- Pada Senin, 23 Februari 2026, seorang pria bersenjata tewas ditembak saat menerobos kediaman Donald Trump di Florida.
- Dinas Rahasia dan kepolisian melumpuhkan pelaku setelah ia mengabaikan perintah dan mengarahkan senapan kepada para petugas.
- Tidak ada petugas terluka akibat insiden ini, dan FBI kini memimpin penuh penyelidikan kasus tersebut.
SuaraKalbar.id - Seorang pria bersenjata yang berupaya memasuki area kediaman Presiden AS Donald Trump di Mar-a-Lago, Florida, ditembak mati oleh Dinas Rahasia Amerika Serikat (AS).
“Seorang pria bersenjata ditembak dan tewas oleh agen Dinas Rahasia AS dan Palm Beach County Sheriff's Office (Kantor Sheriff Palm Beach County/PBSO)) setelah secara tidak sah memasuki perimeter pengamanan di Mar-a-Lago pagi ini,” kata juru bicara Dinas Rahasia Anthony Guglielmi, melansir Antara, Senin, 23 Februari 2026.
Pria tersebut terlihat di gerbang utara properti Mar-a-Lago dengan membawa senapan laras panjang dan sebuah jeriken bahan bakar.
Ia kemudian dihadang dan ditembak mati oleh agen Dinas Rahasia serta seorang deputi kepolisian. Tidak ada agen maupun petugas kepolisian yang terluka dalam insiden tersebut.
Sheriff Palm Beach County Ric Bradshaw mengatakan bahwa pelaku merupakan pria kulit putih, ditembak mati setelah mengarahkan senapan ke petugas.
“Ia diperintahkan untuk menjatuhkan dua barang yang dibawanya. Ia meletakkan jeriken bensin dan mengangkat senapan ke posisi menembak. Saat itu, deputi dan dua agen Dinas Rahasia melepaskan tembakan dan melumpuhkan ancaman. Ia dinyatakan meninggal di lokasi kejadian,” kata Bradshaw.
Sheriff menambahkan bahwa Biro Investigasi Federal (FBI) menjadi lembaga utama yang menangani penyelidikan kasus tersebut, dengan dukungan dari kepolisian Palm Beach.
Seorang pejabat lapangan FBI juga mengimbau warga setempat untuk memeriksa kamera keamanan mereka guna mencari rekaman yang dapat membantu penyelidikan.
Berita Terkait
-
Isi Rekaman Pilot sebelum Jet Pribadi Jatuh di Florida
-
9 Fakta Jet Pribadi Jatuh di Florida, Jadi Kecelakaan Learjet 60 Paling Mematikan
-
Barack Obama Turun Gunung, Sebut Donald Trump 'Rekor Terburuk' Presiden AS
-
Mulut Kotor Donald Trump Serang Rival Demokrat di Pilpres Senat AS
-
Presiden AS Donald Trump Ejek Nama Nabi Muhammad
Terpopuler
- Sejumlah Jenderal Polri Dikabarkan Diamankan, Satu 'Bintang Empat' Sudah Dilepas
- Panitia Batalkan Undang Raffi Ahmad di GSI Youth Fest Hero Summit
- Prestasi Kinclong Netty Rosdiana Siagian: Mundur dari Polri, Tak Sejalan dengan Hati Nurani
- Kenapa Raffi Ahmad Diboikot? Ini Kronologi Acara Sumpah Pemuda sampai Rans Carnival Sepi
- Sejumlah Jenderal Diperiksa Propam, Ini Respons Mabes
Pilihan
-
Konser Andrea Bocelli di JIExpo Ricuh: Massa Bakar Pembatas Jalan, Wartawan Terhantam Batu
-
Jenderal Listyo Sigit Prabowo Ditetapkan Tersangka Penyadapan Presiden Prabowo
-
Tak Perlu Bongkar Kitab, Muhammadiyah Bikin AI Khusus ChatHPT untuk Jawab Persoalan Agama
-
Sejumlah Jenderal Polri Dikabarkan Diamankan, Satu 'Bintang Empat' Sudah Dilepas
-
Gempa M 5,5 Guncang Laut Barat Laut Tanimbar, Getaran Terasa hingga Saumlaki
Terkini
-
BRI Raih 4 Penghargaan, Perkuat Komitmen Dukung Digitalisasi dan UMKM
-
BRI Konsisten Buyback Saham untuk Optimalkan Nilai Pemegang Saham
-
Sempat Mangkir, Pamar Lubis Kini Ditahan Polda Kalbar
-
BRI Buka Peluang Karier Bagi Talenta Muda Lewat Program Magang Nasional
-
BRI Rayakan Perjalanan 131 Tahun dengan Semangat Kolaborasi dan Kepedulian