SuaraKalbar.id - Sejumlah bangunan di Kubu Raya porak-poranda diterpa angin kencang pada Selasa, (17/10/23). Salah satu bangunan yang turut rusak akibat angin tersebut adalah Pondok Pesantren Madinatul Qur'an yang berada di Dusun Garuda Desa Sungai Kakap Kabupaten Kubu Raya yang mengalami .
Kabid Pelayanan Bantuan dan Rehabilitasi Sosial Teguh Abriyanto mengatakan akibat bencana tersebut, 60 santri laki-laki harus tidur di dalam tenda darurat.
“Sementara para santri tersebut kita dirikan dua tenda besar yang memiliki kapasitas 40 orang pertenda,” kata Teguh seperti dikutip dari suarakalbarcoid, Kamis.
Selain tenda darurat, Dinas Sosial Kubu Raya juga memberikan bantuan berupa pasokan makanan untuk para santri yang terdampak angin kencang tersebut. Bantuan tersebut diserahkan melalui pengurus pondok pesantren Madinatul Qur'an.
“Makanan ada kita bawa selain tenda dan langsung kita berikan kepada pengurus Pondok,” katanya.
Beruntung, tidak ada korban jiwa maupun luka dalam bencana angin kencang yang merusak bangunan pondok pesantren Madinatul Qur'an tersebut. Namun begitu, Teguh mengatakan bahwa terdapat lima ruang kelas dan empat aula yang mengalami kerusakan cukup parah akibat musibah tersebut.
Berita Terkait
-
Diterjang Angin Kencang, Pondok Pesantren Madinatul Qur'an Kubu Raya Rusak Parah
-
Angin Kencang Porak-porandakan Rumah Warga di Depok
-
BREAKING NEWS: Sulawesi Selatan Tanggap Darurat Kekeringan, 9 Daerah Masuk Level Ekstrim
-
Kota Batu Diterjang Angin Kencang, Sejumlah Pohon Tumbang Menimpa Rumah dan Warung
-
2 Petugas Swadaya Air Masyarakat Hilang Tertimbun Longsor di Simalungun, Petugas Kerahkan Alat Berat
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- Kakek Penjual Es Gabus Dinilai Makin 'Ngelunjak' Setelah Viral, Minta Mobil Saat Dikasih Motor
- 26 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 31 Januari 2026: Buru Gullit 117 OVR dan Voucher Draft Gratis
- 4 Calon Pemain Naturalisasi Baru Era John Herdman, Kapan Diperkenalkan?
- Muncul Isu Liar Soal Rully Anggi Akbar Setelah Digugat Cerai Boiyen
Pilihan
-
Mundur Berjamaah, Petinggi OJK dan BEI Kalah dengan Saham Gorengan?
-
Kisah Pilu Randu Alas Tuksongo, 'Raksasa yang Harus Tumbang' 250 Tahun Menjadi Saksi
-
Insentif Mobil Listrik Dipangkas, Penjualan Mobil BYD Turun Tajam
-
Pasar Modal RI Berpotensi Turun Kasta, Kini Jepang Pangkas Rekemondasi Saham BEI
-
Jeffrey Hendrik Belum Resmi jadi Pjs Direktur Utama BEI
Terkini
-
Lebaran 2026 Jualan Apa? 6 Ide Kue Kering yang Selalu Dicari Konsumen
-
Konsumsi Mi Instan Boleh, Asal Dibatasi, Ini Penjelasan Ahli Gizi
-
Polda Sulteng Pecat 34 Personel Akibat Pelanggaran Berat
-
Adakah Tiket Kereta Tambahan Lebaran 2026? Simak Informasi Lengkapnya
-
1.619 Tenaga Kerja Asing Bekerja di Sumsel, Mayoritas dari China