- Bank Indonesia meluncurkan program Serunai 2025 untuk menjamin ketersediaan uang layak edar saat perayaan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026.
- Program Serunai 2025 di Kalimantan Barat melibatkan penukaran uang melalui perbankan dan layanan kas keliling ritel terfokus.
- BI Kalbar menyiapkan Rp3,43 miliar dalam layanan penukaran maksimal Rp5 juta per orang untuk kebutuhan transaksi Nataru.
SuaraKalbar.id - Bank Indonesia (BI) meluncurkan program bertajuk Semarak Rupiah di Hari Natal Penuh Damai (Serunai) 2025. Hal ini dilakukan untuk memastikan ketersediaan uang layak edar bagi masyarakat jelang perayaan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru).
Program ini digelar secara serentak mulai tanggal 8 hingga 23 Desember 2025. Untuk di Kalimantan Barat (Kalbar), Serunai 2025 dilaksanakan melalui empat bentuk kegiatan utama, yakni layanan penukaran uang melalui 33 perbankan dan empat kas titipan, kas keliling ritel yang difokuskan pada rumah ibadah dan aktivitas keagamaan.
Kemudian, layanan penukaran bagi mitra kerja utama daerah, serta kegiatan edukasi Cinta, Bangga, dan Paham (CBP) Rupiah.
Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Kalimantan Barat, Doni Septadijaya mengatakan,
kas keliling ritel menyasar jemaat gereja.
"Layanan ini hadir langsung di sejumlah rumah ibadah, antara lain Gereja Katedral Santo Yosef, Gereja Katolik Keluarga Kudus, GBI El-Shadai Pontianak, dan Gereja HKBP Pontianak, sehingga masyarakat dapat menukarkan uang baru secara mudah, dekat, dan nyaman," katanya melansir Antara, Jumat 19 Desember 2025.
Ia mengatakan, Kanwil BI Provinsi Kalimantan Barat menyiapkan uang tunai sebesar Rp3,43 miliar, atau meningkat 15,5 persen dibandingkan periode Nataru 2024.
Layanan penukaran diberikan melalui paket penukaran senilai Rp5 juta per orang dengan komposisi pecahan Rp100.000 hingga Rp5.000, sehingga masyarakat memperoleh uang pecahan kecil dan menengah yang sesuai dengan kebutuhan transaksi selama perayaan Natal dan Tahun Baru.
Berita Terkait
-
Biaya Mahal Menguatkan Nilai Tukar Rupiah
-
Bertahun-tahun Hanya Lampu Teplok, Kini Listrik 24 Jam PLN Menyala di Lembah Mandailing
-
Rupiah Tembus Rp18.012, BI Salahkan Kondisi Global
-
Transaksi LCT Indonesia Tembus 42,07 Miliar Dolar AS pada Semester I 2026
-
Rupiah Dekati Rp18.000, BI Pilih Kurangi Intervensi di Pasar Valuta Asing
Terpopuler
- Sosok Arnold Aristoteles, Mantan Jenderal yang Dimarahi Menteri PU Dody Hanggodo
- Apakah Kulkas Harus Dimatikan saat Membersihkan Bunga Es? Begini Cara yang Benar
- 12 Pilihan Mesin Cuci Langsung Kering Tanpa Jemur
- Angka Hoki Shio untuk Menarik Rezeki dan Keberuntungan Finansial
- Timnas Indonesia vs Everbody: Panen Cibiran dari Negara Se-Asia Tenggara
Pilihan
-
Masinis Argo Bromo Anggrek Jadi Tersangka Kecelakaan Kereta di Bekasi
-
Jejak Aparat pada Kematian Pedagang Cermin saat Demo 27 Agustus 2026
-
Hasil Rapat Haji di Istana, Masa Tunggu Jadi 14 Tahun
-
Hasil Investigasi di Lapas Cibinong: Kulkas Berisi Miras hingga Perabotan Mewah Milik Kasi Kamtib
-
Bayi Dua Hari Ditinggalkan dalam Kardus, Tangisnya Bongkar Misteri di Depan Rumah Warga
Terkini
-
BRI Peduli Hadir untuk Mahesa, Bantu Wujudkan Mimpi Lewat Sepeda
-
Potret Ekonomi Kerakyatan Jadi Tema BRI InFrame 2026
-
BRI Dorong Nasabah Kenali Peluang Investasi Syariah di Tengah Dinamika Pasar
-
Dukung Program 3 Juta Rumah, BRI Perluas Akses KPP dan FLPP Termasuk Bagi Debitur UMKM
-
Fasilitas Terbatas Tak Jadi Halangan, 3 Pelajar Kalbar Sabet 2 Emas 1 Perak