SuaraKalbar.id - Viral video seorang wanita berinisial FD (38) diterkam seekor buaya saat tengah bekerja di salah satu kebun kelapa sawit pada Kamis (27/07) siang.
Dalam video yang beredar, terlihat wanita tersebut telah berada di tengah rawa-rawa dalam kondisi hanya kepala yang muncul di permukaan dan seluruh badan tenggelam ke perairan.
Diketahui wanita tersebut sebelumnya tengah ingin menyemprot area perkebunan dengan racun rumput.
Namun naasnya saat akan mengambil air untuk mengisi tanki penyemprotan di perairan yang dipenuhi rawa-rawa, wanita tersebut malah diterkam oleh seekor buaya.
Buaya yang menerkam wanita tersebut lantas dengan sigap menarik korban ke tengah rawa-rawa.
Rekannya yang menyadari hal tersebut lantas menolong korban, namun tak bisa menolong banyak karena rekan-rekannya hanya bisa mencoba memberikan pertolongan dari daratan.
Terlihat dalam video tersebut seorang pria tampak berusaha mengusir buaya yang masih menerkam korban di bagian dasar air dengan cara berteriak menepuk permukaan air.
“Keluar! Keluar!” teriak seorang pria dalam video tersebut.
Dalam cuplikan lainnya, buaya tersebut sempat menarik tenggelam korban yang tak bisa memberikan perlawanan.
Baca Juga: 8 Tahun Berlalu, Kasus Pembunuhan Mantan Istri di Lampung Tengah Terungkap setelah Viral
Warga yang melihat hal itu, lantas dengan sigap mengulurkan sebatang kayu berharap korban masih mampu meraih kayu tersebut untuk diselamatkan.
Kini korban diketahui telah berhasil diselamatkan dengan cara ditarik oleh sejumlah rekannya untuk naik ke daratan usai berhasil lepas dari terkaman buaya tersebut.
Usai insiden yang menimpanya, korban dilarikan ke RS Imanudin Kalimantan Tengah untuk mendapatkan perawatan intensif karena mengalami sejumlah luka gigitan yang cukup parah pada bagian kedua kaki, betis, paha dan tulang ekor.
Kontributor : Maria
Berita Terkait
-
Viral! Remaja Putri Bawa Senjata Bikin Heboh, Diduga Santriwati Ponpes di Magetan
-
Gaduh Masalah Anak Harimau Mati, Alshad Ahmad Buat Surat Terbuka
-
Unik! Bukan Mundur atau Maju, Petani Ini Tanam Padi Pakai Cara Dilempar
-
Breaking News! Kemacetan Mengular di Kabupaten Bandung Barat Gegara Jalan Umun Dipakai Pesta Pernikahan
-
Link Nonton Cinta Dua Masa Kualitas HD Full Episode, Prilly Latuconsina dan Dikta Mendadak Time Travel
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 67 Kode Redeem FF Max Terbaru 13 April 2026: Sikat Item Undersea, Evo Draco, dan AK47
- 5 Rekomendasi Parfum Lokal yang Wanginya Segar seperti Malaikat Subuh
Pilihan
-
Ketua Ombudsman RI Hery Susanto Jadi Tersangka Kejagung, Tangan Diborgol
-
Bukan Hanya soal BBM, Kebijakan WFH Mengancam Napas Bisnis Kecil di Magelang
-
Solidaritas Tanpa Batas: Donasi WNI untuk Rakyat Iran Tembus Rp9 Miliar
-
CFD Ampera Bikin Macet, Akademisi: Ada yang Salah dari Cara Kota Diatur
-
Polisi: Begal Petugas Damkar Tertangkap Saat Pesta Narkoba Didampingi Wanita di Pluit
Terkini
-
Studi: Ikatan Sosial Redam Konflik Perusahaan Sawit dan Masyarakat di Sambas
-
Putus Cinta Berujung Tragis, Kakak Beradik di Pontianak Aniaya Mantan Pacar
-
Bukan Gula atau Tepung, Plastik Justru Jadi Biang Pedagang Kue Pontianak Terjepit
-
7 Oleh-Oleh Khas Kalimantan Barat yang Laris di Marketplace, Nomor 3 Paling Diburu
-
Mandau Kalimantan, Dari Senjata Perang hingga Pusaka Suku Dayak yang Sarat Makna dan Nilai Keramat