- Pemerintah Kabupaten Kubu Raya memindahkan TPS sampah Jalan Angkasa Pura karena keluhan warga mengenai gangguan kenyamanan dan estetika.
- Lokasi TPS tersebut kini menjadi ruang terbuka publik yang ramai digunakan masyarakat untuk aktivitas luar ruang dan olahraga sore.
- Bupati Kubu Raya berencana mengubah bekas lokasi TPS menjadi taman dengan penanaman kembali pohon dalam waktu dekat.
SuaraKalbar.id - Pemerintah Kabupaten Kubu Raya akan memindahkan Tempat pembuangan sementara (TPS) sampah yang selama ini berada di Jalan Angkasa Pura, Parit Ngabe ke lokasi lain.
Keberadaan TPS tersebut selama ini menuai keluhan warga karena dinilai mengganggu kenyamanan dan estetika lingkungan.
Jalan Angkasa Pura kini berkembang menjadi ruang terbuka publik yang ramai dimanfaatkan masyarakat, terutama pada sore hari untuk berolahraga dan beraktivitas luar ruang. Kondisi itu membuat keberadaan TPS di kawasan itu semakin disorot.
“Pemindahan dilakukan menyusul keluhan warga yang menilai keberadaan TPS tersebut mengganggu estetika lingkungan dan kenyamanan masyarakat sekitar,” kata Bupati Kubu Raya Sujiwo, melansir suarakalbar, Rabu, 7 Januari 2026.
Jika Jalan Angkasa Pura telah menjadi salah satu kawasan yang ramai di kunjungi masyarakat untuk menikmat sore hari, terlebih kawasan tersebut kerap dilalui pesawat udara yang menambah estetika di sore hari.
“Pasca dipindahkan ini nanti TPS ini akan saya rubah menjadi taman dan akan saya lakukan penanaman pohon kembali dalam waktu dekat,” ujarnya.
Pihaknya berkoordinasi dengan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kubu Raya untuk memindahkan TPS agar tidak lagi mengganggu keindahan lingkungan.
Pascapemindahan TPS, masyarakat diimbau tetap menjaga kebersihan lingkungan serta membuang sampah pada tempat yang telah disediakan sesuai ketentuan yang berlaku.
Berita Terkait
-
Sampah Bandung Disulap Jadi Hidrogen, Pertamina Siapkan Model Energi Masa Depan Indonesia
-
Target Indonesia Bebas Sampah 2027, Prabowo Perintahkan ASN dan BUMN Kerja Bakti Tiap Hari
-
Jakarta Target Stop Open Dumping di Bantargebang, Bisakah Target 2029 Tercapai?
-
Dari Investasi Pengelolaan Sampah, Masyarakat Justru Cuan 4 Kali Lipat
-
Menghidupkan Kembali Nilai Sampah Lewat Filosofi Hamemayu Hayuning Bawono, Bagaimana Praktiknya?
Terpopuler
- Menteri Agama RI Nasaruddin Umar Disebut Mengundurkan Diri
- Partai Kaesang Tutup Pintu Rapat untuk Ketum Projo: Tempat Budi Arie Bukan di PSI
- Desil Tak Akurat Bisa Bikin Warga Kehilangan Hak Bansos!
- Dilaporkan ke Bareskrim Polri, Gus Lilur Tantang 4 Tokoh NU Ngaji Kitab Kuning Saat Muktamar
- Harga Kulkas Mini 1 Pintu Termurah di Pasaran, Ini 3 Rekomendasinya Mulai Rp400 Ribuan
Pilihan
-
Massa Bikin Barikade di Jalan Palmerah Utara, Hadapi Polisi yang Tembakkan Gas Air Mata
-
Palmerah Dihujani Gas Air Mata oleh Polisi, Massa Terus Melawan
-
Dua Sepeda Motor yang Dibakar Massa di Pos Polisi Pejompongan Diduga Milik Intel
-
Sepeda Motor Dibakar Dekat Pos Polisi Pejompongan, Bentrok Pecah
-
Tolak MBG dan Kopdes, FMN: Anggaran Hanya Lari ke Prabowo dan Kroni-kroninya!
Terkini
-
Antisipasi Dampak Kemarau, Kemenhut Evakuasi Tiga Orangutan dari Permukiman Ketapang
-
Hery Gunardi Raih Bakti Koperasi Pradana Nayaka, Tegaskan Komitmen BRI untuk Ekonomi Kerakyatan
-
Semarak Merah Putih di Sofifi, BRI Dorong UMKM dan Potensi Ekonomi Desa
-
Asap Karhutla Kalimantan Sampai ke Negara Tetangga, Ini Kata BMKG
-
Kejutan BRI di Taiwan, Yuni Akhirnya Bertemu Sang Ibu Setelah Hampir Satu Dekade