- Satlantas Polres Singkawang menertibkan 33 pengendara motor dengan knalpot tidak standar dalam operasi lalu lintas di kota tersebut.
- Pelanggar dikenai tilang, knalpot brong diganti standar, dan diminta menghancurkan knalpotnya sebagai efek jera.
- Operasi ini bertujuan menciptakan ketertiban, keselamatan, dan kenyamanan berlalu lintas serta mencegah gangguan ketertiban umum.
SuaraKalbar.id - Penertiban knalpot brong di Singkawang, Kalimantan Barat, kembali digencarkan. Satlantas Polres Singkawang menindak 33 pengendara sepeda motor yang menggunakan knalpot tidak sesuai spesifikasi dalam operasi lalu lintas di sejumlah ruas jalan Kota Singkawang.
Kasat Lantas Polres Singkawang, AKP Raden Bagus Aryo mengatakan, operasi yang dilakukan ini sebagai bagian dari upaya menciptakan ketertiban, keselamatan, dan kenyamanan berlalu lintas di wilayah hukum setempat.
“Kami melakukan penindakan secara profesional, humanis, dan edukatif, dengan mengedepankan pendekatan persuasif kepada para pelanggar,” katanya, melansir Antara, Rabu, 25 Februari 2026.
Selain dilakukan tindakan tilang sesuai ketentuan yang berlaku, petugas juga langsung mengganti knalpot brong dengan knalpot standar.
"Untuk sejumlah pelanggaran tertentu, kendaraan turut diamankan dan orang tua pelanggar dipanggil guna diberikan pembinaan," ujarnya.
Sebagai bentuk efek jera, para pelanggar juga diminta menghancurkan sendiri knalpot brong miliknya di hadapan petugas. Langkah tersebut diharapkan dapat meningkatkan kesadaran hukum sekaligus mencegah pelanggaran serupa terulang.
Menurut Raden, penggunaan knalpot tidak standar tidak hanya melanggar aturan lalu lintas, tetapi juga mengganggu ketertiban umum dan berpotensi memicu konflik sosial di tengah masyarakat.
“Penertiban ini merupakan bagian dari komitmen Polres Singkawang dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat, khususnya untuk mewujudkan situasi lalu lintas yang aman, tertib, dan kondusif,” katanya.
Berita Terkait
-
Indonesia Dikelilingi Api: 107 Ribu Hektare Terbakar, Mengapa Karhutla Sulit Dipadamkan?
-
Api Kepung TPA Rasau Jaya, Pemadaman Diperkuat dari Udara
-
Karhutla Mengganas di Kalbar, Asap Tebal Selimuti Ketapang
-
Sumbang 27 Persen Luas Karhutla Nasional, Kalimantan Barat Jadi Percontohan Peta Risiko Baru
-
Karhutla Mengamuk di Kubu Raya, Nyaris Lahap Permukiman Warga
Terpopuler
- Menteri Agama RI Nasaruddin Umar Disebut Mengundurkan Diri
- Partai Kaesang Tutup Pintu Rapat untuk Ketum Projo: Tempat Budi Arie Bukan di PSI
- Harga Kulkas Mini 1 Pintu Termurah di Pasaran, Ini 3 Rekomendasinya Mulai Rp400 Ribuan
- Apa Sunscreen Terbaik untuk Flek Hitam pada Usia 50 Tahun? Ini 7 Rekomendasi sesuai Review
- Air Mawar Viva Dipakai Kapan? Ini Urutan Pemakaian dan Review Pembeli
Pilihan
-
Polisi Bubarkan Massa Aliansi Pati yang Galang Donasi di Depan DPR
-
Kemenag Bantah Nasaruddin Umar Mundur dari Menag: Isu Bursa Caketum PBNU Itu Spekulasi Liar
-
Menag Nasaruddin Umar Bantah Mundur: Itu Ada Orang yang Panik
-
Menteri Agama RI Nasaruddin Umar Disebut Mengundurkan Diri
-
Dari Pengumpul Data Hingga Perantara, Bagaimana DSI Bekerja
Terkini
-
Semarak Merah Putih di Sofifi, BRI Dorong UMKM dan Potensi Ekonomi Desa
-
Asap Karhutla Kalimantan Sampai ke Negara Tetangga, Ini Kata BMKG
-
Kejutan BRI di Taiwan, Yuni Akhirnya Bertemu Sang Ibu Setelah Hampir Satu Dekade
-
Perkuat Layanan untuk PMI, BRI Resmi Luncurkan BRImo Taiwan
-
Kabut Asap Kepung Kubu Raya, Presiden Prabowo Tinjau Karhutla di Tengah Udara 'Sangat Tidak Sehat'