SuaraKalbar.id - Kepolisian Resor (Polres) Kapuas Hulu, Provinsi Kalimantan Barat menyelidiki
Kasus penemuan potongan mayat bayi di jalan lingkar Mupa Desa Pala Pulau, Kecamatan Putussibau Utara, Kabupaten Putussibau, Kalimantan Barat (Kalbar) hingga kini masih dalam tahap penyelidikan.
Kepala Satreskrim Polres Kapuas Hulu AKP Joni menerangkan, saat ini pihaknya masih mengumpulkan keterangan dari berbagai pihak untuk mengungkap pelaku yang membuang bayi malang itu.
Menurut Joni, mayat bayi tersebut pertama kali ditemukan oleh Yosef di depan rumahnya, tepatnya di jalan Lingkar Mupa, Senin (20/3) sekitar pukul 15.00 WIB.
"Mayat bayi tersebut hanya tersisa setengah badan dari pusat sampai kaki, kepala dan setengah badan sudah hilang," kata Joni.
Ia pun berharap, agar pelaku yang membuang bayi itu segera ditemukan.
"Diperkirakan bayi itu baru berumur satu hari sejak dilahirkan, kami masih lakukan penyelidikan mendalam," ujarnya.
Adapun menurut penuturan Yosef, saat itu dirinya melihat seekor anjing membawa benda seperti bayi.
Karena penasaran, Ia pun mengejar anjing untuk memastikannya.
Baca Juga: Pembunuh Perempuan Bernama Rina di Cileungsi Ditangkap di Tangerang
Anjing tersebut lantas membuang benda mirip bayi itu sekitar 10 meter dari rumahnya.
Saat Yosef melihat, ternyata benar bahwa yang dibawa anjing tersebut potongan mayat bayi.
Atas kejadian tersebut, Yosef melaporkan kepada Ketua RT 05 Dusun Patinggi Sari Desa Pala Pulau untuk menyaksikan temuan mayat bayi tersebut.
Lantas, peristiwa tersebut dilaporkan ke pihak Polres Kapuas Hulu.
Antara
Berita Terkait
-
Catat, Polisi akan Langsung Bubarkan Kegiatan 'Sahur On The Road' Selama Ramadhan 2023, Ini Penjelasan Polda Jabar
-
Viral Polisi Pukul Polisi di Medan, Pelaku Ditangkap
-
Tak Sabar Antre ATM, Heboh Polisi Pukul Polisi di Medan
-
Konten Makan Babi Diproses, Lina Mukherjee Nggak Respect dengan Oknum Polisi
-
Keluarga Ungkap Banyak Kejanggalan, Kapolri Diminta Bentuk Tim Pengungkap Fakta Kematian Bripka AS
Terpopuler
- 6 Motor Listrik Paling Kuat di Tanjakan 2026, Anti Ngeden dan Tetap Bertenaga
- Therese Halasa, Perempuan Palestina yang Tembak Benjamin Netanyahu
- Harga Minyak Dunia Turun Drastis Usai Pengumuman Gencatan Senjata Perang Iran
- Proyek PSEL Makassar: Investor Akan Gugat Pemkot Makassar Rp2,4 Triliun
- Sepeda Lipat Apa yang Murah dan Awet? Ini 5 Rekomendasi Terbaik untuk Gowes
Pilihan
-
Jambret Bersenjata di Halmahera Semarang: Residivis Kambuhan yang Tak Pernah Belajar
-
Regime Change! Kongres AS Usul Donald Trump dan Menteri Perang Dicopot Pekan Depan
-
Kebakaran di Gedung Satreskrim Polres Jakarta Barat, 13 Mobil Damkar Dikerahkan
-
90 Menit yang Menentukan! Trump Tak Jadi Pakai Senjata Nuklir ke Iran karena Ditekan?
-
Donald Trump Umumkan Gencatan Senjata Perang Iran Selama Dua Pekan
Terkini
-
Tips Memilih Helm yang Nyaman dan Tidak Bikin Pusing untuk Perjalanan Jauh Trans Kalimantan
-
Dana Hibah Rp15 Miliar Kampus di Singkawang Diusut, Mengapa Sempat Masuk Rekening Pribadi?
-
7 Hal yang Menentukan Harga AC di Pasaran
-
BMKG: Kalbar Masuk Waspada 6-12 April, Hujan Turun Tapi Risiko Karhutla Meningkat
-
Saat Anggaran Diminta Hemat, Pejabat Kalbar Mau Retreat ke Luar Daerah: Apa Urgensinya?