinya tersebut ke polisi.
Saat ini, polres Metro Jakarta Selatan (Polrestro Jaksel) sedang menyelidiki wanita terduga penipu biaya nikah tersebut.
"Iya laporan sudah kami terima dan sedang dilakukan penyelidikan," kata Kepala Seksi (Kasi) Humas Polres Metro Jakarta Selatan AKP Nurma Dewi di Jakarta, Rabu.
Berita Terkait
-
Beli Rumah Senilai Miliaran Rupiah, Adipati Dolken Jadi Korban Penipuan
-
Waspada! Ini Jenis dan Upaya Antisipasi Penipuan Digital yang Harus Dipahami
-
Harta Doni Salmanan Dikembalikan dan Bebas Ganti Rugi, Netizen: Jadi Orang Kaya Lagi
-
Waspada! Ini Beberapa Modus Penipuan Digital yang Manfaatkan Kelengahan Calon Korban
-
Tak Terbukti Melakukan Tidak Pidana, Harta Doni Salmanan Akan Dikembalikan?
Terpopuler
- Malaysia Tegur Keras Menkeu Purbaya: Selat Malaka Bukan Hanya Milik Indonesia!
- Lipstik Merek Apa yang Tahan Lama? 5 Produk Lokal Ini Anti Luntur Seharian
- 5 Pilihan Jam Tangan Casio Anti Air Mulai Rp100 Ribuan, Stylish dan Awet
- Warga 'Serbu' Lokasi Pembangunan Stadion Sudiang Makassar, Ancam Blokir Akses Pekerja
- 5 HP Infinix Rp3 Jutaan Spek Dewa untuk Gaming Lancar
Pilihan
-
Kopral Rico Pramudia Gugur, Menambah Daftar Prajurit TNI Korban Serangan Israel di Lebanon
-
Ingkar Janji Taubat 2021, Syekh Ahmad Al Misry Resmi Tersangka Kasus Pelecehan Santri
-
Sebagai Ayah, Saya Takut Biaya Siluman Terus Menghantui Pendidikan Anak di Masa Depan
-
Rugikan Negara Rp285 T, Eks Dirut Pertamina Patra Niaga Alfian Nasution Dituntut 14 Tahun Bui
-
Terungkap Jalur Gelap 10 Ton Pupuk Subsidi di Sumsel, Dijual ke Pihak Tak Berhak
Terkini
-
Proyek Harita Group Dikebut, Kayong Utara Bersiap Jadi Pusat Industri Alumina dan Aluminium
-
Harga Tabung Gas 12 Kilogram di Ketapang Tembus Rp260 Ribu, Warga Mulai Pangkas Belanja Dapur
-
5 Pondok Pesantren Favorit di Kalimantan Barat untuk PPDB 2026, Lengkap Estimasi Biaya dan Fasilitas
-
1.800 Warga Lokal Terserap Industri Bauksit Pulau Penebang
-
Di Balik Megahnya Kawasan Industri Pulau Penebang Ada 2 Perempuan Tangguh Menaklukkan Risiko Tinggi