SuaraKalbar.id - BPJS Kesehatan Cabang Sintang menjalin kerja sama dengan beberapa optik di wilayahnya untuk memberikan layanan kesehatan mata bagi peserta JKN-KIS. Hal ini merupakan komitmen BPJS Kesehatan untuk meningkatkan kualitas layanan dan kepuasan peserta.
Salah satu optik yang bekerja sama dengan BPJS Kesehatan Sintang adalah Sentral Optik. Optik ini terletak di Jl. Siam Jl. Tanjung Pura No.111, Sintang. Sentral Optik menyediakan berbagai layanan kesehatan mata, seperti pemeriksaan mata, pembuatan kacamata, dan penjualan lensa kontak.
Peserta JKN-KIS yang ingin mendapatkan layanan kesehatan mata di Optik Sentral Optik dapat:
- Menunjukkan kartu JKN-KIS yang masih berlaku.
- Membawa surat rujukan dari dokter BPJS Kesehatan.
- Memilih frame kacamata yang sesuai dengan kebutuhan dan selera.
- Melakukan pemeriksaan mata oleh optometrist.
- Membuat kacamata sesuai dengan resep dokter.
- Biaya layanan kesehatan mata di Optik Sentral Optik ditanggung oleh BPJS Kesehatan. Peserta JKN-KIS hanya perlu membayar biaya tambahan untuk frame kacamata yang mereka pilih.
Berikut adalah beberapa manfaat berobat di Optik BPJS Kesehatan Sintang:
- Gratis: Biaya layanan kesehatan mata ditanggung oleh BPJS Kesehatan.
- Mudah: Peserta JKN-KIS tidak perlu repot mencari optik yang bekerja sama dengan BPJS Kesehatan.
- Cepat: Proses pemeriksaan mata dan pembuatan kacamata biasanya hanya membutuhkan waktu satu hari.
- Nyaman: Optik BPJS Kesehatan Sintang menyediakan layanan yang ramah dan profesional.
Jika Anda adalah peserta JKN-KIS yang membutuhkan layanan kesehatan mata, jangan ragu untuk mengunjungi Optik BPJS Kesehatan Sintang.
Berikut adalah beberapa informasi tambahan tentang Optik BPJS Kesehatan Sintang:
Alamat: Jl. Siam Jl. Tanjung Pura No.111, Sintang
Jam buka: 08.00 - 21.00 WIB (Senin-Sabtu), 08.00 - 13.00 WIB (Minggu)
Nomor telepon: +62 858-2122-6165
Semoga informasi ini bermanfaat!
Berita Terkait
-
Optik BPJS Kesehatan di Singkawang, Panduan Lengkap
-
Optik BPJS Terdekat di Pontianak
-
Baru Dipuji Jokowi, Kini Viral Pasien Meninggal usai Tak Ditangani Dokter Selama 11 Hari di RS Dr Rubini
-
Waduh, Oknum Perawat di Pontianak Diduga Sindir Pasien Gara-Gara Pakai BPJS
-
Viral Rumah Sakit Umum di Pontianak Diduga Telantarkan Pasien BPJS Tersengat Listrik hingga Tangan Mulai Membusuk
Terpopuler
- Ratusan Warga Cianjur Gagal Rayakan Lebaran Gara-gara Kena Tipu Paket Sembako Bodong
- Lebaran 2026 Tanggal Berapa? Cek Jadwal Idulfitri Pemerintah, NU, Muhammadiyah, dan Negara Lain
- 61 Kode Redeem FF Max Terbaru 20 Maret 2026: Raih THR Idul Fitri, AK47 Lava, dan Joker
- 30 Link Twibbon Idul Fitri 2026 Simpel Elegan, Cocok Dibagikan ke Grup Kantor dan Rekan Kerja
- 7 HP Samsung Terbaik untuk Orang Tua: Layar Besar, Baterai Awet
Pilihan
-
Skandal Dean James Melebar! Pakar Hukum Belanda Sebut Status WNI Jadi Masalah Utama
-
Serangan AS-Israel di Malam Takbiran Tewaskan Jubir Garda Revolusi Iran
-
Mencekam! Jirayut Terjebak Baku Tembak di Thailand
-
Pak Menteri Siap Potong Gaji? Siasat Prabowo Hadapi Krisis Global Contek Pakistan
-
Kabar Duka! Pemilik Como 1907 Sekaligus Bos Djarum Meninggal Dunia
Terkini
-
BRI Peduli Nyepi 2026: 2 Desa di Bali Terima 2.000 Paket Sembako
-
Pedagang Pakaian di Simeulue Sepi Pembeli Jelang Lebaran 2026, Daya Beli Masyarakat Menurun
-
Lonjakan Perdagangan Ternak di Pasar Hewan Aceh Besar Jelang Tradisi Meugang Lebaran 2026
-
6 Sopir Travel Terindikasi Positif Narkoba
-
Sekretaris dan Bendahara Bawaslu Pegunungan Arfak Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah