SuaraKalbar.id - Nabi Muhammad SAW merupakan sosok yang akhlaknya menjadi contoh bagi umat muslim. Kini, kita tahu bahwa banyak keturunannya yang hidup dan meneladani beliau. Salah satunya adalah seorang wanita bernama Syarifah atau Hubabah Annisa Al Haddad. Beliau tinggal di Pontianak, Kalimantan Barat, dan berusia lebih dari 100 tahun.
Akun TikTok @maward1118, membagikan profil singkat mengenai Hubabah Annisa melalui unggahannya.
Dalam unggahan tersebut, terlihat pemilik akun tampak membagikan keseharian Hubabah Annisa yang tak pernah terlepas dari membaca Al-Quran.
"Wajahnya gak tampak lelah, baru beberapa puluh tahun tidak bisa tidur malam," ucap keterangan dalam unggahan tersebut.
Bukan tanpa alasan, Hubabah Annisa sendiri disebutkan tak tidur karena memiliki sejumlah alasan khusus.
"Itu kalau dari jam 21.00 sampai kurang lebih jam 01.00 itu zikir. Jam 01.00 sampai subuh sholat. Setelah itu habis subuh matahari terbit (baru) tidur, jam 09.00 sudah bangun," lanjut keterangan dalam unggahan tersebut.
Keseharian Hubabah Annisa tampak cukup teladan dengan dirinya yang tak pernah berhenti berdoa, bahkan ia menggunakan biji-bijian sebagai tasbih untuk melakukan zikir.
"Beliau kumpulkan biji-bijian yang dikumpulkan sebesar rebana. Biji-bijian dari kelengkeng, dari duku dikumpulkan. Kemudian dia ambil dua wadah, yang satu isi biji-bijian, yang satu kosong. Jam 09.00 itu duduk nyantai. Duduk attahiyat akhir di sajadahnya," lanjutnya.
Dalam video yang dibagikan, bahkan terlihat jumlah biji-bijian yang beliau kumpulkan memiliki jumlah yang cukup banyak.
Baca Juga: Rahasia Malam Jumat, Ini 3 Amalan Utama yang Bisa Kamu Lakukan!
"Yang dibaca satu istiqomah, surat al ikhlas sampai selesai terus ditaruh ke tempat yang kosong, terus gitu semua sampai selesai, sampai pindah semua (biji-bijiannya). Besoknya gantian," jelas keterangan tersebut.
Bukan tanpa alasan, biji-bijian tersebut ternyata sengaja digunakan oleh Hubabah Annisa yang dinilai dapat menjadi saksi penolong hidupnya.
"Nanti kalau ketentuan Allah datang, saya meninggal dunia maka saya pengen setelah dikubur nanti biji-bijian ini ditaburkan diatas makam saya biar jadi saksi yang menolong saya," jelas keterangan tersebut sambil meniru ucapan Hubabah Annisa.
Hubabah Annisa yang diketahui berumur 106 tahun tersebut kini memiliki 5 orang anak, cucu sebanyak 20-30 orang dan cicit dengan jumlah 50 orang.
Hubabah Annisa kerap dikunjungi tokoh-tokoh penting seperti Ustaz Abdul Somad (UAS), Buya Yahya, bahkan sejumlah habib dari Yaman.
Berita Terkait
-
Rahasia Malam Jumat, Ini 3 Amalan Utama yang Bisa Kamu Lakukan!
-
Cerita ex JKT48 Memutuskan Berhijab: Alasan, Keraguan hingga Cobaan
-
Panas! Razman Nasution Tantang Hotman Paris Adu Jotos di Ring Tinju
-
Siap-Siap, Pesulap Merah dan Habib Jindan akan Adu Tinju Diatas Ring Berhadiah Satu Mobil Tesla!
-
Bebas Bersyarat Usai Dipenjara Gegara Narkoba, Umar Kei Berencana Memperingati Maulid Nabi Muhammad
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Motor Gigi Tanpa Kopling: Praktis, Irit, dan Tetap Bertenaga
- 5 Rekomendasi HP Layar Lengkung Murah 2026 dengan Desain Premium
- 5 Lipstik Ringan dan Tahan Lama untuk Usia 55 Tahun, Warna Natural Anti Menor
- Kenapa Angin Kencang Hari Ini Melanda Sejumlah Wilayah Indonesia? Simak Penjelasan BMKG
- 5 Sunscreen Jepang untuk Hempaskan Flek Hitam dan Garis Penuaan
Pilihan
-
Hasil Akhir ASEAN Para Games 2025: Raih 135 Emas, Indonesia Kunci Posisi Runner-up
-
5 Rekomendasi HP 5G Paling Murah Januari 2026, Harga Mulai Rp1 Jutaan!
-
Promo Suuegeerr Alfamart Jelang Ramadan: Tebus Minuman Segar Cuma Rp2.500
-
Menilik Survei Harvard-Gallup: Bahagia di Atas Kertas atau Sekadar Daya Tahan?
-
ESDM: Harga Timah Dunia Melejit ke US$ 51.000 Gara-Gara Keran Selundupan Ditutup
Terkini
-
Bulog Kalbar Tingkatkan Penyerapan Gabah di 2026, Stok Beras Dipastikan Aman
-
75 Persen Masjid di Indonesia Bermasalah dengan Pengeras Suara
-
Sejumlah Lahan di Pontianak Diduga Dibakar, BPBD Temukan Ini
-
Peringatan BMKG: Waspada Potensi Karhutla Kalimantan Barat 26 Januari-1 Februari 2026
-
Dirut BRI Tekankan Prospek Fintech Pembayaran dan Penguatan Risiko Lending di WEF 2026