SuaraKalbar.id - Presiden Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Al Muzzammil Yusuf menanggapi usulan pemakzulan terhadap Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka sebagai bagian dari dinamika politik yang wajar dalam sistem demokrasi.
Ia menilai, selama proses berjalan secara konstitusional, maka PKS menghormati hak setiap warga negara dan kelompok untuk menyampaikan aspirasi politiknya.
“PKS menghormati berbagai dinamika politik yang ada,” ujar Muzzammil dalam konferensi pers pada acara puncak penyembelihan kurban PKS 1446 Hijriah di Jakarta, Sabtu (7/6/2025).
Ia menambahkan bahwa pihaknya menanggapi perkembangan politik tersebut dengan mengedepankan prinsip-prinsip demokrasi dan konstitusi.
Menurut Muzzammil, usulan pemakzulan yang mencuat dari Forum Purnawirawan Prajurit TNI mencerminkan kepedulian terhadap kondisi negara.
Ia menyebut bahwa para inisiatornya berasal dari kalangan yang punya latar belakang kuat dalam bela negara, seperti purnawirawan Tentara Nasional Indonesia (TNI), yang tentunya memiliki semangat menjaga keutuhan dan kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).
“Apalagi para inisiatornya adalah para pejabat, TNI, dan sebagainya, yang mencintai NKRI,” katanya.
Lebih lanjut, Muzzammil menegaskan bahwa PKS tetap bekerja secara konstitusional baik sebagai partai politik maupun melalui kader-kadernya di parlemen.
Ia menegaskan bahwa selama proses usulan tersebut dilakukan secara konstitusional, maka PKS membuka ruang untuk terlibat dalam pembahasan.
Baca Juga: Wapres Gibran Saksikan Perayaan Cap Go Meh 2025 di Singkawang
“PKS bekerja sebagai partai dan anggota dewan secara konstitusional. Selama semua hal berlangsung secara konstitusional, PKS baru akan terlibat di dalamnya,” ujarnya.
Meskipun demikian, ia menyampaikan bahwa partainya tetap berharap yang terbaik bagi kepemimpinan nasional ke depan.
Ia menyebut keberhasilan pemerintahan Presiden dan Wakil Presiden, termasuk Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka, akan menjadi kebahagiaan seluruh rakyat Indonesia, termasuk bagi PKS.
“Keberhasilan Presiden Prabowo Subianto adalah kegembiraan 280 juta rakyat Indonesia, yang PKS berada di dalamnya,” tegas Muzzammil.
Ia menyampaikan bahwa doa dan dukungan untuk kebaikan bangsa terus dilakukan oleh seluruh jajaran PKS, baik di tanah air maupun oleh jamaah haji yang tengah menunaikan ibadah di Tanah Suci.
“Jamaah haji kami di Makkah, tempat yang makbul berdoa, ibadah kami di sini, kami mengimbau, kami semua ya, berdoa untuk kebaikan bangsa dan negara ke depan,” ucapnya.
Tag
Berita Terkait
-
Wapres Gibran Saksikan Perayaan Cap Go Meh 2025 di Singkawang
-
Kehadiran Gibran di Waterfront Pontianak Bikin Emak-Emak Histeris: Ganteng Banget!
-
Jadwal Lengkap Agenda Kampanye Capres dan Cawapres Hari ke-18, Anies Akan Hadiri Refleksi Menyambut Natal dan Tahun Baru
-
Istrinya Mualaf, Gibran Antusias Pasang Ornamen Natal di Kota Solo
-
Gibran Dapat Dukungan Maju Pilkada Jateng, Bejo Priono: Kami Yakin
Terpopuler
- Kenapa Angin Kencang Hari Ini Melanda Sejumlah Wilayah Indonesia? Simak Penjelasan BMKG
- 4 Pilihan HP OPPO 5G Terbaik 2026 dengan RAM Besar dan Kamera Berkualitas
- Bojan Hodak Beberkan Posisi Pemain Baru Persib Bandung
- 57 Kode Redeem FF Terbaru 25 Januari 2026: Ada Skin Tinju Jujutsu & Scar Shadow
- Apa itu Whip Pink? Tabung Whipped Cream yang Disebut 'Laughing Gas' Jika Disalahgunakan
Pilihan
-
Sah! Komisi XI DPR Pilih Keponakan Prabowo Jadi Deputi Gubernur BI
-
Hasil Akhir ASEAN Para Games 2025: Raih 135 Emas, Indonesia Kunci Posisi Runner-up
-
5 Rekomendasi HP 5G Paling Murah Januari 2026, Harga Mulai Rp1 Jutaan!
-
Promo Suuegeerr Alfamart Jelang Ramadan: Tebus Minuman Segar Cuma Rp2.500
-
Menilik Survei Harvard-Gallup: Bahagia di Atas Kertas atau Sekadar Daya Tahan?
Terkini
-
Bulog Kalbar Tingkatkan Penyerapan Gabah di 2026, Stok Beras Dipastikan Aman
-
75 Persen Masjid di Indonesia Bermasalah dengan Pengeras Suara
-
Sejumlah Lahan di Pontianak Diduga Dibakar, BPBD Temukan Ini
-
Peringatan BMKG: Waspada Potensi Karhutla Kalimantan Barat 26 Januari-1 Februari 2026
-
Dirut BRI Tekankan Prospek Fintech Pembayaran dan Penguatan Risiko Lending di WEF 2026