SuaraKalbar.id - Presiden Joko Widodo (Jokowi) diketahui menyampaikan pidato kenegaraan dalam Sidang Tahunan MPR/DPR/DPD yang berlokasi di Gedung Parlemen, Senayan, Jakarta, pada Rabu (16/8).
Dalam kegiatan tersebut, Presiden Jokowi terlihat didampingi oleh dua orang ajudan yang berada di belakang, salah satunya yaitu sosok Kompol Syarif Muhammad Fitriansyah.
Kompol Syarif diketahui merupakan seorang polisi yang berasal dari Pontianak, Kalimantan Barat.
Saat sidang tahunan MPR/DPR/DPD 2023, Kompol Syarif tampak dengan tegap berdiri di belakang Presiden Jokowi.
Selama kegiatan tersebut, Kompol Syarif tertangkap kamera mengenakan pakaian adat khas suku Dayak Kalimantan.
Pakaian adat tersebut diduga merupakan pakaian yang berasal dari suku Dayak urang (orang) Besunung atau suku Dayak Kenyah.
Baju Besunung sendiri diketahui merupakan pakaian yang wajib digunakan saat perang dan rapat ataupun upacara adat yang terbuat dari kulit binatang seperti beruang, kancil, harimau dan sebagainya yang dipercayai tak mudah tembus mandau jika digunakan berperang.
Selain itu, Kompol Syarif juga lengkap menggenakan aksesoris kepala khas suku Dayak dengan hiasan manik-manik dan bulu burung enggang, serta tak lupa memakai pengikat lengan yang diyakini dapat melindungi tangan dari keram saat berperang.
Lantas bagaimana sosok Kompol Syarif Muhammad Fitriansyah?
Kompol Syarif Muhammad Fitriansyah diketahui lahir pada tanggal 17 April 1991 dan merupakan lulusan Akademisi Kepolisian pada tahun 2012.
Pria yang beragama Islam ini, telah ditugaskan melindungi Presiden Jokowi sejak tahun 2016.
Hal tersebut terlihat lewat akun Instagram pribadinya @syrfxvii yang kerap membagikan moment saat dirinya tengah mendampingi Presiden Jokowi.
Selain itu, Kompol Syarif juga telah memiliki istri bernama Widya Ariska dan telah dikaruniai dua orang anak, laki-laki dan perempuan.
Kedekatan pasangan tersebut turut sering diunggah oleh Kompol Syarif dalam akun Instagramnya.
Kontributor : Maria
Berita Terkait
-
Udara Jakarta Kian Buruk Imbas Polusi, Ini Deretan Instruksi Jokowi Mengatasinya: Kerja Hybrid dan Awasi PLTU
-
Menang Busana Terbaik, Kaesang Pangarep Dapat Sepeda: The Real Orang Dalam
-
Detik-Detik Putri Ariani Dikerubungi Para Tamu Istana Saat Nyanyi Rungkad, Iriana Hingga Puan Keciduk Asyik Goyang
-
Jawab Tantangan Jokowi soal Pemimpin Masa Depan, Anies Baswedan: Yang Jadi Rujukan Kita Konstitusi
-
Kerap Digaungkan Elite Politik, Ini Makna Julukan 'Pak Lurah' yang Disinggung Jokowi
Terpopuler
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
- 7 Parfum Lokal Wangi Segar Seperti Habis Mandi, Tetap Clean Meski Cuaca Panas Ekstrem
- 5 HP Samsung Galaxy A 5G Termurah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Gak Kaleng-kaleng
- 7 Sepatu Lari Lokal yang Wajib Masuk List Belanja Kamu di Awal Mei, Nyaman dan Ramah Kantong
- Promo Alfamart Double Date 5.5 Hari Ini, Es Krim Beli 1 Gratis 1
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Rahasia Rambut Hitam Berkilau Wanita Dayak: Manfaat Akar Kayu yang Tidak Ada di Salon Jakarta
-
Road Trip Trans Kalimantan: 5 Barang Wajib agar Mobil Tak Tumbang di Tengah Hutan
-
Bukan Oplosan, Ini Modus 'Halus' Penjualan BBM Subsidi di Kalbar yang Terungkap
-
Gawai Dayak Melawi: Ketika Budaya Tak Sekadar Dirayakan, Tapi Dipertahankan dari Zaman
-
'Kami Minta Dibebaskan', Ratusan Warga Datangi Mapolres Sanggau, Polisi Beri Waktu 3 Hari