- BPBD Pontianak menduga kebakaran lahan di Kalbar disengaja, menemukan bensin dan daun pisang di Gang Masjid.
- BPBD meningkatkan kesiapsiagaan sejak Januari 2026 memantau tiga kecamatan rawan Karhutla di Pontianak.
- Kualitas udara membaik meskipun beberapa kebakaran cepat dipadamkan, BPBD mengimbau masyarakat melapor cepat.
Sementara itu, dalam beberapa hari terakhir, kondisi kualitas udara di Kota Pontianak dilaporkan mengalami perbaikan.
Sebelumnya, kualitas udara sempat masuk kategori tidak sehat pada Sabtu (24/1/2026) malam hingga Minggu (25/1/2026) pukul 03.00 WIB. Namun menjelang pagi, kondisinya kembali membaik dan masuk kategori sedang.
“Kondisi kualitas udara Kota Pontianak semakin membaik. Kita tidak tahu siang, malam besok, kita harap masyarakat tidak turut ambil bagian membakar lahan,” kata Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kota Pontianak, Usmulyono.
Ia juga mengingatkan masyarakat agar tidak membakar sampah dan membuang sampah pada tempat pembuangan sementara (TPS). Selain itu, para pemilik lahan diminta tidak membersihkan lahan dengan cara dibakar.
“Jangan jadi orang yang menambah polusi udara,” tukasnya.
Berita Terkait
-
Sah! Pemerintah Tarik Kewenangan Alih Fungsi Lahan Pertanian ke Pusat
-
RUU Perumahan Siap Digodok, Solusi Jitu Atasi Backlog dan Lahan?
-
Karhutla: 10 Hektare Lahan Gambut Terbakar di Anjongan, Api Sempat Mendekati Bangunan Warga
-
Penampakan Lukisan 44.000 Tahun di Lahan Tambang Milik BUMN
-
Makassar Dikepung Banjir, 545 Warga Terpaksa Mengungsi
Terpopuler
- Promo Indomaret 12-18 Maret: Sirup Mulai Rp7 Ribuan, Biskuit Kaleng Rp15 Ribuan Jelang Lebaran
- 5 Mobil Bekas Irit Bensin Pajak Murah dengan Mesin 1000cc: Masa Pakai Lama, Harga Mulai 50 Jutaan
- 26 Kode Redeem FF 13 Maret 2026: Bocoran Rilis SG2 Lumut, Garena Bagi Magic Cube Gratis
- 45 Kode Redeem FF Max Terbaru 13 Maret 2026: Kesempatan Raih ShopeePay dan Bundel Joker
- Siapa Syekh Ahmad Al Misry? Dikaitkan Kasus Dugaan Pelecehan Seksual Sesama Jenis 'SAM'
Pilihan
-
Teror Beruntun di AS: Sinagoge Diserang, Eks Tentara Garda Nasional Tembaki Kampus
-
KPK OTT Bupati Cilacap, Masih Berlangsung!
-
Detik-Detik Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast di YLBHI
-
Indonesia Beli Rudal Supersonik Brahmos Rp 5,9 Triliun! Terancam Sanksi Donald Trump
-
Kronologi Lengkap Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast Militerisme
Terkini
-
Sekretaris dan Bendahara Bawaslu Pegunungan Arfak Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah
-
Jangan Sepelekan Suara Serak, Ini Penjelasan Dokter
-
Transaction Banking BRI Tumbuh Kuat, Perkuat Struktur Pendanaan dan Dana Murah Perseroan
-
Bibit Siklon Tropis 90S Berpotensi Jadi Badai, Ini Peringatan BMKG
-
Gangguan Bicara Bisa Jadi Tanda Masalah Pendengaran Anak, Ini Penjelasan Dokter