Aktivitas-aktivitas tersebut ternyata cukup membuat gerah orang Belanda dan pada puncaknya lalu menangkap para anggota SR di akhir tahun 1926, ketika aparat kolonial mengadakan penangkapan besar-besaran terhadap orang-orang yang dicurigai atau dianggap radikal di seluruh Indonesia.
Pengasingan sejumlah tokoh Kalbar ke Boven Digul diketahui berlangsung hingga tahun 1938, dan kemudian para tokoh tersebut dibebaskan. Usai pejabat-pejabat di negeri Belanda melihat kondisi perpolitikan Internasional yang kian menuju peperangan besar dan kamp ini dapat menjadi beban pemerintah kolonial.
“Tahun 1937/1938, Belanda membebaskan mereka semua atas keadaan politik internasional. Beberapa pulang sendiri, beberapa pulang lewat jalur lain, bahkan ada beberapa yang kabur sebelum pembebasan,” jelas Rikaz.
Koran De Locomotief, 6 April 1927 menyebutkan nama-nama tokoh SR Kalimantan Barat yang dihukum buang ke Digul tersebut antara lain: 1) Gusti Sulung Lelanang, Ketua Sarekat Rakyat. 2) Gusti Djohan Idrus, Wakil ketua SR. 3) Gusti Situs alias Gusti Mahmud, sekretaris dan propagandis SR, 4) Mohammad Sohor, anggota dan propagandis SR, 5) Mohammad Sood, Sekretaris-Bendahara SR, 6) Mohammad Hambal, anggota dan propagandis SR, 7) Ahmad Marzuki, Ketua SR di Kampung Ilir, Ngabang, 8) Mustofa, 35 tahun, Bendahara SR Pontianak dan anggota PKI. 9) Djeranding Abdurrachman, Ketua SR dan Sekretaris SR terakhir tinggal di Malapi, Kapuas Hulu, 10) Gusti Hamzah, Komisaris SR dan anggota PKI, 11) Haji Rais, Sekretaris-bendahara SR Pontianak.
Kontributor : Maria
Berita Terkait
-
Fakta-fakta Kemerdekaan RI yang Jarang Diketahui, Kubur Foto Proklamasi di Bawah Pohon
-
Gunakan Pakaian Dayak Ajudan Jokowi di Sidang MPR Ternyata Putra Kalbar, Ini Sosok Kompol Syarif Fitriansyah
-
LIVE STREAMING: Prosesi Kirab Bendera Merah Putih dari Monas ke Istana
-
Mengenang Peristiwa Kapal Terbang 9, Pengeboman Jepang Demi Kuasai Pontianak
-
Mengenang Sejarah Pertempuran Rakyat Melawan Pasukan Belanda di Cangkringan
Terpopuler
- 5 Cushion Terbaik dan Tahan Lama untuk Kondangan, Makeup Flawless Seharian
- 5 Sepeda Lipat Murah Kuat Angkut Beban hingga 100 Kg: Anti Ringkih dan Praktis
- 6 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Wajah dan Harganya
- 5 Body Lotion untuk Memutihkan Kulit, Harga di Bawah Rp30 Ribu
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
Pilihan
-
Konflik Geopolitik Tak Pernah Belanja di Warung, Tapi Pelaku UMKM Semarang Dipaksa Akrobat
-
Kenapa CFD di Kota Lain Lancar, Tapi Palembang Macet? Ini Penyebab yang Terungkap
-
JK Dilaporkan ke Polisi, Juru Bicara Jelaskan Konteks Ceramah
-
AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
-
Balas Rhoma Irama, LMKN Jelaskan Akar Masalah Royalti Musik Dangdut Jadi Rp25 Juta
Terkini
-
Makna Sakral Tato Dayak: Mengapa Setiap Guratan di Tubuh Punya Cerita Hidup?
-
Viral 'Cium Lutut' ke Dedi Mulyadi, 5 Fakta Krisantus Kurniawan, Politisi PDIP dan Harta Kekayaannya
-
Bukan Sekadar Rumah Adat Dayak, Radakng Samilik Dibangun Rp1,5 Miliar, Ini Keunikannya
-
Dari Polemik 'Cium Lutut', Kekayaan Krisantus vs Dedi Mulyadi Jadi Sorotan, Terpaut Rp9 Miliar
-
Bibir Pecah-Pecah karena Panas Pontianak? Cara Ini Diam-Diam Jadi Andalan Banyak Orang