- Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat meraih posisi empat besar nasional Indeks Demokrasi Indonesia tahun 2025 dengan skor 86,17.
- Gubernur Ria Norsan menerima penghargaan tersebut di Semarang sebagai apresiasi atas terjaganya iklim demokrasi yang kondusif.
- Pemerintah daerah berkomitmen meningkatkan kualitas demokrasi melalui partisipasi publik, transparansi, serta penguatan Indeks Pembangunan Manusia masyarakat.
SuaraKalbar.id - Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat kembali meraih prestasi di tingkat nasional setelah berhasil masuk dalam empat besar Indeks Demokrasi Indonesia (IDI) Tahun 2025.
Dengan skor 86,17, Kalbar menempati posisi keempat nasional sekaligus menjadi provinsi dengan nilai demokrasi tertinggi di Pulau Kalimantan.
Penghargaan tersebut diserahkan pada kegiatan Kick Off Evaluasi Nasional Capaian IDI Tahun 2025 di Semarang, Jawa Tengah. Penghargaan diterima langsung oleh Gubernur Kalimantan Barat, Drs. H. Ria Norsan, M.M., M.H.
Capaian itu dinilai sebagai bentuk keberhasilan pemerintah daerah bersama masyarakat dalam menjaga iklim demokrasi yang aman, kondusif, dan terbuka. Penilaian IDI sendiri mencakup sejumlah indikator mulai dari kebebasan sipil, hak politik masyarakat, hingga kinerja Lembaga demokrasi.
Usai menerima penghargaan, Ria Norsan menyampaikan rasa syukur dan apresiasinya kepada seluruh elemen masyarakat Kalbar yang selama ini ikut menjaga suasana demokrasi tetap harmonis.
“Ini membuktikan bahwa demokrasi di Kalbar berjalan baik. Kebebasan berpendapat terjaga, pemilu berlangsung aman, dan ruang partisipasi publik terus kita buka.
Penghargaan ini menjadi motivasi untuk bekerja lebih baik lagi,” ujar Ria Norsan.
Menurut Norsan, keterlibatan masyarakat dalam proses pembangunan dan pengambilan kebijakan menjadi salah satu faktor penting dalam menjaga kualitas demokrasi daerah.
Ia mengatakan, pemerintah daerah terus berupaya membuka ruang partisipasi publik agar masyarakat dapat terlibat aktif dalam pembangunan daerah, termasuk melalui transparansi pemerintahan dan penguatan komunikasi publik.
Selain itu, ia juga menyoroti pentingnya pembangunan sumber daya manusia dalam mendukung peningkatan kualitas demokrasi di Kalbar.
Baca Juga: Ribuan Ekstasi dari Jaringan Malaysia Dimusnahkan di Kalbar, Dua Pria Terancam Hukuman Mati
“Salah satu indikator penilaian IDI berkaitan dengan Indeks Pembangunan Manusia (IPM). Sumber daya manusia sangat penting bagi kemajuan daerah. Alhamdulillah, IPM Kalbar saat ini meningkat menjadi 72,09. Ke depan, target kita bisa mencapai angka 75. Jika IPM meningkat, maka kualitas demokrasi melalui IDI juga akan semakin baik,” harapnya.
Ria Norsan menambahkan, Pemprov Kalbar akan terus memperkuat pendidikan politik masyarakat agar kesadaran demokrasi semakin meningkat dan mampu menciptakan suasana politik yang damai dan dewasa.
Ia berharap capaian tersebut dapat menjadi motivasi bersama dalam menjaga persatuan dan memperkuat kolaborasi seluruh pemangku kepentingan di Kalimantan Barat.
“Penghargaan ini menjadi motivasi bagi seluruh pemangku kepentingan di Kalbar untuk terus merawat demokrasi yang damai, inklusif, dan bermartabat menuju Indonesia Emas 2045,” tegasnya.
Sementara itu, Wakil Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan RI, Letjen TNI (Purn) Lodewijk F. Paulus, mengatakan evaluasi IDI merupakan langkah penting untuk memperkuat kualitas demokrasi nasional secara berkelanjutan di seluruh daerah Indonesia.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 HP Murah dengan NFC Harga Rp1 Jutaan untuk Multitasking dan Transaksi Cashless Lancar
- 11 Merek Sepatu Lari Buatan Indonesia yang Populer, Kualitas Lokal Tak Bisa Diremehkan
- 6 Shio yang Menarik Keberuntungan 14 Juli 2026, Banyak Teka-teki Akhirnya Terjawab
- Bagaimana Dody Hanggodo Memanfaatkan Kekuasaannya sebagai Menteri di Kementerian PU
- Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Potensi Menang Praperadilan: Siasat Redam Konflik Polri-Kejagung
Pilihan
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
-
Kejagung Akhirnya Buka Suara Soal Temuan 74 Kg Emas di Rumah Febrie Adriansyah: Kami Tak Tahu
-
Ada Ancaman Teror Bom, Seluruh Siswa dan Guru SDN 15 Srengseh Sawah Dipulangkan
Terkini
-
Ini Dedikasi Mantri BRI di Sumatera Utara: Menembus Batas Pelosok Demi UMKM Naik Kelas
-
Mari Rayakan HUT ke-70 Danamon di Pontianak dengan Hidangan Serba Rp70 Pakai QRIS D-Bank PRO
-
Kontribusi Pajak BRI Terbesar di Industri Keuangan, Perkuat Dukungan bagi Pembangunan Nasional
-
BRI Tawarkan ORI030 dengan Kupon Tetap Hingga 7,00% per Tahun
-
BRI Optimalkan Sistem Keamanan untuk Menjaga Rekening Nasabah Tetap Aman