SuaraKalbar.id - Anggota DPRD Kabupaten Ketapang dari Fraksi Partai Gerindra, Abdul Aen secara terang-terangan menyebut pelayanan PDAM Tirta Pawan, Ketapang, Kalimantan Barat, sangat buruk.
“Dari kemarin, kami anggota DPRD Ketapang itu sangat risau sekali menangani masalah ini, pelayanan buruk sekali, tidak selesai-selesai,” kesal Abdul Aen dikutip dari suarakalbar.co.id jejaring suara.com, Selasa (30/5/2023).
Menurut Abdul Aen, dirinya banyak mendapat laporan dari masyarakat yang merasa kesal, karena air dari PDAM sama sekali tak mengalir ke rumah rumah warga.
Terkait hal itu, Abdul Aen mengatakan bahwa pihaknya akan menjadwalkan pemanggilan petinggi perusahaan milik daerah yang bertugas sebagai penyedia air bersih tersebut.
Dirinya mengatakan pemanggilan ini guna mengetahui sejauh mana penanganan mereka dalam menghadapi musim kemarau.
Abdul Aen menegaskan, PDAM Ketapang harus benar-benar serius dalam menghadapai potensi masalah tersebut.
PDAM diminta untuk membuat langkah kongkret agar kekurangan air bersih dapat segera terselesaikan.
“Jangan di luar kita nampaknya hebat, di dalam kita bobrok, orang PDAM itu harus terbuka, bisa datang ke pak bupati atau ke kami sebagai anggota DPRD, kita bisa carikan solusi bersama, untuk kepentingan bersama,” katanya.
Baca Juga: 4 Anggota Satpol PP di Ketapang Ditangkap Polisi Terkait Kasus Narkoba
Berita Terkait
-
4 Anggota Satpol PP di Ketapang Ditangkap Polisi Terkait Kasus Narkoba
-
DPRD Sentil Plt Bupati Bogor, Minta Iwan Setiawan Turun ke Lapangan: Jangan Hanya Duduk di Meja
-
Dihajar Habis-habisan, Akhirnya SMAN 6 Garut Kembalikan Uang Sumbangan dan Serahkan Surat Pengganti Ijazah Wilda
-
Bastian Simanjuntak Resmi Jadi Anggota DPRD DKI dari Fraksi Gerindra Gantikan M Taufik
-
Lakukan Pungli Modus Turnamen Bola, Kasatpol PP Siak dan Anggotanya Ditangkap
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Gudang Balepress Rp16,4 Miliar Diamankan di Kalbar, Kenapa Pemiliknya Misterius?
-
Mahasiswi Stikes PHI Bekasi Asal Ketapang Meninggal Dunia, Keluarga Minta Kematian Diusut Tuntas
-
UMKM Kuliner Pontianak Manfaatkan Layanan Pengiriman untuk Jangkau Pasar Nasional
-
Uang Negara Rp1,4 Triliun Berhasil Diselamatkan, Kejati Pastikan Perbankan Tak Nikmati Dana Ilegal
-
Ratusan Mahasiswa Kalbar Gelar Aksi di Digulis, Bawa 16 Tuntutan untuk Pemerintah