Tasmalinda
Minggu, 26 April 2026 | 15:49 WIB
jajanan tradisional asal Pontianak, Batang Burok
Baca 10 detik
  • Kota Pontianak memiliki beragam jajanan pasar tradisional khas Melayu yang kini mulai langka akibat perubahan zaman modern.
  • Tujuh jajanan tradisional seperti Batang Burok dan Bingke Berendam kini semakin sulit ditemukan di pasar tradisional Pontianak.
  • Pelestarian kuliner lokal menjadi krusial agar warisan budaya masyarakat Pontianak tidak hilang ditelan oleh perkembangan zaman modern.

SuaraKalbar.id - Kota Pontianak dikenal sebagai salah satu daerah dengan kekayaan kuliner Melayu yang begitu beragam. Tak hanya makanan berat seperti nasi penggel atau bubur pedas, Pontianak juga punya sederet jajanan pasar tradisional yang dulu mudah ditemukan di pasar-pasar pagi maupun acara keluarga.

Namun seiring perkembangan zaman, sebagian jajanan khas kuliner Pontianak kini mulai sulit dijumpai. Generasi muda banyak yang lebih akrab dengan camilan modern, sementara penjual jajanan tradisional makin berkurang.

Beberapa kue ini biasanya hadir saat Ramadan, kenduri, hajatan, hingga perayaan adat. Rasanya khas karena menggunakan bahan sederhana seperti tepung beras, santan, gula merah, daun pandan, hingga kelapa parut.

Berikut tujuh jajanan pasar khas Melayu Pontianak yang mulai langka, salah satunya Batang Burok.

1. Batang Burok

Batang Burok merupakan kue tradisional khas Melayu yang cukup unik. Bentuknya menyerupai gulungan kecil seperti batang kayu, dibalut tepung halus atau kadang diberi taburan gula. Isian di dalamnya biasanya terbuat dari kacang hijau manis atau kelapa.

Nama “burok” sendiri dalam dialek Melayu setempat bukan berarti buruk, melainkan merujuk pada bentuk luarnya yang sederhana. Kini, jajanan ini makin sulit ditemukan kecuali di pasar tradisional tertentu atau saat acara adat.

2. Bingke Berendam

Siapa tak kenal bingke? Di Pontianak, selain Bingke biasa, ada varian Bingke Berendam. Kue ini memiliki tekstur lembut seperti puding dan disajikan dengan kuah santan manis.

Baca Juga: Bukan Gula atau Tepung, Plastik Justru Jadi Biang Pedagang Kue Pontianak Terjepit

Biasanya dijual saat Ramadan sebagai menu berbuka puasa. Kini penjual Bingke Berendam tidak sebanyak dulu.

3. Putri Mandi

Kue tradisional ini terbuat dari tepung ketan dengan isian kelapa manis, lalu disiram kuah santan kental. Teksturnya kenyal dan gurih-manis.

Di sejumlah daerah Melayu, Putri Mandi dikenal juga dengan nama berbeda, tetapi di Pontianak kue ini masih identik dengan sajian rumahan.

4. Kue Kantong Semar

Sesuai namanya, bentuk kue ini menyerupai kantong. Dibuat dari tepung beras dengan isian unti kelapa atau kacang.

Load More