SuaraKalbar.id - Banjir yang melanda Kabupaten Ketapang, Kalimantan Barat, terus meluas akibat hujan dengan intensitas tinggi yang terjadi dalam beberapa hari terakhir.
Awalnya, hanya satu desa yang terdampak, namun kini dua desa telah terendam banjir, yakni Desa Suka Karya dan Desa Rinjani Jaya.
Menurut Ketua Satgas Informasi BPBD Kalbar, Daniel, air masih berpotensi naik.
"Kondisi terkini, air di halaman rumah warga mencapai 90-100 cm, sementara di badan jalan mencapai 20-25 cm," kata Daniel pada Sabtu siang (12/10/2024).
Jumlah warga terdampak di Desa Suka Karya mencapai 3.000 jiwa, sementara di Desa Rinjani Jaya terdapat 853 jiwa.
Pemerintah Kabupaten Ketapang telah menyalurkan bantuan kebutuhan dasar bagi warga yang terdampak dan telah menyiapkan tempat pengungsian bagi mereka yang memerlukan.
“Kami tetap berkoordinasi dan melakukan berbagai upaya penanggulangan. Kami juga mendorong seluruh warga untuk bersama-sama dengan pemerintah bergotong royong dalam menangani situasi ini sesuai kapasitas masing-masing,” tambah Daniel.
Banjir di wilayah ini masih menjadi perhatian utama, dengan potensi curah hujan yang belum menunjukkan tanda-tanda mereda.
BPBD Ketapang dan Kalimantan Barat terus memantau kondisi di lapangan dan mengerahkan tim untuk membantu warga yang terdampak.
Baca Juga: Hujan Deras Picu Banjir di Ketapang, BPBD Kalbar Siaga
Berita Terkait
-
Hujan Deras Picu Banjir di Ketapang, BPBD Kalbar Siaga
-
Ibu dan Anak Tertimpa Pohon Tumbang di Jalan Mayor Alianyang!
-
Waspada! Hujan Deras dan Petir Berpotensi Melanda Pontianak Hari Ini
-
WNA Ditangkap! Tambang Emas Ilegal di Kalbar Terbongkar, Negara Tekor Triliunan
-
Waspada! Puncak Musim Hujan di Kalbar, BMKG: Oktober Rawan Banjir dan Longsor
Terpopuler
- 7 HP Midrange Serasa Flagship 2026: Spesifikasi Premium dan Performa Juara
- 3 HP Android dengan Kualitas Kamera Selevel iPhone 17 Pro Max, Cocok untuk Bikin Konten
- 4 Sepatu Nike Tanpa Tali Serbaguna: Nyaman untuk Olahraga, Praktis buat Jalan Santai
- Danantara Sumberdaya Indonesia Batal Beroperasi Penuh, Pemerintah Mundurkan Skema Ekspor SDA di 2027
- Gugurkan Klaim Santriwati 'Hamil Tanpa Hubungan Badan', Polisi Tangkap Kiai di Pekalongan
Pilihan
-
Skandal! Jaksa AS Selidiki FIFA, Penjualan Tiket Piala Dunia 2026 Diduga Bermasalah
-
Live 'Pocong Jadi-Jadian' Hebohkan Warga Sragen, 3 Pelajar Diamankan Polisi
-
Bos Nvidia Serobot Antrean Jagung Bakar dengan Traktir Semua Pembeli, Egois atau Dermawan?
-
BREAKING NEWS! Persija Resmi Tidak Perpanjang Kontrak Mauricio Souza
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer: Hukum Mati Saja Saya!
Terkini
-
Keributan Sesama Pria Asal Brunei di Blok M Berujung Maut, Satu Orang Tewas
-
Capaian CKG Kalbar Baru 2,6 Persen, Pemprov Perkuat Deteksi Dini Penyakit
-
Niat Kurban untuk Diri Sendiri dan Keluarga, Bacaan Lengkap Arab, Latin dan Artinya
-
Lafadz Takbiran Idul Adha 2026 Lengkap Arab, Latin, dan Artinya, Bisa Dibaca Mulai Malam Ini
-
Kalbar Raih Penghargaan Demokrasi Nasional, Ria Norsan Dorong Partisipasi Publik Terus Diperkuat