SuaraKalbar.id - Memilih kendaraan bekas untuk kebutuhan keluarga tidak bisa dilakukan secara sembarangan.
Banyak aspek yang harus diperhatikan agar kendaraan tersebut tidak hanya nyaman digunakan, tetapi juga efisien dalam jangka panjang.
Kapasitas penumpang yang memadai, konsumsi bahan bakar yang hemat, biaya perawatan yang tidak memberatkan, serta pajak tahunan yang masih terjangkau menjadi pertimbangan utama sebelum menjatuhkan pilihan.
Di pasar mobil bekas Indonesia, beberapa model telah terbukti menjadi pilihan favorit keluarga karena ketangguhannya dan ketersediaan spare part yang mudah ditemukan.
Nama-nama seperti Isuzu Panther, Toyota Avanza, Daihatsu Xenia, Suzuki Ertiga, dan Honda Mobilio kerap muncul dalam daftar kendaraan keluarga terbaik yang bisa dibeli dengan harga masuk akal.
Kelima model tersebut tidak hanya dikenal akan daya angkut penumpang yang memadai, tetapi juga memiliki reputasi dalam hal keandalan mesin, efisiensi bahan bakar, dan kemudahan perawatan
. Selain itu, performa di jalan dan daya tahan kendaraan juga menjadi nilai lebih, terutama bagi keluarga yang rutin melakukan perjalanan jauh.
Berikut ini ulasan lengkap tentang masing-masing kendaraan, mulai dari kisaran harga bekas, spesifikasi utama, hingga keunggulan dan hal yang perlu diwaspadai:
Isuzu Panther
- Harga Bekas: Rp60 juta – Rp120 juta
- Mesin: Diesel 2.5L
- Kapasitas Penumpang: 7–8 orang
- Konsumsi BBM: Sekitar 13 km/liter
- Pajak Tahunan: Rp1,5 – Rp2 juta
Panther merupakan salah satu kendaraan diesel yang memiliki penggemar loyal di Indonesia.
Baca Juga: Wanita di Pontianak Gelapkan Mobil Rental Demi Judi Slot dan Sabu!
Keiritan bahan bakar, mesin tangguh, serta kemampuannya menaklukkan berbagai medan menjadikannya kendaraan favorit keluarga, terutama di luar kota.
Meskipun produksinya dihentikan pada 2021, ketersediaan suku cadang masih terjamin.
Namun, calon pembeli disarankan untuk memeriksa kondisi mesin dan suspensi dengan cermat mengingat usianya yang tidak muda.
Toyota Avanza
- Harga Bekas: Rp80 juta – Rp180 juta
- Mesin: 1.3L – 1.5L bensin
- Kapasitas Penumpang: 7 orang
- Konsumsi BBM: 12–14 km/liter
- Pajak Tahunan: Rp2 – Rp2,5 juta
Dijuluki sebagai "mobil sejuta umat", Avanza menjadi andalan banyak keluarga Indonesia.
Dengan penggerak roda belakang yang cocok untuk berbagai kondisi jalan, serta nilai jual kembali yang tetap tinggi, Avanza menawarkan efisiensi dan keandalan.
Namun, pembeli perlu memperhatikan kondisi transmisi (terutama untuk varian otomatis) serta sistem suspensi, mengingat mobil ini sering digunakan dalam perjalanan jauh.
Tag
Berita Terkait
-
Wanita di Pontianak Gelapkan Mobil Rental Demi Judi Slot dan Sabu!
-
Tips Servis Mobil Pasca Mudik Lebaran agar Tetap Prima
-
Kebakaran Landa Bengkel Mobil di Sungai Ambawang, Pemilik Dilarikan ke Rumah Sakit
-
Mobil Tangki Pertamina Terguling di Bundaran Bandara Supadio, Arus Lalu Lintas Tersendat
-
Kecelakaan Lalu Lintas di Kubu Raya: Mobil Boks Tabrak Dump Truk, Pengemudi Mobil Alami Luka Berat
Terpopuler
- Kenapa Angin Kencang Hari Ini Melanda Sejumlah Wilayah Indonesia? Simak Penjelasan BMKG
- 4 Pilihan HP OPPO 5G Terbaik 2026 dengan RAM Besar dan Kamera Berkualitas
- 57 Kode Redeem FF Terbaru 25 Januari 2026: Ada Skin Tinju Jujutsu & Scar Shadow
- 6 HP Murah RAM Besar Rp1 Jutaan, Spek Tinggi untuk Foto dan Edit Video Tanpa Lag
- Bojan Hodak Beberkan Posisi Pemain Baru Persib Bandung
Pilihan
-
Danantara Mau Caplok Tambang Emas Martabe Milik Astra?
-
H-135 Kick Off Piala Dunia 2026, Dua Negara Ini Harus Tempuh Perjalanan 15.000 KM
-
5 Rekomendasi HP RAM 12 GB Paling Murah, Cocok buat Gaming dan Multitasking
-
Kenaikan Harga Emas yang Bikin Cemas
-
Sah! Komisi XI DPR Pilih Keponakan Prabowo Jadi Deputi Gubernur BI
Terkini
-
Bulog Kalbar Tingkatkan Penyerapan Gabah di 2026, Stok Beras Dipastikan Aman
-
75 Persen Masjid di Indonesia Bermasalah dengan Pengeras Suara
-
Sejumlah Lahan di Pontianak Diduga Dibakar, BPBD Temukan Ini
-
Peringatan BMKG: Waspada Potensi Karhutla Kalimantan Barat 26 Januari-1 Februari 2026
-
Dirut BRI Tekankan Prospek Fintech Pembayaran dan Penguatan Risiko Lending di WEF 2026