- BMKG Kalbar peringatkan potensi cuaca ekstrem berupa hujan sedang hingga sangat lebat antara 25 hingga 31 Desember 2025.
- Adanya potensi kemudahan terjadi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di beberapa wilayah Kalbar, khususnya pada 25 Desember 2025.
- Masyarakat diimbau waspada dampak seperti banjir dan tanah longsor, serta perlu memantau informasi cuaca terkini.
SuaraKalbar.id - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Kalimantan Barat mengeluarkan peringatan dini terkait potensi cuaca ekstrem yang diperkirakan melanda sejumlah wilayah di Kalbar pada akhir Desember 2025.
Masyarakat diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi cuaca ekstrem. BMKG menyebutkan adanya potensi hujan dengan intensitas sedang hingga sangat lebat di sebagian wilayah Kalimantan Barat yang diperkirakan berlangsung pada 25 hingga 31 Desember 2025.
Selain potensi hujan lebat, BMKG Kalbar juga mengingatkan adanya kemudahan terjadinya kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di beberapa wilayah Kalimantan Barat, khususnya pada 25 Desember 2025.
Kondisi ini dipengaruhi oleh dinamika atmosfer dan faktor lingkungan setempat yang masih mendukung terjadinya karhutla.
BMKG Kalbar mengimbau masyarakat, pemerintah daerah, serta pihak terkait untuk tetap waspada terhadap dampak yang dapat ditimbulkan, seperti genangan air, banjir, tanah longsor, maupun gangguan aktivitas akibat cuaca ekstrem.
Di sisi lain, kewaspadaan terhadap potensi karhutla juga perlu ditingkatkan, terutama di wilayah rawan kebakaran.
"Diharapkan seluruh pihak dapat memantau perkembangan informasi cuaca terkini dan mengambil langkah antisipatif guna meminimalisir risiko bencana hidrometeorologi,” demikian imbauan BMKG Kalbar, melansir suarakalbar, Kamis 25 Desember 2025.
Informasi lengkap terkait analisis dan prospek cuaca Kalimantan Barat terbaru per 25 Desember 2025 pukul 07.00 WIB dapat diakses melalui laman resmi BMKG Kalbar di https://kalbar.bmkg.go.id.
Berita Terkait
-
Gempa 6,4M Guncang Sumatera Utara sampai Sumbar
-
Flores Utara Paling Parah Terdampak Gempa NTT
-
Kondisi Air Laut Aman, BMKG Ingatkan Warga NTT Hindari Bangunan Retak Usai Gempa
-
Dampak Gempa NTT: 5 Warga Meninggal, Infrastruktur Jalan Putus dan Longsor
-
Gempa NTT: Warga Kepulauan Selayar Mengungsi ke Dataran Tinggi Usai Lihat Air Laut Surut Tiba-tiba
Terpopuler
- Feng Shui Warna Cat Rumah Pembawa Keberuntungan Berdasarkan Shio
- Debitur Dikejar Utang, Yasonna Laoly Minta PPATK Telusuri Sumber Dana Pinjol
- Apa Itu IKD dan Kenapa Wajib Memilikinya?
- 5 Rice Cooker Murah untuk Keluarga Kecil, Hemat Listrik dan Awet
- HP RAM 16 GB Berapa Harganya? Ini 5 Pilihan Termurah dengan Performa Ngebut
Pilihan
-
Pernyataan Prabowo Soal Gaji Pengupas Bawang Dipertanyakan, Keluarga Susanah: Itu Salah
-
Prabowo Sebut Upah Kupas Bawang Rp700 Ribu per Kg, Emak-emak Bogor Tertawa: Sini Cuma Rp1.200
-
Prabowo Salah! Upah Susanah Bukan Rp 700 Ribu Tapi Rp 700 Perak per Kilogram
-
Gempa 6,4M Guncang Sumatera Utara sampai Sumbar
-
Masih Banyak Warga NTT Terjebak di Bawah Reruntuhan Bangunan, 2000 Orang Mengungsi
Terkini
-
Rayakan 81 Tahun Kemerdekaan, BRI Hadirkan 8 Kontribusi untuk Ekonomi Indonesia
-
Gempa Bumi Flores, BRI Prioritaskan Keselamatan Nasabah dan Pekerja: BRI Peduli Salurkan Bantuan
-
BRImo Catat 49,7 Juta Pengguna, Volume Transaksi Capai Rp4.166 Triliun hingga Juni 2026
-
BRI Perkuat Ekonomi Daerah Lewat Transformasi BRILink Agen
-
Bea Cukai Kalbagbar Gagalkan Penyelundupan 2,7 Juta Rokok Ilegal