SuaraKalbar.id - Kebakaran melanda sebuah rumah warga di Dusun Bakau, Desa Sungai Baru, Kecamatan Teluk Keramat, Kabupaten Sambas pada Senin (8/1/2024) malam.
Kebakaran tersebut bermula dari dapur belakang rumah korban yang sedang digunakan untuk memasak ketupat.
Menurut Kasi Humas Polres Sambas, AKP Sandoko, sebelum terjadinya kebakaran, istri korban sedang memasak ketupat menggunakan kompor gas. Namun, gas tersebut habis sehingga ia beralih menggunakan tungku kayu yang ada di dapur belakang rumah.
Setelah menyelesaikan memasak ketupat, istri korban meninggalkan dapur untuk mengajar ngaji di ruang tengah rumah.
Sekitar pukul 19.00 WIB, suami korban yang bernama A. Rani, melihat kobaran api di dapur belakang rumah mereka.
Saat itu, suami korban tidak berada di rumah, dan yang ada di dalam rumah hanya istri yang sedang mengajar anak-anak mengaji.
“Pada saat rumah terbakar suaminya selaku pemilik rumah tidak ada di rumah kediamannya dan yang ada di rumah hanya istrinya yang sedang mengajar anak-anak mengaji,” katanya seperti dikutip dari suarakalbarcoid jejaring suara.com, Selasa.
Tetangga korban yang melihat kejadian tersebut segera berteriak meminta pertolongan, dan warga setempat pun datang untuk membantu memadamkan api dengan alat seadanya.
AKP Sandoko menyatakan bahwa hingga saat ini belum diketahui pasti penyebab kebakaran tersebut.
Meskipun tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini, namun korban mengalami kerugian material sekitar tiga puluh juta rupiah.
“Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa kebakaran itu, namun korban mengalami kerugian sekitar puluhan juta Rupiah,” jelasnya.
Berita Terkait
-
Menjelajahi Keindahan Alam di Pantai Tanjung Datu, Kalimantan Barat: Destinasi Liburan Tak Terlupakan
-
Viral Warga Protes Damkar Datang Lama Saat Kebakaran di Purnama Pontianak, Begini Akhirnya
-
Parauman Batu Hitam, Aset Keramat Masyarakat Dayak Salako
-
Mobil Damkar Alami Kecelakaan saat Menuju Lokasi Kebakaran di Pontianak
-
Innalillahi, Aktor Haji Dollah Terekam Meninggal Dunia di Nikahan Warga
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 67 Kode Redeem FF Max Terbaru 13 April 2026: Sikat Item Undersea, Evo Draco, dan AK47
- 5 Rekomendasi Parfum Lokal yang Wanginya Segar seperti Malaikat Subuh
Pilihan
-
Solidaritas Tanpa Batas: Donasi WNI untuk Rakyat Iran Tembus Rp9 Miliar
-
CFD Ampera Bikin Macet, Akademisi: Ada yang Salah dari Cara Kota Diatur
-
Polisi: Begal Petugas Damkar Tertangkap Saat Pesta Narkoba Didampingi Wanita di Pluit
-
Warga Sambeng Borobudur Terancam Kehilangan Mata Air, Sendang Ngudal Dikepung Tambang
-
Rivera Park Tebo Terancam Lagi, Tambang Ilegal Kembali Beroperasi Saat Wisatawan Membludak
Terkini
-
Putus Cinta Berujung Tragis, Kakak Beradik di Pontianak Aniaya Mantan Pacar
-
Bukan Gula atau Tepung, Plastik Justru Jadi Biang Pedagang Kue Pontianak Terjepit
-
7 Oleh-Oleh Khas Kalimantan Barat yang Laris di Marketplace, Nomor 3 Paling Diburu
-
Mandau Kalimantan, Dari Senjata Perang hingga Pusaka Suku Dayak yang Sarat Makna dan Nilai Keramat
-
Empat Tahun Bintang 5, Bank Kalbar Disebut Kelas Nasional: Prestasi Nyata atau Sekadar Label?