SuaraKalbar.id - Seorang mahasiswa berinisial NA, dikejutkan oleh tangisan seorang bayi saat hendak mengambil wudhu untuk melakukan ibadah Sholat Subuh di rumah kontrakannya di Desa Teluk Kapuas, Kecamatan Sungai Raya, Kabupaten Kubu Raya, Kalimantan Barat (Kalbar) pada Selasa (27/6/23).
Kapolres Kubu Raya, AKBP Arief Hidayat melalui Kapolsek Sungai Raya, AKP Hasiholan Saragih membenarkan penemuan seorang bayi berkelamin perempuan tersebut.
“Saat ini bayi berkelamin perempuan dengan berat 2.5 Kg dan panjang badan 47 Cm berada di Puskesmas Sungai Durian untuk penanganan lebih lanjut," kata Saragih.
Menurut Saragih, saat ditemukan, bayi perempuan tersebut sempat dibawa ke Bidan anak Praktek Mandiri terlebih dahulu untuk memastikan keamanannya.
Kemudian, lanjut Saragih, bayi tersebut dirujuk ke Puskesmas Sungai Durian guna penanganan lebih lanjut.
"Menurut keterangan Dokter, bayi perempuan ini Alhamdulillah dalam keadaan sehat,” terangnya.
Adapun di lokasi kejadian, kata Saragih, pihaknya menemukan sebuah kantong hitam yang berisikan ari-ari.
"Saat ini, Polres Kubu Raya dan Tim Joker Polsek Sungai Raya melakukan penyelidikan mendalam untuk membuat terang kasus pembuangan bayi perempuan ini,” ungkap Saragih.
Sebelumnya, kabar penemuan bayi perempuan itupun sempat viral di media sosial.
Baca Juga: Beraksi Sejak Akhir Tahun 2022, Empat Tersangka Perdagangan Bayi Pasang Harga hingga Rp 23 Juta
Menanggapi peristiwa itu, Kasubsi Penmas Polres Kubu Raya, AIPDA Ade menerangkan, pihaknya langsung melakukan penyelidikan mendalam terkait pelaku yang dengan tega membuang anak kandungnya sendiri.
“Kami dari Polres Kubu Raya bersama Polsek Sungai Raya sedang melakukan Penyelidikan mendalam terkait siapa pelakunya dan apa motifnya sehingga bayi perempuan itu dibuang oleh orangtuanya," kata Ade.
Menurut Ade, saat bayi tersebut ditemukan tali pusar atau ari-arinya sudah dalam keadaan terpotong.
"Dimungkinkan bayi ini baru lahir sekitar 1-2 jam,” jelas Ade.
Berita Terkait
-
Beraksi Sejak Akhir Tahun 2022, Empat Tersangka Perdagangan Bayi Pasang Harga hingga Rp 23 Juta
-
Bareskrim Bongkar Sindikat Perdagangan Belasan Bayi, Kasus Terungkap dari Bayi yang Dijual Ibu Kandungnya
-
Pimpinan dan Panitia Ospek Mahasiswa Fakultas Kedokteran Unismuh Makassar Dipanggil Polisi
-
Catat! Ini PTN yang Membuka Penerimaan Mahasiswa Jalur Nilai UTBK 2023
-
Viral Mahasiswa KKN Diusir Warga Karena Sindir Fasilitas Desa
Terpopuler
- Banyak UMKM Mundur dari Rans Carnival Jogja, Warganet Pasang Badan Bantu Larisin
- Tak Ingin Sakiti Hati Warga Jogja, OM Wawes Pilih Batal Manggung di RANS Carnival
- 5 Sunscreen untuk Kulit Kering dan Kusam di Usia 40 Tahun ke Atas
- Konser Andrea Bocelli di Borobudur Tetap Digelar, KIBBM Siapkan Tablig Akbar Penolakan
- Kenapa Deretan Musisi Mundur dari Rans Carnival Jogja? Ini Kronologinya
Pilihan
-
Resmi, MA Putuskan Suket Penyetaraan Ijazah Gibran Tidak Sah
-
Kembangkan AURA, Suara.com Raih AMSI Awards 2026 di Bidang Inovasi Produk dan Pemanfaatan AI
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
Terkini
-
BRI Raih 4 Penghargaan, Perkuat Komitmen Dukung Digitalisasi dan UMKM
-
BRI Konsisten Buyback Saham untuk Optimalkan Nilai Pemegang Saham
-
Sempat Mangkir, Pamar Lubis Kini Ditahan Polda Kalbar
-
BRI Buka Peluang Karier Bagi Talenta Muda Lewat Program Magang Nasional
-
BRI Rayakan Perjalanan 131 Tahun dengan Semangat Kolaborasi dan Kepedulian