- Bank Kalbar menetapkan target strategis penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR) sebesar Rp1 triliun hingga tahun 2026.
- Target awal KUR Rp1 triliun ini realistis meskipun terdapat ruang anggaran tambahan dari Kemenkop UKM RI sebesar Rp1,5 triliun.
- Penyaluran KUR menjadi pilar penting pertumbuhan Bank Kalbar yang sebelumnya telah menyalurkan 43% kredit ke sektor UMKM tahun 2025.
SuaraKalbar.id - PT Bank Kalbar menetapkan target strategis ambisius untuk tahun 2026 dengan memfokuskan penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR) sebesar Rp1 triliun.
Kebijakan ini menjadi bagian dari komitmen bank dalam mendorong pertumbuhan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di daerah.
Direktur Utama Bank Kalbar, Rokidi, menyampaikan bahwa target Rp1 triliun dipilih sebagai langkah awal yang realistis. Meski demikian, peluang penyaluran KUR di Kalimantan Barat sejatinya masih sangat terbuka lebar.
Berdasarkan informasi dari Kementerian Koperasi dan UKM RI, terdapat ruang tambahan anggaran KUR hingga Rp1,5 triliun yang dapat dimanfaatkan oleh perbankan daerah.
"Dari Kementerian UMKM RI, terdapat kelonggaran anggaran KUR hingga Rp1,5 triliun. Namun target awal kami adalah menyerap Rp1 triliun terlebih dahulu," katanya melansir Antara, Selasa, 13 Januari 2026.
KUR Jadi Pilar Strategi Pertumbuhan Bank Kalbar
Penyaluran KUR menjadi salah satu pilar penting dalam strategi pertumbuhan Bank Kalbar ke depan. Strategi tersebut tidak hanya bergantung pada KUR, tetapi juga meliputi pembiayaan untuk proyek-proyek strategis daerah dan produk kredit lainnya.
"Penyaluran kredit, baik KUR maupun yang mendukung proyek strategis daerah dan lainnya, menjadi strategi Bank Kalbar untuk terus tumbuh dan berkembang,” ujarnya.
Konsistensi Bank Kalbar Dukung UMKM
Sepanjang tahun 2025, Bank Kalbar mencatatkan 43 persen dari total penyaluran kreditnya disalurkan ke sektor UMKM. Dari total kredit sebesar Rp18,07 triliun, porsi pembiayaan UMKM menunjukkan peran dominan sektor ini dalam portofolio perbankan daerah.
Target KUR Rp1 triliun untuk 2026 dinilai sebagai langkah yang berkelanjutan dan konsisten. Dengan mengombinasikan pembiayaan kepada UMKM melalui KUR dan dukungan pada proyek-proyek pembangunan daerah, Bank Kalbar berupaya untuk tidak hanya menumbuhkan bisnisnya sendiri, tetapi juga sekaligus menjadi motor penggerak perekonomian Kalimantan Barat.
"Kami optimistis target ini dapat tercapai, melihat antusiasme pelaku UMKM dan dukungan penuh dari pemerintah," katanya.
Berita Terkait
-
374.839 Pohon Ditanam PNM, Jejak Nyata Hijaukan Negeri di Hari Gerakan Satu Juta Pohon
-
Dari Akses hingga Pendampingan, Peran PNM Dukung Ekonomi Keluarga Prasejahtera
-
Romantisasi UMKM: Negara yang Absen, Warga yang Dipaksa Adaptif
-
Pengusaha Minta Pemerintah Beri Ruang Proyek Infrastruktur untuk UMKM Konstruksi
-
Dukung Ekonomi Kerakyatan, Bank Mandiri Salurkan KUR Rp 41 Triliun hingga Desember 2025
Terpopuler
- 4 HP RAM 8 GB Harga di Bawah Rp1,5 Juta: Kamera Bagus, Performa Juara
- Link Gratis Baca Buku Broken Strings, Memoar Pilu Aurelie Moeremans yang Viral
- 28 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 10 Januari 2026, Ada 15.000 Gems dan Pemain 111-115
- 4 Mobil Bekas Rp50 Jutaan yang Ideal untuk Harian: Irit, Gesit Pas di Gang Sempit
- 5 Cat Rambut untuk Menutupi Uban: Hasil Natural, Penampilan Lebih Muda
Pilihan
-
Di Reshuffle Prabowo, Orang Terkaya Dunia Ini Justru Pinang Sri Mulyani untuk Jabatan Strategis
-
Akun RHB Sekuritas Milik Wadirut Dijebol, Ada Transaksi Janggal 3,6 Juta Saham BOBA
-
Danantara Janji Bangkitkan Saham Blue Chip BUMN Tahun Ini
-
Gurita Bisnis Adik Prabowo, Kini Kuasai Blok Gas di Natuna
-
Klaim "Anti Banjir" PIK2 Jebol, Saham PANI Milik Aguan Langsung Anjlok Hampir 6 Persen
Terkini
-
Bank Kalbar Targetkan Penyaluran KUR Rp1 Triliun pada 2026
-
Mutasi 19 Kepala Kejaksaan Negeri, Ini Daftar Lengkap Nama-namanya
-
1.046 Huntara di Aceh Timur Disiapkan, Target Ditempati Sebelum Ramadan
-
Pembangunan 35 Kampung Nelayan Ditargetkan Selesai Akhir Januari 2026
-
Waspada! BMKG Rilis Prakiraan Cuaca untuk Sintang dan Sekadau Sepekan